Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PEMBERDAYAAN MASYARAKAT PESISIR PANTAI AMPENAN MELALUI KEGIATAN PENGOLAHAN LIMBAH IKAN MENJADI TEPUNG IKAN DENGAN TEKNOLOGI PRESS MILLING Sultan Sultan; Sujita Sujita
Jurnal Abdi Insani Vol 4 No 2 (2017): Jurnal Abdi Insani Universitas Mataram
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan kegiatan ini adalah untuk mengatasi rendahnya pendapatan industri rumah tangga pemindangan ikan dan nelayan. kurangnya ketersediaan tepung ikan bagi peternak itik, dan pengolahan limbah ikan yang belum optimal. Target dan luaran yang ingin di capai dari kegiatan KKN-PPM ini adalah : peningkatan produksi, efisiensi biaya, perbaikan sistem, dan peningkatan partisipasi masyarakat untuk menangkap peluang pasar produk tepung ikan yang masih terbuka. Karena peternak itik dan unggas lainnya yang berada di sekitar Kecamatan Ampenan sangat memerlukan tepung ikan, untuk mengurangi biaya pakan sehingga bisa meningkatkan pendapatannya. Metode yang digunakan dalam melakukan pemberdayaan kelompok sasaran adalah menerapkan secara langsung teknologi pembuatan tepung ikan dari limbah ikan dengan dengan Teknologi Press Mill kepada khalayak sasaran mitra KKN-PPM (masyarakat pemindang ikan, nelayan dan peternak itik) di Kampung Banjar, Melayu, Bugis, Kelurahan Ampenan Tengah Kodya Mataram. Kegiatan KKN-PPM yang akan dilaksanakan selama 2.5 bulan, dikuti oleh 30 orang mahasiswa dan dibimbing oleh Dosen Pembimbing Lapangan. Pembuatan tepung ikan dari limbah ikan dengan dengan Teknologi Press Mill yang akan diterapkan merupakan hasil penelitian Fakultas Peternakan Universitas Brawijaya. Berdasarkan hasil kegiatan ini diketahui bahwa kandungan protein tepung ikan dari bahan limbah ikan (kepala, isi perut ikan) adalah 60-75%, sedangkan kandungan protein untuk pakan unggas konsentrat itik produk Malindo Malang adalah sekitar 80-83%. Berdasarkan kandungan protein tepung ikan hasil kegiatan dapat telah dimanfaatkan oleh peternak itik dan unggas yang berada di wilayah Kelurahan Ampenan Tengah sebagai pengganti konsentrat/pakan unggas buatan pabrik yang harganya jauh lebih mahal.
Aplikasi pengering biomassa pada usaha pembuatan dodol buah Ida Bagus Alit; I Gede Bawa Susana; Sujita Sujita; I.M Mara; I.D Okariawan
JURNAL KARYA PENGABDIAN Vol 2, No 1 (2020): April, Jurnal Karya Pengabdian
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (13948.702 KB)

Abstract

Proses pengeringan dodol buah yang dilakukan secara alamiah yaitu dengan menjemur di bawah sinar matahari dan diletakkan di halaman, pinggir jalan, atap rumah memiliki kelemahan seperti terkontaminasi debu dan kotoran. Selain itu, memerlukan waktu yang relatif lama dan terkendala faktor cuaca seperti mendung atau hujan. Untuk mengatasi masalah tersebut, maka dirancang pengering menggunakan sumber energi biomassa. Berdasarkan pengujian diperoleh bahwa pengering biomassa ini memberikan hasil produk dodol lebih higienis karena proses pengeringan dilakukan pada ruang tertutup.
Penerapan teknologi tepat guna pada kelompok tani Desa Setanggor, Kabupaten Lombok Tengah Suteja Suteja; Nasmi Herlina Sari; Sujita Sujita; Rudy Sutanto; Ida Bagus Alit; Syarif Hidayatullah; Ahmad Akromul Huda
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 10, No 3 (2026): June (In Progress)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v10i3.39015

Abstract

AbstrakKelompok tani sinar harapan memiliki permasalahan perawatan padi berupa biaya dan waktu semprot padi yang terus meningkat. Melalui program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini dihasilkan dan diberikan alat semprot kepada kelompok tani sinar harapan di desa Setanggor sebagai upaya untuk meningkatkan dan mempermudah dalam penyemprotan padi oleh para petani. Oleh karena itu, hal ini menjadi isu yang perlu diselesaikan dalam peningkatan hasil pertanian. Mesin alat semprot ini didesain dan dibuat untuk mengatasi permasalahan seperti mempermudah dan mempercepat semprot padi. Selain pembuatan dan serah terima alat semprot, pelatihan pengoperasian, dan perawatan mesin dilakukan secara Bersama-sama dengn masyarakat dan tim pengabdian dalam program ini. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa waktu semprot dan proses semprot pada padi lebih cepat, sehingga mengurangi biaya untuk upah yang dikeluarkan petani. Terlebih lagi, para petani di kelompok tani sinar harapan sudah melewati usaha produktif. Sehingga program ini sangat membantu para petani. Diharapkan program keberlanjutan pada alat yang berbeda lainnya untuk mendukung kemandirian para petani. Kata kunci: alat semprot; kelompok tani sinar harapan; pengabdian kepada masyarakat. Abstract The Sinar Harapan Farmers’ Group faces challenges in rice cultivation, specifically the rising costs and time required for rice spraying. Through this Community Service Program (PKM), a sprayer was developed and provided to the Sinar Harapan Farmers’ Group in Setanggor Village as an effort to improve and streamline rice spraying for farmers. Therefore, this issue must be addressed to increase agricultural yields. This sprayer was designed and built to address issues such as simplifying and speeding up rice spraying. In addition to the construction and handover of the sprayer, training on operation and machine maintenance was conducted jointly with the community and the service team as part of this program. The results of the community service initiative show that the spraying time and process for rice are faster, thereby reducing labor costs for farmers. Furthermore, farmers in the Sinar Harapan farming group have already achieved productive outcomes. Thus, this program is highly beneficial to farmers. It is hoped that sustainable programs involving other types of equipment will be implemented to support farmers’ self-reliance. Keywords: community service; sinar harapan farmers' group; sprayer.