Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Analisis Daya Dukung Lingkungan Berbasis Jasa Ekosistem Penyediaan Pangan dan Air Bersih di Kabupaten Semarang Erik febriarta
Geo Media: Majalah Ilmiah dan Informasi Kegeografian Vol 18, No 1 (2020): Geo Media: Majalah Ilmiah dan Informasi Kegeografian
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1580.51 KB) | DOI: 10.21831/gm.v18i1.30612

Abstract

Kemampuan lingkungan menopang aktivitas kehidupan manusia secara fisik mempunyai batasan. Untuk menjaga sumberdaya alam secara menyeluruh dan berkelanjutan salah satunya dengan invetarisasi daya dukung dan daya tampung. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui daya dukung dan daya tampung lingkungan dengan pendekatan jasa ekosistem dalam sektor penyediaan yaitu pangan dan air bersih di Kabupaen Semarang. Teknik analisis yang digunkan antara lain pairwise comparation dengan nilai Indek Komposit Jasa Ekosistem (IKJE). Berdasarkan hasil penelitian dikethui penyedia pangan yang mempunyai nilai tinggi berada di bagian timur antara lain Kecamatan Bringin, Bergas, Pringapus dan Suruh. Sedangkan nilai rendah berada di bagian barat. Pola penyedia air bersih juga memiliki pola yang sama secara umum berada di bagian timur yang tinggi, hal tersebut dipengaruhi oleh kondisi lingkungan fisik. Sebagian besar lahan yang memiliki kelas tinggi dalam jasa penyediaan pangan terletak pada Ekoregion Kaki Gunungapi, Lereng Kaki Gunungapi, Dataran Fluvio-vulkan.
IDENTIFIKASI AIRTANAH ASIN BERDASARKAN PENDUGAAN GEOLISTRIK DI PESISIR KOTA CILACAP JAWA TENGAH Setyawan Purnama; Ahmad Cahyadi; Erik Febriarta; Nurul Khakhim; Hari Prihatno
Geo Media: Majalah Ilmiah dan Informasi Kegeografian Vol 11, No 2 (2013): Geo Media: Majalah Ilmiah dan Informasi Kegeografian
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1405.64 KB) | DOI: 10.21831/gm.v11i2.3450

Abstract

Airtanah merupakan salah satu sumberdaya air potensial yang dapat digunakanuntuk memenuhi kebutuhan air manusia. Pemanfaatan airtanah yang berlebihan diwilayah pesisir seringkali menyebabkan terjadinya intrusi air laut. Penelitian ini bertujuanuntuk mengetahui keterdapatan airtanah asin di Pesisir Kota Cilacap. Analisis dilakukandengan pendugaan geolistrik. Analisis data dilakukan dengan menggunakan softwareIP2Win. Hasil analisis menunjukkan bahwa airtanah asin terdeteksi pada titik A, C, D danG.Kata Kunci: Airtanah Asin, Pesisir, Geolistrik, Kota Cilacap
Pengembangan Conceptual Design Pengelolaan Air di Perkebunan Kelapa Sawit: (Studi Kasus PT XYZ Kalimantan Timur) Kusuma, Susandi; Hermantoro Hermantoro; Krisdiarto, Andreas Wahyu; Gilang Arya Dipayana; Erik Febriarta; Owen Max
Flora : Jurnal Kajian Ilmu Pertanian dan Perkebunan Vol. 2 No. 3 (2025): Oktober: Flora : Jurnal Kajian Ilmu Pertanian dan Perkebunan
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Tanaman Dan Hewan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62951/flora.v2i3.467

Abstract

Oil palm is a leading commodity that makes a major contribution to Indonesia’s economy, yet a significant productivity gap remains between actual and potential yields. A principal cause is suboptimal water management, which leads to flooding during the rainy season and drought in the dry season. This study develops a Conceptual Design (CD) for water management to map existing problems, analyse root causes, formulate improvement measures, and present a macro-level cost estimate for the study site. The research was conducted at an oil palm plantation in East Kalimantan anonymized as “PT XYZ.” The site was selected due to recurrent flooding and a recent change in ownership that limited data availability, making it well-suited for a CD-stage assessment. The objective is to identify water management issues and propose effective recommendations. A quantitative approach integrates primary data from field observations and measurements with secondary data. The analyses cover flood problem assessment, Water Management Zoning (WMZ/ZPA), rainfall analysis, hydrology, hydraulics, improvement proposals, and macro cost estimation. Results indicate that challenges are driven by swampy land conditions and inadequate channel and hydraulic structure capacity. Micro-watershed delineation using DEMNAS identified four ZPAs totalling 479–4,061 ha. Design rainfall was derived from CHIRPS satellite data using a log-normal distribution. Hydrologically, peak discharges range from 3.87–22.58 m³/s for the 2-year return period and 4.46–26.31 m³/s for the 5-year return period. Hydraulically, the proposed dimensions for rivers, outlet drains, carrier drains, and field-edge drains are 4×3×2 m to 9×7×3 m (T=2 years) and 4×3×2 m to 10×8×3 m (T=5 years), while collection and main drains are proposed at 3×2×2 m for both return periods. The total estimated investment for the 5-year design scenario is IDR 27,999,263,000.