Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Inventarisasi Tumbuhan Paludicrop di Desa Pilang Kabupaten Pulang Pisau Kalimantan Tengah: Inventory of Paludicrop Plants in Pilang Village, Pulang Pisau Regency, Central Kalimantan Lusiana Dewi Anggraeni; Saritha Kittie Uda; Agus Sadono
BiosciED: Journal of Biological Science and Education Vol. 3 No. 1 (2022): BiosciED June 2022
Publisher : FKIP, Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37304/bed.v3i1.4917

Abstract

Paludicrop adalah tanaman pertanian yang hidup di lahan basah termasuk di lahan gambut. Paludicrop ini salah satunya dapat dimanfaatkan sebagai tanaman pangan bagi masyarakat. Pengetahuan mengenai paludicrop belum tercatat dengan baik, sehingga perlu dilakukan pendataan jenis-jenis paludicrop. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui jenis-jenis paludicrop dari lahan gambut yang terdapat di Desa Pilang. Pendekatan dalam penelitian ini yaitu pendekatan kualitatif. Metode deskriptif eksploratif dan metode pengumpulan data observasi, wawancara, dan dokumentasi. Populasi dalam penelitian ini adalah semua jenis paludicrop yang berada di Desa Pilang, Kecamatan Jabiren, Kabupaten Pulang Pisau, Provinsi Kalimantan Tengah.  Sampel dalam penelitian ini yaitu sampel objek (jenis-jenis paludicrop yang ditemukan di wilayah sampel) dan sampel wilayah (Desa Pilang, Kecamatan Jabiren, Kabupaten Pulang Pisau). Teknik yang digunakan adalah purposive sampling, data dianalisis secara kualitatif berdasarkan ciri-ciri morfologi paludicrop. Hasil penelitian menunjukkan bahwa paludicrop yang ditemukan di Desa Pilang, Kecamatan Jabiren, Kabupaten Pulang Pisau meliputi 6 jenis, yaitu: 1) Sagu (Metroxylon sagu); 2) Rotan (Calamus spp.); 3) Bakung (Crinum asciaticum), 4) Kelakai (Stenoclaena palustris); 5) Talas (Colocasia esculenta L.); dan 6) Genjer (Limnocharis flava).
Kemampuan Analisis Peserta Didik Terhadap Materi Pencemaran Lingkungan Melalui Lembar Kerja Inovatif Yula Miranda; Agus Sadono; Nuriman Wijaya; Gress Melinda Pangaribuan; Erlina Kalawa; Gugun Nurwaid; Marete Marete
Jurnal Ilmiah Kanderang Tingang Vol 12 No 02 (2021): Jurnal Ilmiah Kanderang Tingang
Publisher : FKIP Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37304/jikt.v12i02.140

Abstract

The problem of this research showed that there was a gap between the goal of Basic Competencies (KD) and the achieved indicators. The research goal produced a Problem-Based Students Worksheet that could improve analytical skills on environmental pollution material, such as the skills in element analysis, relationship analysis, and principle organizing analysis using operational verbs to “analyze, detect, diagnose, test, solve, correlate, diagram, conclude, discover, and train”. The research method with the ADDIE development model included analysis, design, development, implementation, and evaluation. The abilities produced in the student worksheets in this study included high-level thinking that was adapted to basic competencies on environmental pollution material in the school curriculum, analytical skills and identification abilities, and correlated a pollution concept. Research produced LKPD products as a result of development and outputs produced by scientific works in the category of scientific articles published in accredited national journals and copyright IPR. The results of the study could enable students to analyze problems in environmental pollution material and LKPD contributed very well as a medium, a source of learning for students. Problem-based student worksheets could improve students' ability to analyze problems in the X-MIPA class with an N-Gain 0.86 in the high category, while in the X-IIS Specialization class there was an increase in analytical skills with an N-Gain 0.42 in the medium category.
TRAINING ON GROWING VEGETABLES IN THE HYDROPONIC SYSTEM OF THE COMMUNITY AROUND THE UPR CAMPUS IN UTILIZING NARROW LAND AND FREE TIME Agus Sadono; Nuriman Wijaya
JURNAL PENGABDIAN MANDIRI Vol. 1 No. 11: November 2022
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masyarakat yang berdomisili di sekitar kampus UPR tidak mempunyai lahan pekarangan luas untuk menanam sayuran dan setiap hari bahan sayuran untuk dimasak. Mereka mempunyai waktu luang banyak yang belum dimanfaatkan. Keadaan tersebut merupakan potensi yang bisa diisi dengan kegiatan pelatihan yang produktif menanam sayuran menggunakan sistem hidroponik. Kegiatan pelatihan ini dilakukan dalam rangka pengabdian pada masyarakat yang bertujuan meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan menanam sayuran dengan sistem hidroponik. Kegiatan pelatihan menanam sayuran dengan sistem hidroponik ini di kerjakan melalui dua tahapan berikut :. Tahapan pertama adalah sosialisasi kepada masuarakat sekitar kampus UPR tentang cara bertanam sayuran dengan sistem hidroponik. Tahapan kedua adalah praktek tutorial bercocok tanam sayuran dengan sistem hidroponik, mulai dari cara membuat bibit tanaman sampai menanam dan memeliharanya sampai panen. Program ini menghasilkan luaran: terbentuknya keterampilan menanam sayuran dengan sistem hidroponik dan bertambahnya pengetahuan hidroponik. Proses pelaksanaannya melewati dua tahapan yaitu teori dan praktek menanam sayuran di pipa pralon yang sudah disiapkan. Pemanfaatan lahan sempit di sekitar rumah dan waktu luang dapat digunakan untuk usaha yang produktif dan dapat meningkatkan pengetahuan tentang budi daya sayuran dengan sistem hidroponik.
Keanekaragaman Jenis Bambu Di Hulu Tampang Dusun Utara Kabupaten Barito Selatan Propinsi Kalimantan Tengah: Diversity of Bamboo species in Hulu Tampang Dusun Utara Districts South Barito Regency Central Kalimantan Province Agus Sadono; Nuriman Wijaya
HUTAN TROPIKA Vol 17 No 2 (2022): Volume 17 Nomor 2 Tahun 2022
Publisher : Jurusan Kehutanan, Fakultas Pertanian Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36873/jht.v17i2.8083

Abstract

Bamboo is one of the results of a non-timber forest that grows in the secondary forest and open forest who be found in Hulu Tampang Dusun Utara area. The purpose of this research is to know diversity of bamboo species in the area Hulu Tampang Dusun Utara South Barito Regency, Central Kalimantan. This research was conducted in Hulu Tampang Dusun Utara, during one month then continued by analysis of data. The collection of bamboo data at the research site is conducted by the cruising method by walking down the path. Results showed in Hulu Tampang Dusun Utara there are 5 species of bamboo had been found consisting of 4 different genera namely Bambu madintang (Bambusa vulgaris), Bambu petung (Dendrocalamu asper), Bambu Tamiang (Schizostachyum blumei), Bambu Jawa (Gygantocla atter) and Bambu Cina/ Bambu Pagar (Bambusa multiplex)