Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

RME-based Absolute Value Worksheet Design as an Effort to Improve Mathematical Thinking Ability of Tribhuwana Tunggadewi University Students Elita Mega Selvia Wijaya; Rudy Setiawan
MEJ (Mathematics Education Journal) Vol. 5 No. 2 (2021): MEJ Vol 5 No.2
Publisher : Department of Mathematics Education University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/mej.v5i2.16515

Abstract

The aim of this study was to produce a mathematics worksheet on absolute value material based on the Realistic Mathematical Education (RME) approach. The location of this research is Tribhuwana Tunggadewi University. The development model in this research is designed based on ADDIE, which includes: (A) analysis, which is about curriculum analysis and needs analysis; (D) design, containing the preparation of the worksheet; (D) development, intended in the process of developing an RME-based absolute value worksheet; (I) implementation, namely product testing conducted for small groups and for large groups with the aim of obtaining practical data and data on mathematical thinking skills; (E) evaluation, which is carried out in data analysis refers to the implementation stage. The results of product validation through a google form questionnaire conducted by media experts were 92%, material experts 87%, small group test 91%, large group test 88%, and students' mathematical thinking ability test results reached 83%. Based on these data, it shows that the designed worksheet is feasible and practical in improving the mathematical thinking skills of Tribhuwana Tunggadewi University students.
Penerapan Strategi Investigasi Untuk Meningkatkan Pemahaman Siswa Pada Materi Dimensi Tiga di SMA Elita Mega Selvia Wijaya; Rio Febrianto Arifendi
Didaktis: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Pengetahuan Vol 18, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (187.714 KB) | DOI: 10.30651/didaktis.v18i1.1399

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan langkah-langkah penerapan strategi investigasi yang dapat meningkatkan pemahman siswa pada pokok bahasan dimensi tiga siswa kelas X di SMA. Jenis penelitian ini adalah PTK. Penelitian ini terdiri dari dua siklus. Subjek penelitian adalah seluruh siswa kelas X-2 SMA Negeri 1 Lawang. Data yang dikumpulkan antara lain bersal dari hasil pekerjaan siswa secara tertulis, wawancara, observasi dan catatan lapangan. Pembelajaran matematika dengan strategi investigasi yang dapat meningkatkan pemahaman siswa materi dimensi tiga adalah 1) pemberian masalah, 2) menyusun, 3) memproses, 4) mengorganisir dan menganalisis data, 5) membuat dugaan, 6) memeriksa dugaan, dan 7) verbalisasi dugaan. Strategi investigasi dapat meningkatkan pemahaman siswa dikarenakan pendekatan ini meningkatkan sistem penyimpanan informasi siswa terhadap konsep-konsep dasar materi pembelajaran sampai dengan keterampilan berpikir tingkat tinggi. Hasil observasi aktivitas guru dan siswa pada siklus I dan siklus II berada pada kategori baik. Hasil belajar siswa yang memenuhi Ketuntasan Belajar Minimal (KBM)  pada siklus I dan siklus II adalah 66,67% dan 77,78%. Dengan demikian, pemahaman siswa mengalami peningkatan.
Diagnosis Kesulitan Peserta Didik dan Upaya Pemberian Scaffolding dalam Menyelesaikan Masalah Geometri Rio Febrianto Arifendi; Elita Mega Selvia Wijaya
Didaktis: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Pengetahuan Vol 18, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (241.311 KB) | DOI: 10.30651/didaktis.v18i1.1398

Abstract

Penelitian kualitatif ini untuk mendeskripsikan kesulitan yang dialami siswa MTs Muhammadiyah 1 Malang serta upaya pemberian scaffolding dalam menyelesaikan masalah geometri. Penelitian diawali dengan memberikan masalah geometri kepada 27 siswa, selanjutnya jawaban mereka dikelompokkan berdasarkan benar atau salah. Setelah itu dipilih masing-masing dua subjek dengan kemampuan baik, sedang, dan kurang. Data diperoleh dari hasil jawaban siswa saat mengerjakan tes, wawancara, dan pemberian scaffolding. Hasil penelitian menunjukkan kesulitan siswa adalah 1) memahami masalah dan mengaitkan ketentuan yang diberikan, 2) menghitung perkalian bilangan desimal dan pecahan, 3) menentukan strategi menyelesaikan masalah, dan 4) menuliskan kesimpulan. Scaffolding dilakukan pada masing-masing subjek karena kesulitan yang berbeda-beda.
Kreativitas Pemecahan Masalah Tes Potensial Skolastik (TPS) Numerikal Siswa Brits Indonesia Ditinjau Dari Kemampuan Number Sense Rudy Setiawan; Zuni Mitasari; Elita Mega Selvia Wijaya
Didaktis: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Pengetahuan Vol 20, No 3 (2020)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/didaktis.v20i3.4900

Abstract

Penelitian yang telah dilakukan ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan berpikir kreatif siswa Brits Indonesia terhadap pemecahan masalah Tes Potensial Skolastik (TPS) Numerikal ditinjau dari kemampuan number sense yang mereka miliki. Tes Potensial Skolastik adalah tes yang wajib diikuti oleh peserta UTBK. Permasalahan terhadap tes ini cukup serius. Subjek penelitiannya adalah Brits Indonesia Malang Gap year tahun 2019. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. dengan objek penelitian sebanyak 6 siswa dengan rincian 2 siswa dalam kategori number sense tinggi, 2 siswa dalam kategori number sense sedang, dan 2 siswa dalam kategori number sense rendah. Penelitian tersebut diawali dengan menyusun instrumen yang valid dan memberikan instrumen tes awal dan tes perlakuan untuk mengukur kreativitas siswa terhadap soal TPS Numerikal. Selain itu juga dilakukan wawancara dan triangulasi data untuk membuktikan keabsahan hasil tes. Hasil penelitian menyatakan kreativitas dalam pemecahan masalah TPS Numerikal yang dimiliki oleh seseorang berbanding lurus dengan kemampuan number sense yang mereka miliki.
Pengembanagn Media Pembelajaran E-Learning Berbasis Moodle Pada Pokok Bahasan Lingkaran Kelas VIII SMP Nathasa Pramudita Irianti; Elita Mega Selvia Wijaya
JIPM (Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika) Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (120.968 KB) | DOI: 10.25273/jipm.v5i2.1175

Abstract

This develompent research is aim to produce e-learning media that basic of moodle at circle subject. The research product is a mathematic’s web which contain circle subject for VIII of Junior High School. The product has been tested on VIII-F’s students of SMP Negeri 1 Gedeg. From the test result, the product is valid.
MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS MAHASISWA MELALUI REALISTIC MATHEMATIC EDUCATION (RME) Elita Mega Selvia Wijaya; Nathasa Pramudita Irianti
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 10, No 2 (2021)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (341.898 KB) | DOI: 10.24127/ajpm.v10i2.3103

Abstract

This study aims to improve students' critical thinking skills in the Mathematics Education Major through the Realistic Mathematics Education (RME) Approach. The research method used is Class Action Research according to Kemmis and Mc Taggart which consists of four stages, namely plan, action, observe, and reflect. This research consists of two cycles with each cycle consisting of two meetings. The results showed that the Realistic Mathematics Education (RME) approach can improve students' critical thinking skills. This increase can be seen from the results of student activities that have increased from the first cycle to the second cycle. The increase was apparent from the results of observations of meeting 1 and meeting 2 in the first series of 83.5% and 87.5%, which increased to 86% and 93% in the second cycle. Based on the results of this study it can be concluded that the Realistic Mathematics Education (RME) approach can improve students' critical thinking skills.
KONTRIBUSI OLAHRAGA TERHADAP INTENSITAS NYERI SENDI PADA LANSIA DI POSYANDU PERMADI KECAMATAN LOWOKWARU KABUPATEN MALANG Swaidatul Masluhiya AF; Elita Mega Selvia Wijaya
Care : Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Vol 5, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (422.142 KB) | DOI: 10.33366/cr.v5i1.396

Abstract

Nyeri sendi adalah suatu akibat yang diberikan tubuh karena pengapuran atau akibat penyakit lain. Pada umumnya nyeri sendi dialami oleh seorang lansia. Intensitas nyeri sendi adalah tingkat keparahan nyeri pada sendi yang dirasakan oleh setiap individu. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh fakta bahwa kegiatan olahraga mempengaruhi intensitas nyeri pada Lansia di Posyandu Permadi Kecamatan Lowokwaru Kabupaten Malang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan metode survey. Populasinya yaitu seluruh lansia yang berusia 60 tahun ke atas yang mengunjungi Posyandu Lansia Permadi RT 02 Kelurahan Tlogomas, Kecamatan Lowokwaru Malang, berjumlah 165 lansia. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 33 lansia. Kegiatan olahraga yang dilakukan lansia seperti senam lansia, lari pagi dan aktivitas ringan seperti mencuci piring serta memasak. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan wawancara. Data kemudian dianalisis menggunakan uji Mann Whitney dengan tingkat signifikan ≤ 0,05. Responden yang tidak pernah olahraga mengakibatkan intensitas nyeri sendi berada pada kategori sedang yaitu sebanyak 14 responden (43%), sebanyak 6 responden (18%) jarang melakukan olahraga dengan intensitas nyeri sendi berada pada kategori sedang, dan sebanyak 2 responden (6,1%) sering olahraga dengan intensitas nyeri sendi pada kategori ringan. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa olahraga memiliki kontribusi terhadap intensitas nyeri sendi pada lansia. Lansia yang melakukan olahraga teratur bermanfaat memperbaiki kondisi kekuatan dan kelenturan sendi serta memperkecil resiko terjadinya kerusakan sendi akibat radang sendi.
THINK-PAIR-SQUARE (TPS), SEBUAH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF DALAM MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN PRESTASI BELAJAR SISWA Nathasa Pramudita Irianti; Elita Mega Selvia Wijaya
Inteligensi : Jurnal Ilmu Pendidikan Vol 1, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/ilg.v1i1.1139

Abstract

Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui efektivitas pembelajaran Think Pair Square (TPS) terhadap peningkatan aktivitas dan prestasi belajar siswa. Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam 2 siklus. Bentuk tindakan pada siklus I merupakan perbaikan untuk tindakan pada siklus II. Tindakan yang diberikan adalah penerapan model pembelajaran TPS. Penerapan pembelajaran ini terlaksana dengan baik. Hal ini dapat ditunjukkan pada tahap berfikir, berpasangan dan berempat di siklus I yang belum terlaksana dengan baik dan lancar menjadi lebih baik pada siklus II. Aktivitas belajar siswa mengalami peningkatan dari siklus I ke siklus II pada kategori baik dengan persentase rata-rata aktivitas siswa pada siklus I sebesar 7% untuk kategori K (Kurang); 54% untuk tingkat C (Cukup) dan 39% pada kategori B (Baik), mengalami peningkatan ke kategori baik ditandai dengan berkurangnya jumlah siswa yang mencapai kategori K dan C, yaitu rata-rata aktivitas siswa pada siklus II sebesar 0% untuk kategori K (Kurang); 46,5% untuk kategori C (Cukup) dan 53,5% pada kategori B (Baik). Prestasi belajar mengalami peningkatan dari siklus I ke siklus II, ditandai oleh peningkatan skor tes tulis rata-rata siswa sebesar 6,95 (9,55%) dan peningkatan persentase ketuntasan belajar sebesar 45% dari 40% menjadi 85%.
Strategi Pemahaman Tentang Protokol Kesehatan di Masa Pandemi Covid-19 di Desa Menanti, Kelurahan Tlogowaru, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang Hidayati Karamina; Ariani Trisna Murti; Elita Mega Selvia Wijaya
JPPM (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat) VOL. 5 NOMOR 1 MARET 2021 JPPM (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat)
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (746.199 KB) | DOI: 10.30595/jppm.v5i1.9378

Abstract

Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini yaitu untuk memberikan pengetahuan serta kemampuan dalam menghadapi penyebaran COVID-19. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini yaitu dengan melakukan penyuluhan yang diikuti oleh perwakilan warga sejumlah 24 orang yang dibagi menjadi 2 kelompok kecil. Adapun materi penyuluhan ini yaitu mengajak warga tentang melakukan protokol kesehatan, menerapkan perilaku pentingnya hidup bersih, mampu menerapkan social distancing, menggunakan masker, serta diakhiri dengan melakukan kegiatan pembagian masker gratis untuk perwakilan warga desa menanti sejumlah 24 orang tersebut. Hal ini merupakan langkah pencegahan penyebaran virus COVID-19 Hasil dari kegiatan pengabdian kemasyarakatan ini yaitu masyarakat khususnya warga desa menanti memiliki informasi beberapa pengetahuan tentang wabah virus COVID-19 dan mampu mengantisipasi serta meminimalisir penyebaran virus COVID-19. Dengan pembagian masker secara gratis ini juga dapat meringankan beban warga untuk membeli masker yang mungkin warga sedang kesulitan pendapatan. Bagaimanapun ditengah suasana pandemi seperti ini diharapkan warga bisa lebih waspada tetap menjaga protokol kesehatan serta tidak panik menghadapi COVID-19 ini.
Profil Berpikir Kritis Peserta Didik Ditinjau dari Gaya Kognitif dalam Memecahkan Masalah Matematika Nathasa Pramudita Irianti; Rio Febrianto Arifendi; Elita Mega Selvia Wijaya
MUST: Journal of Mathematics Education, Science and Technology Vol 6, No 1 (2021): JULY
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/must.v6i1.9178

Abstract

Tujuan Penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan profil berpikir kritis peserta didik yang memiliki tipe kognitif reflektif dan impulsif. Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas VIII MTs Muhammadiyah 1 Malang. Untuk mendapatkan kelompok gaya kognitif dilakukan Matching Familiar Figures Test (MFFT), kemudian pada masing–masing kelompok dipilih 2 subjek dengan memperhatikan kemampuan komunikasi peserta didik saat mengeluarkan gagasan secara lisan maupun tertulis sesuai hasil wawancara dengan guru matematika. Keempat subjek diberikan soal pemecahan masalah untuk mengetahui profil masing- masing gaya kognitif. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa peserta didik reflektif mampu memahami masalah, setiap keputusan disertai dengan alasan yang relevan, penarikan kesimpulan tepat, mampu menjelaskan kesimpulan yang dibuat dengan baik serta tidak melakukan overview. Sedangkan untuk peserta didik dengan gaya kognitif impulsif mampu memahami masalah, beberapa alasan yang dikemukakan tidak relevan sehingga penarikan kesimpulan yang dilakukan kurang tepat, dan melakukan overview pada soal yang dirasa mudah. Persamaan peserta didik reflektif dan impulsif terletak pada focus sedangkan perbedaannya terletak pada reason, inference, situation, clarity, dan overview.