Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

APLIKASI SIG DALAM PENILAIAN STATUS KERUSAKAN TANAH UNTUK PRODUKSI BIOMASSA DI KABUPATEN TUBAN, JAWA TIMUR Heru Prasetyo; Mochamad Thohiron
Indonesian Journal of Environment and Sustainable Development Vol 4, No 1 (2013)
Publisher : Graduate Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (862.44 KB)

Abstract

Tanah merupakan sumberdaya alam yang tidak terbarukan, pemanfaatannya harus melibatkan upaya pengendalian kerusakan tanah agar kelestariannya dapat terjaga. Penelitian ini dilakukan untuk mengevaluasi kualitas tanah (status kerusakan tanah) secara spasial di Kabupaten Tuban. Pengambilan sampel tanah dan analisis laboratorium selama September – Oktober 2012, meliputi variable jenis tanah, curah hujan, kemiringan lereng, dan penggunaan lahan.  Penilaian status kerusakan tanah dilakukan dengan metode tumpang susun hasil skoring keempat variable tersebut. Metode ini mengacu pada Peraturan Pemerintah No 150 tahun 2000 dan Peraturan menteri lingkungan hidup No.7 tahun 2006. Hasil penelitian menunjukkan bahwa area penelitian dapat dikelompokkan menjadi empat kelas potensi kerusakan, yaitu tinggi, sedang, ringan, dan sangat ringan; berturut-turut 4.4 %; 38%; 56.3%; dan1.3%. Tanah-tanah yang tergolong rusak ringan mempunyai faktor pembatas: daya pelulusan air, berat isi tanah, potensial redoks, kedalaman solum, batu-batu di permukaan, dan porositas tanah. Kata kunci: degradasi tanah,  spasial, SIG.
SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN DALAM MENENTUKAN BIDANG USAHA MENGGUNAKAN METODE ANALYTIC HIERARCHY PROCESS PADA PENERIMA BANTUAN LAZ SIDOGIRI Achmad Fitro; Heru Prasetyo
Jurnal Technopreneur (JTech) Vol 8 No 2 (2020): JURNAL TECHNOPRENEUR (November)
Publisher : UPPM Politeknik Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30869/jtech.v8i2.619

Abstract

Pada hakikatnya, zakat harus dibagikan pada delapan golongan yang sudah ditetapkan, yaitu : fakir, miskin, amil, ghorim, hamba sahaya, ibnu sabil, fisabilillah dan mualaf. LAZ sidogiri merupakan Lembaga Amil Zakat yang berada pada Desa Sidogiri yang memiliki harapan yaitu merubah penerima zakat (mustahik) menjadi pemberi zakat (Muzakki) dengan memberikan bantuan masyarakat dalam bentuk modal untuk berwirausaha. Pemberian bantuan oleh LAZ sidogiri sudah beberapa periode telah terlaksana. Akan tetapi, bantuan yang sudah dilakukan masih jauh dari harapan dikarenakan banyaknya penerima bantuan yang masih buta akan pengetahuan jenis-jenis usaha. Kekayaan pengetahuan tentang jenis-jenis usaha dinilai menjadi factor utama, dengan memiliki ilmu tersebut penerima dapat mengantisipasi kesalahan dalam menentukan jenis usaha seperti kurang tepatnya usaha terhadap lokasi, ketatnya persaingan dengan pelaku usaha yang sama dan persaingan harga yang kurang sehat. Metode Analytic hierrarchy process merupakan metode yang sangat populer dalam membuat keputusan dengan memberikan nilai prioritas disetiap variable. Dengan begitu, sistem pendukung keputusan menggunakan metode AHP dapat membantu para penerima bantuan agar dapat memenuhi harapan yang telah diberikan oleh LAZ Sidogiri.
Inheritance of Cultural Values in The Sekura Tradition as an Identity Lampung Society Culture Insani, Marzius; Yinda Dwi Gustira; Heru Prasetyo
Jurnal IKADBUDI Vol. 14 No. 2 (2025): Jurnal Ikadbudi : Jurnal Ilmiah Bahasa, Sastra, dan Budaya Daerah
Publisher : Fakultas Bahasa Seni dan Budaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/ikadbudi.v14i2.90558

Abstract

The inheritance of cultural values in the Lampung community faces major challenges in the era of globalization, where local traditions such as Sekura are at risk of shifting values and identities. This study aims to examine the Sekura tradition as one of the cultural heritages of West Lampung in transferring and maintaining cultural values to the younger generation. The method used is a literature study, by collecting and analyzing various written sources that discuss the Sekura tradition, the cultural values contained therein, and the process of inheriting cultural values. From the results of the literature study, it was found that the inheritance of cultural values through the Sekura tradition takes place in three main stages: socialization, internalization, and enculturation. The socialization stage involves the introduction of cultural values by parents and traditional elders through various media and narratives. Internalization occurs when individuals begin to live these values as part of their personal identity. Meanwhile, at the enculturation stage, the values that have been internalized are practiced and made part of everyday life, strengthening the cultural identity of the Lampung community. The conclusion of this study is that the Sekura tradition plays an important role in passing on cultural values and strengthening the cultural identity of the Lampung people amidst the changing times.