Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peran Gerja Dalam Mencegah Kerusakan Ekosistem Laut Di Desa Dowongi Maiti Kabupaten Halmahera Utara Clartje Silvia Awulle; Limunada Umbase; Merdiati Marbun; Alexius Djangu
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 1 (2018): Prosiding PKM-CSR Konferensi Nasional Pengabdian kepada Masyarakat dan Corporate Socia
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (199.644 KB)

Abstract

Hasil penelitian melalui kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini ini bertujuan mengkaji peran gereja dalam mencegah kerusakan ekosistem laut di desa Dowongi Maiti Kabupaten Halmahera Utara sebagai bagian pengelolaan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Laut Indonesia menyimpan begitu banyak kekayaan laut yang dapat dimanfaatkan oleh manusia, namun demikian prilaku manusia yang tidak bertanggungjawab mengancam punahnya kekayaan laut sebagai anugerah Tuhan. Penggunaaan bahan peledak dan zat-zat kimia beracun dapat merusak terumbu karang dan makhluk hidup yang berlindung didalamnya sesungguhnya tidak sesuai dengan prinsip kebenaran firman Tuhan bahkan merupakan tindakan melanggar hukum (illegal fishing). Perbuatan ini mengakibatkan punahnya seluruh makhluk hidup dilaut termasuk terumbu karang sehingga terjadi kerusakan ekosistem laut dan kelangkaan ikan yang sangat merugikan masyarakat. Tuhan menciptakan laut beserta semua yang ada didalamnya a.l. ikan dan terumbu karang agar menjadi berkat bagi manusia dan ciptaan lainnya harus dijaga kelestarian dan keseimbangannya sehingga dapat terus memberi mamfaat bagi kehidupan manusia terutama masyarakat yang mendiami pesisir pantai dan melakukan aktifitas penangkapan ikan demi memenuhi keperluan hidup sehari-hari. Dalam kehidupan berbangsa dan bernegara Gereja adalah bagian dari unsur masyarakat yang memiliki tanggung jawab untuk ikut mengupayakan kehidupan yang lebih baik termasuk didalamnya upaya pencegahan kerusakan ekosistem laut. Penelitian ini bertempat di masyarakat gereja lokal yang ada di Desa Dowongi Maiti kabupaten Halmahera Utara, Propinsi Maluku Utara Utara dan dilakukan pada bulan November 2017 sampai dengan February 2018. Fokus kajian penelitian pada “peran gereja dalam mencegah kerusakan ekosistem laut di Desa Dowongi Maiti kabupaten Halmahera Utara”.
Efektivitas Kebijakan Larangan Berpacaran terhadap Perilaku Prososial Siswa Kelas IX SMP Negeri 5 Sipahutar dalam Kerangka Pendidikan Karakter Pancasila Usni Caroline Hikaru Simanjuntak; Limunada Umbase
Anugerah : Jurnal Pendidikan Kristiani dan Kateketik Katolik Vol. 3 No. 2 (2026): Mei: Anugerah : Jurnal Pendidikan Kristiani dan Kateketik Katolik
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Pendidikan Agama dan Filsafat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/anugerah.v3i2.2125

Abstract

To address the negative impacts of teenage romantic relationships on peer dynamics and academic achievement at SMP Negeri 5 Sipahutar, school authorities implemented a regulation prohibiting dating, in line with Pancasila character education principles. This study aimed to evaluate the influence of this policy on fostering positive social behavior among ninth-grade students. The research employed a quantitative descriptive approach and involved 81 students as respondents. Data were collected using a four-level multiple-choice agreement questionnaire consisting of ten items. The analysis results showed a total score of 2707, a mean score of 33.42, a standard deviation of 4.8, and an average scale score of 3.34. The findings revealed that 78.2% of students agreed that the regulation encouraged peer cooperation, improved discipline in obeying school rules, and supported effective group learning. In addition, the policy appeared to contribute to a more positive school environment by reducing distractions associated with adolescent dating behavior. These findings indicate that school-based regulations can play an important role in shaping adolescent character and social behavior based on national values. Therefore, such policies may serve as an effective preventive strategy for educational institutions that aim to strengthen character education and promote responsible student conduct.