Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Pengaruh Pemberian Parental Kit Activity Book Terhadap Kemampuan Adaptasi Anak Pada Masa Pandemi Covid-19 ely rahmatika nugrahani
The Indonesian Journal of Health Science Vol 13, No 1 (2021): The Indonesian Journal of Health Science
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/ijhs.v13i1.5024

Abstract

Pendahuluan: Pandemi Covid-19 memaksa anak-anak untuk mampu menyesuaikan dengan kondisi saat ini. Anak-anak merupakan korban tersembunyi dari pandemi Covid-19 yang perlu mendapatkan perhatian khusus dari berbagai pihak. Adanya pandemi Covid-19 menyebabkan anak-anak memiliki kualitas tidur yang buruk, peningkatan adanya mimpi buruk, nafsu makan menurun, kurangnya perhatian, dan masalah psikologis. Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat pengaruh Parental Kit Activity Book terhadap kemampuan adaptasi anak pada masa Pandemi Covid-19. Metode: Desain penelitian ini menggunakan one group pretest-posttes design pada siswa TK Nusa Indah Ambulu Jember. Pemilihan sampel pada penelitian ini menggunakan total sampling sebanyak 25 responden. Pemilihan responden telah mendapatkan persetujuan dari orangtua wali responden serta didampingi guru kelas. Hasil: Hasil uji paired t-test didapatkan nilai p value 0,000 0,05. Hasil penelitian di dapatkan peningkatan kemampuan adaptasi pada siswa dengan ditandai peningkatan mean hasil pre-test dan post-test, serta peningkatan aspek self-knowledge, self-acceptance, self-control, dan self-satisfaction dari cukup menjadi baik. Usia responden dan sifat buku edutainment membuat anak lebih mudah menerima informasi yang diberikan, sehingga kemampuan adaptasi meningkat. Kesimpulan: Parental Kit Activity Book mampu meningkatkan kemampuan adaptasi anak pada masa Pandemi Covid-19.
Peningkatan Kualitas Masyarakat Dalam Penanggulangan Bencana Non Fisik (Stunting) Melalui Pelatihan Manajemen Stunting Pada Rumah Desa Sehat (RDS) Desa Suci Zuhrotul Eka Yulis Anggraeni; Ely Rahmatika Nugrahani; Marethe Rezanastya; Nadya Intifadha Furensa
Jurnal Pengabdian Teknologi Informasi dan Kesehatan (DIANKES) Vol. 1 No. 2 (2023): June
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/diankes.v1i2.10

Abstract

Stunting management is a method developed with a community-based approach. The management of stunting begins with increasing related knowledge about stunting to forming family companions with stunting. The mentoring process is carried out comprehensively and from all levels of society. The method used in this trial was to increase knowledge of the RDS (Healthy Village House) and the cadres of the Suci village posyandu. The results of the dedication were knowledge binding related to stunting management at RDS and posyandu cadres. Knowledge related to stunting management, especially the problem of family companions, is the basic capital for Posyandu cadres in applying assistance to stunting families.
The ANALYSIS OF ADAPTATION READINESS OF THE ELDERLY IN THE PANDEMIC TRANSITION IN JEMBER DISTRICT: ANALYSIS OF ADAPTATION READINESS OF THE ELDERLY IN THE PANDEMIC TRANSITION IN JEMBER DISTRICT Ely Rahmatika Nugrahani
Jurnal Kesehatan dr. Soebandi Vol 11 No 1 (2023): Jurnal Kesehatan dr. Soebandi
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas dr. Soebandi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36858/jkds.v11i1.387

Abstract

Background: the transitional period of the pandemic continues to force vulnerable people, one of them the elderly, to make adjustments so that the impact of the Covid-19 incident does not occur. This study aims to analyze the readiness of the elderly during the pandemic. Methods: This study used a descriptive analytic design with a cross sectional approach. The sample of this study was the elderly in the village of Sukorambi, Jember Regency as many as 96 respondents. The research sample was obtained by using multistage sampling method. Results: The results showed that the adaptation-forming factors in the elderly in Sukorambi village had good economic stability, sufficient problem solving, good realistic attitude, sufficient learning ability, and good ability to compare experiences. Based on the demographics of age, gender and COVID-19 infection, there was no significant effect, while the demographics of living together had an effect on the adaptation readiness of the elderly during the pandemic transition. Discussion: the elderly who live with their families will receive physical, psychological and spiritual support so that they are better prepared to face the pandemic transition period. Conclusion: The adaptation readiness of the elderly is most influenced by the factor of living with family so that families need to pay more attention to the elderly to prevent the occurrence of covid-19. Keyword: adaptation, ederly, transitional period of the pandemic
First Aid Training For Divers In Watu Ulo Village Ely Rahmatika Nugrahani; Zuhrotul Eka Yulis Anggraeni; Desinta Putri Ambarsari; Rijal Maulana Juan Alkautsar; Vinda Anayu Aprilia; Anisatus Syamsil Arifin
Jurnal Pengabdian Indonesia Vol. 1 No. 3 (2024): Juni
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/jpi.v1i3.3128

Abstract

Health problems among divers in Watu Ulo Hamlet were increased incidence of emergencies in divers and the absence of a first aid training program for emergency diving incidents. The first aid training program for fishermen used the roleplay method is one program that can be attempted to prevent death. This program collaborates with the Sumberejo Village apparatus consisting of the Head of Watu Ulo Hamlet and the Head of the Payangan Beach Diver's Association. The methods used to achieve these goals are 1) situation analysis, 2) preparation, 3) training, and 4) evaluation and assistance to fishermen to see the suitability of the problem with the alternative solutions provided. The training results showed that 75% of fishermen experienced increased knowledge, 60% increased attitudes, and 85% experienced increased skills and expressed satisfaction with holding first aid training activities for fishermen's emergencies using the role-play method.kesehatan pada penyelam di Dusun Watu Ulo yaitu meningkatnya kejadian kegawatdaruratan pada penyelam dan belum adanya program pelatihan pertolongan pertama pada kejadian kegawatdaruratan penyelaman. Program pelatihan pertolongan pertama pada nelayan dengan metode role play merupakan salah satu program yang dapat diupayakan untuk mencegah kematian. Program ini bekerja sama dengan perangkat Desa Sumberejo yang terdiri dari Kepala Dusun Watu Ulo dan Ketua Ikatan Penyelam Pantai Payangan. Metode yang digunakan untuk mencapai tujuan tersebut yaitu 1) analisis situasi, 2) persiapan, 3) pelatihan, dan 4) evaluasi serta pendampingan kepada nelayan untuk melihat kesesuaian masalah dengan alternatif pemecahan yang diberikan. Hasil pelatihan menunjukkan bahwa 75% nelayan mengalami peningkatan pengetahuan, 60% mengalami peningkatan sikap, dan 85% mengalami peningkatan keterampilan serta menyatakan puas terhadap terselenggaranya kegiatan pelatihan pertolongan pertama pada kegawatdaruratan nelayan dengan metode role play.
Peningkatan Kemampuan Melalui Pelatihan Pertolongan Pertama Kasus Dekompresi Pada Nelayan Di Dusun Watu Ulo Ely Rahmatika Nugrahani; Dian Ratna Elmaghfuroh; Desinta Putri Ambarsari; Rijal Maulana Juan Alkautsar; M. Nofrizal Fajri Muktamar; Vinda Anayu Aprilia; Anisatus Syamsil Arifin
Jurnal Pengabdian Indonesia Vol. 2 No. 1 (2024): Desember
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/jpi.v2i1.3406

Abstract

Permasalahan kesehatan mitra antara lain meningkatnya kejadian dekomprsi pada nelayan dan belum adanya program pelatihan pertolongan pertama pada kejadian dekompresi. Program ini bekerja sama dengan perangkat Desa Sumberejo yang terdiri dari Kepala Dusun Watu Ulo dan Ketua Paguyuban Nelayan Pantai Payangan. Metode yang digunakan untuk mencapai tujuan tersebut adalah 1) analisis situasi, 2) persiapan, 3) pelatihan, 4) evaluasi dan pendampingan pada nelayan untuk melihat kesesuaian masalah dengan alternatif solusi yang diberikan. Hasil pelatihan didapatkan bahwa 85% mengalami peningkatan keterampilan antara pre dan post pelatihan, serta menyatakan kepuasan dengan diadakannya kegiatan pelatihan pertolongan pertama kasus dekompresi dengan metode roleplay.