Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

IMPLEMENTASI FUZZY C-MEANS CLUSTERING DALAM PENGELOMPOKAN UMKM DI KELURAHAN PANGONGANGAN KOTA MADIUN Lorensa Firda Saskya; R. Akbar Nur Apriyanto
Power Elektronik : Jurnal Orang Elektro Vol 11, No 2 (2022): POWER ELEKTRONIK
Publisher : Politeknik Harapan Bersama Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/polektro.v12i1.3713

Abstract

Logika fuzzy adalah salah satu komponen yang membentuk komputasi lunak, yang merupakan cara mudah untuk memetakan ruang input ke ruang output. Dalam banyak kasus, logika fuzzy digunakan untuk menyelesaikan masalah dari input hingga output. Logika fuzzy sering digunakan untuk menyelesaikan masalah dari input hingga output. Dalam hal ini Fuzzy C-Means Clustering merupakan fuzzy yang akan digunakan dalam jurnal ini. Fuzzy CMeans Clustering (FCM) atau dikenal dengan Fuzzy ISODATA merupakan bagian dari metode KMeans. Derajat keberadaan data dalam suatu kelas atau kelompok ditentukan oleh derajat keanggotaannya. Dalam jurnal ini logika fuzzy digunakan untuk clustering UMKM di Kelurahan Pangongangan Kota Madiun . Berdasarkan hasil implementasi dan pengujian sistem, penerapan metode fuzzy CMeans clustering mampu mengidentifikasi UMKM dengan menggunakan variabel berupa penggajian, aset dan jumlah pegawai serta hasil pengujian sekumpulan data group. terdaftar menunjukkan bahwa mayoritas UMKM di Desa Pangongangan Kota Madiun termasuk dalam Golongan 1
A Dual-Stage Hybrid Vision Framework Using YOLOv8n-Canny Edge Detection for Real-Time Railway Trespassing and Intrusion Monitoring Adiratna Ciptaningrum; Mohammad Erik Echsony; R. Akbar Nur Apriyanto
TEKNOLOGI DITERAPKAN DAN JURNAL SAINS KOMPUTER Vol 8 No 2 (2025): December
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33086/atcsj.v8i2.8579

Abstract

Intrusion and trespasser detection on railway tracks is a crucial safety measure to prevent accidents and maintain operational reliability. This study proposes a hybrid vision-based approach that integrates YOLOv8n, a lightweight real-time object detection model, with the Canny edge detection algorithm to identify and classify unauthorized objects and individuals on railway tracks. In this context, intrusions refer to inanimate objects such as rocks, fallen trees, or construction materials obstructing the tracks, whereas trespassers refer to humans or other living beings engaging in unauthorized activities near or on the railway line. YOLOv8n is employed as a single-stage detector to localize and classify objects, while Canny edge detection is applied to enhance object contours and improve shape-based differentiation between intrusion and trespasser categories. Experimental results show an average accuracy of 52.37%, indicating moderate detection performance. Although the accuracy remains limited, the findings demonstrate the potential of combining deep learning and traditional image processing techniques to develop an automated monitoring system that supports railway safety and surveillance applications. Further optimization of the dataset, model tuning, and feature enhancement are recommended to improve detection performance.
Battery Management System Design Using Buck–Boost Converter with PID Control: Desain Sistem Manajemen Baterai Menggunakan Buck–Boost Converter dengan Kendali PID R. Akbar Nur Apriyanto; Mohammad Erik Echsony; Ibra Satriatama; Andhika Putra Widyadharma; Imam Junaedi; Adiratna Ciptaningrum; R. Gaguk Pratama Yudha; Rossanti Dwi Hapsari; Haykal Puguh Pratama
Jurnal Teknik Elektro dan Komputasi (ELKOM) Vol. 8 No. 1 (2026): Jurnal Teknik Elektro dan Komputasi (ELKOM)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/elkom.v8i1.4213

Abstract

Sistem Manajemen Baterai (Battery Management System/BMS) merupakan komponen utama dalam menjaga efisiensi, keamanan, dan umur panjang baterai, khususnya pada aplikasi seperti kendaraan listrik dan sistem penyimpanan energi. Penelitian ini merancang BMS yang dilengkapi dengan Buck–Boost Converter berbasis kontrol Proportional-Integral-Derivative (PID) untuk mengoptimalkan kinerja baterai, dengan tujuan menghasilkan tegangan keluaran yang stabil sesuai dengan nilai referensi yang diinginkan. Konverter dirancang agar dapat beroperasi pada mode penurun tegangan (buck) maupun penaik tegangan (boost) sesuai dengan kondisi masukan, dan sistem dikembangkan menggunakan dua pendekatan kontrol: open-loop dan closed-loop. Hasil pengujian menunjukkan bahwa metode open-loop tidak dapat secara konsisten mencapai tegangan keluaran target sebesar 15 V, sehingga memerlukan penyesuaian duty cycle sebesar 5%, sedangkan metode closed-loop dengan kontrol PID berhasil mencapai error tegangan kurang dari 5%, yang menunjukkan kestabilan yang baik terhadap gangguan dan perubahan beban. Selain itu, penerapan kontrol PID pada konfigurasi Buck Converter berhasil menurunkan tegangan dari 18 V menjadi 15 V dengan error sekitar 3%.
Simulation Cuk Converter with PID for Load Voltage Stability Auxiliary Inspection Train R. Akbar Nur Apriyanto; Mohammad Erik Echsony; R. Gaguk Pratama Yudha; Adiratna Ciptaningrum; Hanum Arrosida; Haykal Puguh Pratama; Muhamad Arif Ardiansyah; Dimas Wahyu Saputra
Nucleus Journal Vol. 5 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Darul Ulum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32492/nucleus.v5i2.5204

Abstract

This study focuses on the design and implementation of a Cuk Converter integrated with a Proportional-Integral-Derivative (PID) controller to maintain voltage stability in auxiliary loads of an inspection train. The auxiliary system relies on battery power, whose output voltage tends to fluctuate depending on operating conditions, potentially affecting system reliability. To address this issue, a DC-DC converter with closed-loop control is proposed. The system was designed using a Cuk Converter topology, while the PID controller parameters were tuned using the Ziegler–Nichols method, resulting in Kp = 0.0015, Ki = 3.05, and Kd = 1.84×10⁻⁷. Simulation results show that the proposed system is capable of maintaining a stable output voltage of 24 V under various input voltage conditions (38.4 V, 48 V, and 55.2 V) and load variations (50 W to 250 W).The system achieves a rise time in the range of 0.0077–0.0099 s, overshoot between 0.08%–0.25%, settling time of 0.011–0.013 s, and steady-state error of 0%. Compared to the open-loop system, the PID-controlled system significantly improves voltage stability and dynamic response. These results indicate that the proposed method effectively enhances voltage regulation performance and system reliability in railway auxiliary applications.