Dian Susilastri
Balai Bahasa Provinsi Sumatra Selatan

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

SINKRETISME MANTRA MASYARAKAT AJI: SEBUAH IDENTITAS BUDAYA Dian Susilastri
LOA: Jurnal Ketatabahasaan dan Kesusastraan Vol 9, No 2 (2014): LOA
Publisher : Kantor Bahasa Kalimantan Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (291.497 KB) | DOI: 10.26499/loa.v9i2.2082

Abstract

                                                          AbstrakMasyarakat etnis Aji (suku Haji) yang berada di Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan, Provinsi Sumatera Selatan merupakan salah satu bagian etnis besar Melayu yang memiliki tradisi bermantra. Berdasarkan pengamatan terhadap bentuk dan isi mantra masyarkat Aji ditemukan kecenderungan adanya sinkretisme, khususnya sinkretis fenomenologis. Sinkretisme tersebut dengan sendirinya memunculkan sebuah identitas ambivalen, satu sisi mempertahankan tradisi leluhur yang menganut ajaran Hindu-Budha dan satu sisi menganut ajaran Islam sebagai agama mereka.Kata kunci: mantra, sinkretisme, identitas                                                             AbstractAji’s ethnic society (Haji ethnic) in South Ogan Komering Ulu Regency, South Sumatera is one of the big Malay ethnics possessing mantra tradition. Based on the observation towards the form and the content of the mantra, it shows a tendency of syncretism, especially the phenomenological syncretism. This syncretism, by itsown way, emerges an ambivalent identity. The society not only keeps maintaining their ancestor’s tradition adhering Hindu-Buddha’s teachings but also adheres Islamic teachings as their present religion.Keywords: mantra, syncretism, identity