Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Kajian Etnobotani Upacara Adat Mandar Di Provinsi Sulawesi Barat Kabupaten Polewali Mandar Di Kampung Renggeang Gaby Maulida Nurdin; Mardiana Mardiana; Suhdiah Suhdiah
BIOMA: Jurnal Biologi dan Pembelajarannya Vol 1 No 1 (2019): BIOMA: Jurnal Biologi dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (168.992 KB)

Abstract

Etnobotani sangat penting dipelajari oleh masyarakat Indonesia karena pemamfaatan tumbuhan secara tradisional oleh suku-suku bangsa di Indonesia masih banyak yang belum diketahui. Salah satu adat dari masyarakat yang ada di kampung Renggeang Kecamatan Limboro Kabupaten Polewali Mandar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keanekarangaman pemanfaatan tumbuhan yang dimanfaatkan oleh masyarakat adat Kampung Renggeang. Metode yang digunakan adalah survei dan pengumpulan data dengan cara eksploratif yaitu wawancara dengan koisioner dan pengamatan langsung di lapangan. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif mengenai keanekarangaman tumbuhan, pemanfaatan, bagian yang dimanfaatkan, dan cara penggunaannya oleh masyarakat adat Kampung Renggeang. Dari hasil observasi ditemukan beberapa jenis tumbuhan yang digunakan sebagai bahan pangan, papan, perlengkapan, obat, ritual, bahan pewarna, dan upacara adat. Bagian tumbuhan yang sering dimanfaatkan secara berturut-turut adalah buah, daun, batang dan bunga. Kata kunci: etnobotani, tumbuhan, Mandar, Kampung Renggeang.
Hubungan Prestasi Belajar dan Motivasi Belajar Dengan Minat Meneruskan Pendidikan Peserta Didik Gaby Maulida Nurdin; Masyitha Wahid; Mardiana Mardiana
SAINTIFIK Vol 9 No 1 (2023): Saintifik: Jurnal Matematika, Sains, dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31605/saintifik.v9i1.421

Abstract

Setiap siswa memiliki motivasi belajar dan prestasi belajar yang berbeda sehingga minat atau dorongan untuk menempuh pendidikan yang lebih tinggi juga berbeda. Tujuan dari penelitian ini adalah (1) untuk mengetahui hubungan antara motivasi belajar dengan minat melanjutkan pendidikan peserta didik kelas XII MIPA SMA Negeri 1 Majene (2) untuk mengetahui hubungan antara prestasi belajar dengan minat melanjutkan pendidikan peserta didik kelas XII MIPA SMA Negeri 1 Majene. (3) untuk mengetahui hubungan antara prestasi belajar dan motivasi belajar dengan minat melanjutkan pendidikan peserta didik kelas XII MIPA SMA Negeri 1 Majene. Populasi penelitian yaitu seluruh siswa kelas XII MIPA SMA Negeri 1 Majene dengan jumlah 156 orang. Adapun teknik pengambilan sampel menggunakan teknik simple random sampling yang terdiri atas 112 siswa dengan perwakilan masing-masing kelas XII MIPA. Pengumpulan data motivasi belajar dan minat siswa untuk melanjutkan pendidikan menggunakan angket yang disebarkan dalam bentuk google form melalui aplikasi WhatsApp, dan pengumpulan data prestasi belajar menggunakan nilai rapor (evaluasi kognitif) peserta didik kelas XI MIPA pada pelajaran biologi semester genap tahun pelajaran 2020/2021. Hasil penelitian ini adalah (1) terdapat hubungan antara motivasi belajar dengan minat melanjutkan pendidikan pada peserta didik kelas XII MIPA SMA Negeri 1 Majene diketahui dari nilai signifikansi (0,000). (2) tidak terdapat hubungan antara prestasi belajar dengan minat melanjutkan pendidikan pada peserta didik kelas XII MIPA SMA Negeri 1 Majene yang ditunjukkan melalui nilai signifikansi (0,141). (3) terdapat hubungan antara motivasi belajar dan prestasi belajar dengan minat melanjutkan pendidikan pada peserta didik kelas XII MIPA SMA Negeri 1 Majene dengan melihat nilai signifikansi (0,000).
Development strategy of home industry golla kambu in Lagi-Agi Village, Campalagian Subdistrict, Polewali Mandar Regency Mardiana Mardiana; Rahma Khaeratih; Anwar Sulili; Muhammad Arhim
Anjoro: International Journal of Agriculture and Business Vol. 1 No. 1 (2020): Anjoro
Publisher : Agribusiness Department, Agriculture and Forestry Faculty, Universitas Sulawesi Barat, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31605/anjoro.v1i1.643

Abstract

Home industry in Polewali Mandar Regency in 2014 reached 6,035 industries. The number of micro and small businesses increased 1.34 percent. The workforce involved in micro and small industries reached 13,470 people. Polewali Mandar main area which incidentally has a Mandar tribe has some special culinary. One of them is Golla Kambu or what is commonly called Wajik Lokal Mandar. These local Mandar food entrepreneurs adjust the market because it has become a typical local snack. In fact, now Golla Kambu has been eyeing foreign tourists when they travel in West Sulawesi. Along the road in Lagi-Agi Village, Campalagian Subdistrict precisely Polewali Mandar, many of the Mandar local food are often found. Along the way we will find many stalls that provide this food with different prices and flavors. One of the other advantages of this food is that it is durable, even though it does not use preservatives, Golla Kambu can last for months using only a wrapper of dried banana leaves. To make Golla Kambu is actually very simple, practical and the material is easy to obtain. The basic ingredients are only three, namely selected glutinous rice, palm sugar and young grated coconut. Three main ingredients are mixed into one, put in a suitable bowl or place and then cooked for several hours to form a good mixture. The end result is then wrapped in dried banana leaves in a small size. Besides its simple taste, the price is quite affordable for visitors. The famous Golla Kambu in Mandar comes from the area of Lagi-Agi Village, Campalagian Subdistrict, Polewali Mandar Regency.