Hasminar Rachman Fidiastuti
Pendidikan Biologi, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

INTEGRASI KEARIFAN LOKAL DI KECAMATAN NGANTANG DALAM PEMBUATAN LESSON PLAN BAGI SEKOLAH DASAR Elita Mega Selvia Wijaya; Hasminar Rachman Fidiastuti
JAPI (Jurnal Akses Pengabdian Indonesia) Vol 1, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (346.106 KB) | DOI: 10.33366/japi.v1i1.476

Abstract

Ngantang merupakan salah satu wilayah kabupaten Malang yang memiliki berbagai potensi, diantaranya potensi wisata, potensi budaya, potensi sumber daya alam dan sumber daya manusia. Potensi wilayah dapat menjadi sumber belajar yang konstruktivistik bagi peserta didik. Konsep pendidikan yang melibatkan kearifan lokal, akan menumbuhkan kecintaan peserta didik terhadap kearifan lokal di wilayahnya, agar dalam jangka waktu ke depan, peserta didik dapat memiliki jiwa kewirausahaan dalam mengelola lingkungannya, meningkatkan soft skill serta succes skill dalam pengelolaan potensi wilayah. Guru sebagai fasilitator bagi peserta didik perlu mengintegrasikan kearifan lokal dalam pembuatan lesson plan. Berdasarkan wawancara dengan beberapa guru di Kecamatan ngantang, diperoleh bahwa guru masih kesulitan dalam pembuatan lesson plan. Hal ini dibuktikan bahwa guru dengan segala tuntutan yang diberikan kepadanya, kerap kali berbuat praktis dengan mengunduh lesson plan yang “dijual” bebas di internet. Hal ini menyebabkan peserta didik kurang mengoptimalkan   sumber   belajar   yang   ada   di   lingkungannya.   Padahal,   jika   guru mengoptimalkan potensi daerahnya, tentu akan menciptakan atmosfer baru dalam kegiatan pembelajarannya. Peserta didik dapat belajar langsung dari alam dan memiliki pengalaman yang melekat. Dengan demikian, dalam mewujudkan hal tersebut dilakukan kegiatan penunjang berupa pelatihan seminar dan workshop integrasi kearifan lokal kepada guru kelas 5 SD di beberapa sekolah di kecamatan Ngantang.