Baiq Den Ayu Ligina
Universitas Mataram

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Implementasi PAUD HI (Holistik Integratif) Pada TK di Kabupaten Lombok Barat Tahun 2022 Baiq Den Ayu Ligina; I Nyoman Suarta; Nurhasanah Nurhasanah
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 7 No. 3 (2022): September
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v7i3.733

Abstract

PAUD HI (Holistik Integratif) merupakan sebuah program pengembangan anak usia dini yang berorientasi pada kebutuhan pertumbuhan dan perkembangan anak, yang terdiri dari lima layanan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui implementasi layanan PAUD Holistik Integratif pada TK di Kabupaten Lombok Barat tahun 2022. Metode penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan deskriptif yang menggunakan metode survei. Teknik sampling pada penelitian ini menggunakan stratified proporsional random sampling, dengan populasi sejumlah 162 kepala lembaga dan sampel sebesar 15% atau 24 lembaga. Alat pengumpulan data yang digunakan adalah angket, wawancara dan dokumentasi. Analisis data pada penelitian ini menggunakan rumus formula persentase. Adapun hasil penelitian ini menunjukan sebanyak 57% layanan pembelajaran sudah cukup dilaksanakan, 29% lembaga sudah melaksanakan layanan kesehatan dan gizi dengan menjalin hubungan kerjasama secara formal, 21% lembaga sudah menerapkan layanan peran orang tua dan pengasuhan, 8% lembaga sudah melaksanakan dan menjalin hubungan kerjasama dengan layanan perlindungan secara informal, dan rata-rata 45% lembaga sudah melaksanakan layanan keamanan dan kenyamanan di satuan lembaga. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa implementasi layanan-layanan PAUD Holistik Integratif pada TK di Kabupaten Lombok Barat Tahun 2022 masih belum terlaksana secara menyeluruh. Pemerintah setempat harus lebih tanggap untuk memeratakan program layanan PAUD Holistik Integratif dengan meningkatkan hubungan kerjasama satuan lembaga PAUD dengan instansi atau bidang yang terkait seperti KPAI.
Implementasi PAUD HI (Holistik Integratif) Pada TK di Kabupaten Lombok Barat Tahun 2022 Baiq Den Ayu Ligina; I Nyoman Suarta; Nurhasanah Nurhasanah
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 7 No. 3 (2022): September
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v7i3.733

Abstract

PAUD HI (Holistik Integratif) merupakan sebuah program pengembangan anak usia dini yang berorientasi pada kebutuhan pertumbuhan dan perkembangan anak, yang terdiri dari lima layanan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui implementasi layanan PAUD Holistik Integratif pada TK di Kabupaten Lombok Barat tahun 2022. Metode penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan deskriptif yang menggunakan metode survei. Teknik sampling pada penelitian ini menggunakan stratified proporsional random sampling, dengan populasi sejumlah 162 kepala lembaga dan sampel sebesar 15% atau 24 lembaga. Alat pengumpulan data yang digunakan adalah angket, wawancara dan dokumentasi. Analisis data pada penelitian ini menggunakan rumus formula persentase. Adapun hasil penelitian ini menunjukan sebanyak 57% layanan pembelajaran sudah cukup dilaksanakan, 29% lembaga sudah melaksanakan layanan kesehatan dan gizi dengan menjalin hubungan kerjasama secara formal, 21% lembaga sudah menerapkan layanan peran orang tua dan pengasuhan, 8% lembaga sudah melaksanakan dan menjalin hubungan kerjasama dengan layanan perlindungan secara informal, dan rata-rata 45% lembaga sudah melaksanakan layanan keamanan dan kenyamanan di satuan lembaga. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa implementasi layanan-layanan PAUD Holistik Integratif pada TK di Kabupaten Lombok Barat Tahun 2022 masih belum terlaksana secara menyeluruh. Pemerintah setempat harus lebih tanggap untuk memeratakan program layanan PAUD Holistik Integratif dengan meningkatkan hubungan kerjasama satuan lembaga PAUD dengan instansi atau bidang yang terkait seperti KPAI.