Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Analisis Permintaan Modal Kerja Usaha Mikro Pada Masa Pandemi Covid-19 Dalam Prespektif Permintaan Islam Maulana Firdaus; Lilik Rahmawati; Zuhrotun Nisa
Islamic Economics Journal Vol 8, No 1 (2022)
Publisher : University of Darussalam Gontor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (559.429 KB) | DOI: 10.21111/iej.v8i1.7205

Abstract

Modal Kerja adalah salah satu instrument terpenting dalam membangun usaha. Kondisi Pandemi Covid-19 yang terjadi sejak triwulan keempat ditahun 2019, pada triwulan pertama tahun 2020 kondisi sudah tidak terkendali hingga membuat para pelaku usaha Mikro kehabisan modal untuk dapat menjaga usahanya agar tetap bertahan. Komponen modal dalam usaha terbagi menjadi 3 yakni modal sendiri, modal dari dana ivestasi dan modal kerja dari perbankan. Modal kerja dari perbankan yakni dana yang didapat dari perbankan dalam bentuk kredit di bank konvensional atau pembiayaan di bank Syariah. Melihat kondisi pandemi Covid-19 yang mulai dapat dikendalikan membuat kondisi ekonomi diberbagai sektor membangkit. Pemerintah dalam hal ini banyak memberikan opsi-opsi untuk menjaga kondisi ekonomi agar segera pulih diantaranya dengan adanya restrukurisasi hingga pemberian modal kerja baru untuk sektor ekonomi mikro. Banyaknya permintaan modal kerja baik di Lembaga Keuangan dalam masa pandemi ini membuat kondisi usaha skala mikro cepat membaik. Para pengusaha di sektor UMKM atau menengah kebawah membuat banyaknya opsi barang-barang yang diual di pasar. Sehingga maksud dari tulisan ini adalah untuk menganalisa permintaan modal kerja usaha mikro pada masa pandemi Covid-19 perspektif permintaan islam. Metode penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Hasil dari penelitian ini menganlisis meningkatnya permintaan modal kerja usaha mikro pada masa pandemi Covid-19 dalam perspektif permintaan Islam
Analisis Permintaan Modal Kerja Usaha Mikro Pada Masa Pandemi Covid-19 Dalam Prespektif Permintaan Islam Maulana Firdaus; Lilik Rahmawati; Zuhrotun Nisa
Islamic Economics Journal Vol. 8 No. 1 (2022)
Publisher : University of Darussalam Gontor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (559.429 KB) | DOI: 10.21111/iej.v8i1.7205

Abstract

Modal Kerja adalah salah satu instrument terpenting dalam membangun usaha. Kondisi Pandemi Covid-19 yang terjadi sejak triwulan keempat ditahun 2019, pada triwulan pertama tahun 2020 kondisi sudah tidak terkendali hingga membuat para pelaku usaha Mikro kehabisan modal untuk dapat menjaga usahanya agar tetap bertahan. Komponen modal dalam usaha terbagi menjadi 3 yakni modal sendiri, modal dari dana ivestasi dan modal kerja dari perbankan. Modal kerja dari perbankan yakni dana yang didapat dari perbankan dalam bentuk kredit di bank konvensional atau pembiayaan di bank Syariah. Melihat kondisi pandemi Covid-19 yang mulai dapat dikendalikan membuat kondisi ekonomi diberbagai sektor membangkit. Pemerintah dalam hal ini banyak memberikan opsi-opsi untuk menjaga kondisi ekonomi agar segera pulih diantaranya dengan adanya restrukurisasi hingga pemberian modal kerja baru untuk sektor ekonomi mikro. Banyaknya permintaan modal kerja baik di Lembaga Keuangan dalam masa pandemi ini membuat kondisi usaha skala mikro cepat membaik. Para pengusaha di sektor UMKM atau menengah kebawah membuat banyaknya opsi barang-barang yang diual di pasar. Sehingga maksud dari tulisan ini adalah untuk menganalisa permintaan modal kerja usaha mikro pada masa pandemi Covid-19 perspektif permintaan islam. Metode penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Hasil dari penelitian ini menganlisis meningkatnya permintaan modal kerja usaha mikro pada masa pandemi Covid-19 dalam perspektif permintaan Islam
Enhancing Students’ Speaking Skills through Classroom Action Research in EFL Classrooms Eka Pujiastuti; Hera Hartati; Saifudin; Zuhrotun Nisa
Foreign Language Instruction Probe Vol. 5 No. 1 (2026): Teaching English as a Foreign Language
Publisher : STIT Buntet Pesantren Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54213/flip.v5i1.824

Abstract

This study addresses the persistent issue of limited speaking performance among EFL students, particularly in terms of fluency, accuracy, pronunciation, and confidence, which hinders effective classroom communication. Previous studies have highlighted similar challenges; however, empirical evidence on the systematic use of iterative teaching practices to improve multiple dimensions of speaking skills remains limited. Therefore, this study aims to investigate how Classroom Action Research (CAR) can enhance students’ speaking skills in an authentic EFL context. This research employed a qualitative CAR design conducted at Politeknik Mitra Karya Mandiri Ketanggungan Brebes, involving 25 students. The study was implemented in three cycles, consisting of planning, acting, observing, and reflecting stages. Data were collected through classroom observation, interviews, and documentation, and analyzed using qualitative techniques, including data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings reveal a consistent improvement in students’ speaking skills across all indicators, supported by both qualitative observations and quantitative score increases. The study highlights the effectiveness of reflective and cyclical teaching practices in improving speaking performance. It is recommended that future research adopt mixed-method approaches and explore the integration of innovative instructional strategies to further enhance EFL speaking instruction.