Meilya Farika Indah
Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

HUBUNGANMOTIVASI KERJA DENGAN KINERJA PERAWAT RUANG VIP INTAN DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH RATU ZALECHA MARTAPURA KABUPATEN BANJAR Rizki Dwi Kautsar; Meilya Farika Indah; Asrinawaty Asrinawaty
An-Nadaa: Jurnal Kesehatan Masyarakat (e-Journal) Vol 3, No 2 (2016): AN-NADAA JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/ann.v3i2.2634

Abstract

Rumah sakit sebagai salah satu fasilitas pelayanan kesehatan memiliki peran yang sangat strategis dalam upaya mempercepat peningkatan derajat kesehatan masyarakat Indonesia. Salah satu profesi yang mempunyai peran penting di rumah sakit adalah keperawatan.Fenomena yang berkembang saat ini, tidak sedikit perawat yang melaksanakan pekerjaannya tidak sesuai dengan standar asuhan keperawatan yang ada. Asuhan keperawatan yang diberikan oleh perawat merupakan tolak ukur kinerja perawat di Rumah SakitTujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara motivasi kerja dengan kinerja perawat VIP Intan di RSUD Ratu Zalecha Martapura. Rancangan penelitian yang digunakan adalah dengan metode cross sectionalanalitic. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh perawat VIP Intan di RSUD Ratu Zalecha Martapura dan sampel diambil secara total sampling sebanyak 32 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara motivasi kerja dengan kinerja perawat Ruang VIP Intan di RSUD Ratu Zalecha Martapura (nilai p = 0,010 < 0,05, hipotesis penelitian diterima). Disarankan kepada rumah sakit agar meningkatkan kinerja perawatdengan cara meningkatkan kualitas lingkungan kerja atau iklim organisasi dan memberikan kompensasi yang pantas terutama kepada perawat yang berprestasi.
FAKTOR - FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KUNJUNGAN IBU DI POSYANDU WILAYAH KERJA PUSKESMAS PAGATAN KECAMATAN KUSAN HILIR KABUPATEN TANAH Yudi Hartono; Meilya Farika Indah; Nurul Indah Qariati
An-Nadaa: Jurnal Kesehatan Masyarakat (e-Journal) Vol 2, No 2 (2015): AN-NADAA JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/ann.v2i2.2625

Abstract

Masalah utama yang diteliti adalah tentang kunjungan ke posyandu, dimana yang menjadi sasaran adalah ibu - ibu yang memiliki balita Wilayah Kerja Puskesmas Perawatan Pagatan Kabupaten Tanah Bumbu. Dari laporan tahunan di Puskesmas Perawatan Pagatan tahun 2013, terdapat 17 posyandu yang aktif dengan cakupan tingkat partisipasi masyarakat untuk datang ke posyandu (D/S) mencapai 31,5 % dan keberhasilan program di posyandu (N/D) mencapai 85,4 % dimana belum mencapai target yang diharapkan. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui faktor - faktor yang berhubungan dengan kunjungan ibu di posyandu di Wilayah Kerja Puskesmas Perawatan Pagatan Kabupaten Tanah Bumbu. Penelitian ini termasuk penelitian survei analitik karena menganalisa dinamika korelasi antara variabel independen (pendidikan, pengetahuan, dukungan suami dan pekerjaan) dan variabel dependen (kunjungan balita ke posyandu) dengan rancangan Cross Sectional. Penelitian ini menggunakan instrumen kuesioner. Populasi penelitian adalah seluruh ibu yang memiliki anak balita yang berada di Wilayah Kerja Puskesmas Perawatan Pagatan dan pengambilan sampel secara Cluster sampling, dengan jumlah sampel sebanyak 100 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan (p value= 0,046), pengetahuan (p value= 0,002) dan dukungan suami (p value= 0,023) mempunyai hubungan yang bermakna dengan kunjungan ibu balita di posyandu, pekerjaan (p value= 0,507) tidak mempunyai hubungan yang bermakna dengan kunjungan ibu balita di posyandu. Mengingat pendidikan, pengetahuan dan dukungan suami berpengaruh terhadap kunjungan di posyandu maka disarankan peningkatan pengetahuan melalui penyuluhan,penyuluhan, meningkatkan peran serta petugas kesehatan, mengadakan pemantauan dan evaluasi terhadap setiap kegiatan yang berkaitan dengan program posyandu