Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengembangan Video Pembelajaran Berbasis PjBL-STEAM Pada Materi Koloid Untuk Menumbuhkan Literasi Kimia: Penelitian Rotua Marbun; Haryanto; Aulia Sanova
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 3 No. 4 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 3 Nomor 4 (April 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v3i4.421

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan menggunakan model pengembangan Lee & Owens yaitu Analisis, Desain, Pengembangan, Implementasi, dan Evaluasi. Instrument penilaian yang digunakan berupa lembar pedoman wawancara dan angket. Teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis data kualitatif komentar dan saran dan analisi data kuantitatif (rata-rata jawaban dan persentase). Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan Video pembelajaran Berbasis PjBL-STEAM Pada Materi Koloid untuk menumbuhkan literasi kimia peserta didik serta untuk mengetahui kelayakan, respon peserta didik dan kemampuan literasi kimia dari media yang telah dikembangkan. Hasil penelitian adalah sebuah produk berupa video pembelajaran Berbasis PjBL-STEAM pada materi koloid untuk menumbuhkan literasi kimia, yang telah divalidasi oleh ahli materi dan ahli media dengan rerata skor 4,78% dan 4,93% dengan kategori “sangat layak” sehingga dapat diujicobakan. Selanjutnya penilaian guru diperoleh % dengan kategori “4,72%”, serta mendapatkan respon positif dari peserta didik dengan persentase pada uji coba satu-satu 93% dan pada uji coba kelompok kecil 88,7% dengan kategori “sangat baik” dan hasil tes kemampuan literasi kimia peserta didik pada uji coba satu satu 76,6% dan pada uji coba kelompok kecil 77% dengan kategori “sangat baik”. Berdasarkan hasil yang di peroleh dapat disimpulkan bahwa video pembelajaran berbasis PjBL-STEAM pada materi koloid berpotensi dalam menumbuhkan literasi kimia peserta didik serta layak digunakan secara teoritis dan praktis sebagai salah satu sumber belajar yang dapat membantu peserta didik dalam memahami konsep secara mandiri
Development of Ethnochemistry-Based E-Module on Corrosion Material to Accommodate Students' Critical Thinking Abilities Aisah Aisah; Afrida Afrida; Aulia Sanova
Journal on Education Vol. 7 No. 2 (2025): Journal on Education: Volume 7 Nomor 2 Tahun 2025 In Progress (Januari-Februari
Publisher : Mathematics Education Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joe.v7i2.8426

Abstract

Technology significantly influences education. Emodules designed to be visually appealing, functional, and efficient, accessible on smartphones, laptops, or desktops, offer convenience for both educators and learners during the educational process. This research seeks to evaluate the development approach, practicality, efficiency, and effectiveness of emodules oriented towards ethnochemistry that focus on corrosion topics, aiming to enhance students' critical thinking abilities. The product development for this study adheres to the steps outlined in the Lee and Owens development framework. The research utilized interview forms and student needs assessment surveys as tools for gathering information. Data analysis included qualitative techniques for gathering suggestions and feedback, as well as quantitative methods for evaluating scores. Findings from the study indicated that the ethnochemistrybased emodules were both conceptually and procedurally viable, as determined by evaluations from material and media specialists, achieving average scores of 4. 94 and 4. 53, categorizing them as very feasible. Feedback from chemistry educators resulted in a favorable percentage of 92. 22% (very feasible), alongside positive student reactions reflected in a 93. 2% approval rating. Furthermore, the assessment of critical thinking skills revealed a 70% satisfaction level, indicating favorable responses to the emodule from students. In conclusion, the research findings suggest that the developed emodule focused on corrosion and based on ethnochemistry is both valid and suitable for educational use, supported by positive student feedback.