Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

PELATIHAN PENGOLAHAN HIDANGAN APPETEZER AND DESSERT SERTA PENGETAHUAN TENTANG PENGEMBANGAN USAHA KECIL Ni Made Erpia Ordani Astuti; I Gusti Ayu Agung Sinta Diarini; I Putu Pranatha Sentosa; I Wayan Suyanto; I Ketut Suartana; Maria Fransisca Ginting; I Gusti Ayu Ika Monika Prastyandhari
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 4 (2021): Peran Perguruan Tinggi dan Dunia Usaha dalam Mewujudkan Pemulihan dan Resiliensi Masya
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (859.792 KB) | DOI: 10.37695/pkmcsr.v4i0.1442

Abstract

SMK Pratama Widhya Mandala Badung merupakan SMK yang menerapkan Kurikulum 2013 yang bertujuan mendidik, melatih siswa, menghasilkan lulusan kompeten dibidang perhotelan dan siap bekerja di industri perhotelan. Hasil wawancara baik dengan Kepala Sekolah,Ketua Program Studi Jasa Boga SMK Pratama Widya Mandala, materi Praktik diberikan kepada siswa/i Pratama Widya Mandala jurusan Jasa Boga Kelas XI adalah dry practice, praktik dasar pembuatan kue Indonesia.Untuk mencapai tujuan diharapkan dan menambah ketrampilan siswa, khususnya pengolahan hidangan Appetezer and Dessert melengkapi keterampilan siswa menjelang mereka melaksanakan training di industri perhotelan, Program Studi Pendidikan Kesejahteraan Keluarga, Universitas Dhyana Pura memiliki fungsi melayani pembelajaran, penelitian, pengabdian civitas akademika dan masyarakat umum, menjawab kebutuhan. Metode dilakanakan sosialisasi, demontrasi, pelatihan praktik pembuatan Macaroni Schotel dan Roti Kukus Gula Merah, pelatihan presenting Macaroni Schotel dan Roti Kukus Gula Merah disajikan kepada tamu.Kegiatan Pelatihan Pengolahan Hidangan Macaroni Schotel dan Roti Kukus Gula Merah, Pengetahuan Pengembangan Usaha Kecil berjalan baik, peserta aktif melakukan praktik diawali proses penyiapan bahan, peralatan, pembuatan adonan, dan pengolahan. Proses pemanggangan Macaroni Schotel dan proses steaming Roti Kukus Gula Merah. Setelah matang, siap dihidangkan kepada tamu sebagai hidangan pembuka / Appetezer, dan hidangan penutup / dessert, dijual kepada masyarakat sehingga mampu menjawab tantangan dunia kerja khususnya industri perhotelan.
PKM PENGOLAHAN TEPUNG LABU KUNING (WALUH) BAGI KELOMPOK WANITA TANI (KWT) DEWI CATUR, DESA CATUR, KECAMATAN KINTAMANI, KABUPATEN BANGLI I Gusti Ayu Ika Monika Prastyandhari; I Putu Pranatha Sentosa; Maria Fransiska
Seminar Nasional Aplikasi Iptek (SINAPTEK) Vol 4 (2021): PROSIDING SINAPTEK
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1302.867 KB)

Abstract

ABSTRAKKelompok Wanita Tani Dewi Catur merupakan suatu lembaga yang terletak di Desa Catur, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli, Provinsi Bali, memiliki banyak potensi yang dapat dikembangkan dan diolah dari hasil pertanian, salah satunya adalah labu kuning. Selama ini labu kuning dimanfaatkan sebagai campuran sayuran, cemilan (keripik), kue tradisional (nagasari). Untuk meningkatkan nilai jual dari labu kuning dilakukan pendampingan pengolahan labu kuning menjadi tepung labu kuning. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, serta kemauan ibu-ibu Kelompok dalam mengolah hasil pertanian untuk menjadi bahan pangan yang bergizi, higienis, aman untuk dikonsumsi. Kegiatan ini diikuti oleh 23 peserta yang mewakili tiga banjar yang ada di desa Catur. Hasil kegiatan pendampingan yang dilakukan bahwa kelompok Wanita Tani Dewi Catur sangat antusias untuk mengolah labu kuning menjadi produk olahan tepung. Produk olahan tepung yang dihasilkan oleh Kelompok Wanita Tani Dewi Catur telah diikutkan dalam pameran.Kata kunci: labu kuning; pangan lokal; produk olahan tepung; dewi catur
PELATIHAN PENGOLAHAN JENIS HIDANGAN BREAKFAST DAN A LA CARTE MANU SERTA PENGETAHUAN ENTREPENEURSHIP I Gusti Ayu Agung Sinta Diarini; Ni Made Erpia Ordani Astuti; I Putu Pranatha Sentosa; I Wayan Suyanto; I Ketut Suartana; Maria Fransisca Ginting; Gusti Ayu Ika Monika Prastyandhari
Seminar Nasional Aplikasi Iptek (SINAPTEK) Vol 4 (2021): PROSIDING SINAPTEK
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (985.584 KB)

Abstract

ABSTRAKDesa Munggu adalah salah satu desa di kecamatan mengwi, kabupaten badung, yangberpotensi sebagai jalur pariwisata yang sangat baik. salah satunya adalah yang menjadi programkegiatan kami adalah PKK banjar kerobokan berjumlah 23 peserta mayoritas sebagai IbuRumah tangga. Meningkatnya kebutuhan rumah tangga, kebutuhan untuk biaya pendidikan anakmenjadi salah satu permasalahan. Kaum ibu diharapkan mampu memberikan kontribusipenghasilan untuk menambah pendapatan keluarga, dengan meningkatkan ketrampilanmemproduksi hidangan breakfast dan A La Carte Menu potensi yang dikembangkan untukmenghasilkan hidangan breakfast dan A La Carte Menu yang berkualitas, penampilan menarik,memiliki rasa yang enak, serta inovatif dan kreatif. Tujuan dari kegiatan pelatihan ini adalahMemberikan pengetahuan tentang pengembangan enterpreneurship untuk memulai usaha danmeningkatkan ketrampilan khususnya dalam pengolahan hidangan breakfast dan A La Carte Menu .Metode dilaksanakan secara demonstrasi dianalisis dengan teknik Deskriptif Kualitatif pree test danpost test. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan kepercayaan diri peserta meningkat sebesar28% Peserta memenuhi kriteria ketuntasan yang diharapkan.Untuk kepemimpinan peserta dalamketangkasan dan pola pikir berwirausaha mengalami peningkatan sebesar 14%. Keyakinan pesertadalam keberhasilan berwirausaha meningkat sebesar 2%, dari Aspek Kognitif peserta dalampelatihan membuat hidangan breakfast dan pengetahuan entrepeneurship meningkat sebesar 14%.Aspek Psikomotorik peserta pelatihan membuat hidangan breakfast dan pengetahuan usahakecil/entrepeneurship yang diukur berdasarkan kecepatan, ketepatan, dan teknik pengolahanhidangan breakfast pada pree test dan post test meningkat sebesar 17%. dari hasil pembahasantersebut menunjukkan pembekalan ketrampilan, pemberdayaan masyarakat dan pengetahuanentrepeneurship khususnya bagi Ibu-ibu PKK banjar kerobokan, desa munggu, kecamatan mengwi,badung meningkat secara keseluruhan dan berhasil.Kata kunci: Pelatihan, Hidangan Breakfast, Entrepeneurship.
Pelatihan dan Pendampingan Pengolahan Hidangan Kudapan serta Pengetahuan Usaha Kecil bagi Rukun Ibu Paroki Roh Kudus Babakan Canggu, Badung Bali I Gusti Ayu Ika Monika Prastyandhari; Ni Made Erpia Ordani Atuti; I Gusti Ayu Agung Sinta Diarini; I Wayan Suryanto; I Putu Pranatha Sentosa; I Ketut Suartana; Maria Fransiska; Putu Andyka Putra Gotama
Paradharma: Jurnal Aplikasi IPTEK Vol. 7 No. 1 (2023): Paradharma: Jurnal Aplikasi IPTEK
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Dhyana Pura – Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (692.145 KB) | DOI: 10.36002/jpd.v7i1.2512

Abstract

Rukun Ibu Paroki Roh Kudus Babakan, di Gereja Katolik Roh Kudus, Banjar Babakan Canggu, Kuta Utara. Mata pencaharianya sebagai pegawai (swasta maupun negeri), pelaku pariwisata, dan juga sebagai ibu rumah tangga. Penghasilan dalam rumah tangga sebaiknya tidak bergantung pada kepala keluarga saja, ada baiknya dibantu oleh anggota keluarga lainnya, seperti istri atau anak yang sudah masuk usia produktif. Seorang ibu rumah tangga diharapkan dapat memberikan kontribusi untuk menambah pendapatan dalam keluarga. Kemampuan serta keterampilan dalam pengolahan hidangan kudapan merupakan potensi yang bermanfaat untuk dikembangkan agar nantinya dapat menghasilakan produk dengan mutu serta kualitas yang baik, rasa yang enak, penampilan menarik, memiliki nilai gizi serta aman untuk dikonsumsi. Untuk meningkatkan perekonomian serta kebutuhan dalam rumah tangga dengan mengikuti pelatihan dan pendampingan pengolahan hidangan kudapan serta pengetahuan usaha kecil yang bertujuan untuk memberikan wawasan, keterampilan, serta pengetahuan teknik pengolahan hidangan kudapan serta memberikan informasi kepada para peserta bahwa pelatihan pendampingan ini memberikan manfaat khususnya dalam mengembangkan usaha/entrepreneurship.
Analysis of the Implementation of Independent Learning on Student Learning Motivation at SMK N 4 Denpasar: Analisis Implementasi Merdeka Belajar Terhadap Motivasi Belajar Siswa Di SMK N 4 Denpasar I Gusti Ayu Ika Monika Prastyandhari; I Putu Pranatha Sentosa; Ni Made Erpia Ordani Astuti
Santhet: (Jurnal Sejarah, Pendidikan Dan Humaniora) Vol 9 No 2 (2025): SANTHET: (JURNAL SEJARAH, PENDIDIKAN DAN HUMANIORA) 
Publisher : Proram studi pendidikan Sejarah Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universaitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/santhet.v9i2.4767

Abstract

Implementasi Kurikulum Merdeka Belajar dapat meningkatkan motivasi belajar siswa, siswa akan lebih termotivasi karena diberikan keleluasaan untuk lebih memahami materi yang disampaikan guru, sehingga proses pembelajaran menjadi lebih mendalam. Dalam hal ini guru harus berperan sebagai fasilitator, mediator, dan motivator bagi siswa, sementara sekolah harus memperbaiki kualitas sumber daya manusia dan fasilitas pembelajaran yang terbatas. Kondisi lingkungan sekolah, seperti fasilitas dan infrastruktur, juga mempengaruhi motivasi belajar siswa. Sekolah yang memiliki fasilitas yang lengkap dan baik dapat menciptakan lingkungan yang lebih nyaman dan menyenangkan bagi siswa, yang memungkinkan mereka untuk lebih aktif berpartisipasi dalam proses pembelajaran. Tujuan: Penelitian ini penting dilakukan untuk mengetahui bagaimana kurikulum ini dapat meningkatkan motivasi belajar siswa, serta untuk mengidentifikasi kendala yang dihadapi oleh guru dan sekolah dalam proses implementasi kurikulum.
DEVELOPMENT OF A PROJECT-BASED LEARNING MODULE FOR INDONESIAN CAKE AND PASTRY PRODUCTS TO IMPROVE CREATIVITY AND CRITICAL THINKING SKILLS OF WIRA HARAPAN VOCATIONAL SCHOOL STUDENTS: Pengembangan Modul Pembelajaran Produk Cake dan Kue Indonesia Berbasis Proyek untuk Meningkatkan Kreativitas dan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa SMK Wira Harapan I Gusti Ayu Ika Monika Prastyandhari; I Putu Pranatha Sentosa; Ni Made Erpia Ordani Astuti; Vinsensa Yuniarti Harmin; I Kadek Edo Purnawan
Santhet: (Jurnal Sejarah, Pendidikan Dan Humaniora) Vol 10 No 1 (2026): SANTHET: (JURNAL SEJARAH, PENDIDIKAN DAN HUMANIORA)
Publisher : Proram studi pendidikan Sejarah Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universaitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/santhet.v10i1.6682

Abstract

The purpose of this research is to produce a project-based learning module of Indonesian Cake and Cake Products (PCKI) in accordance with the Vocational High School (SMK) curriculum that is valid, practical and effective to improve students' critical thinking skills in learning Indonesian cake and cake products (PCKI). This research uses Development (R&D), to produce new products or improve existing products using the ADDIE Development model. The research subjects were one content expert and a linguist for the validity test, one teacher and 6 students for the practicality test and the study group for the effectiveness test. The instruments used in this study are content and language validity tests, practicality test instruments, and effectiveness test instruments in the form of tests to increase students' creativity and critical thinking. The data collection techniques used are through observation, interviews, questionnaires, tests and documentation. Overall, the Aiken index showed a score of 0.897 in the "Valid" category, thus the instruments used to assess the validity of content based on content eligibility, presentation eligibility, language eligibility, and media eligibility, can be used to accurately measure. Based on the results of the analysis of the practicality test data above, it can be seen that the average score of practicality by teachers and students is 4.7 and 4.88 respectively with very good qualifications. This means that the Project-based Learning (PjBL) module produced in this study is practical to use. Based on the test using the Gregory formula, the results of the validity of the content above showed excellent results with a VI value of more than 90%, thus the entire instrument (questionnaire) for measuring creativity and critical thinking ability can be used without revision. The results of the normality test above showed a significance value of > 0.05 from each variable measured, namely in the creativity pretest, creativity posttest, critical thinking ability pretest, and critical thinking ability posttest. With these results, it can be concluded that all the measured variables have been distributed normally. Based on the results of the t-test carried out above, it can be said that the significance value for the creativity pretest and creativity posttest shows a significance value of < 0.05, thus it can be stated that with the teaching module Developed it is effective in increasing creativity. Furthermore, the significance value for the creativity pretest and posttest of critical thinking ability shows a significance value of < 0.05, thus it can be stated that the Developed teaching module is effective in improving critical thinking skills.