Brigitta Isabella
Kunci Cultural Studies Center

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Hantu Topeng Kelono, Hantu Burung Kasuari, dan Hantu Ngung Ngung Ngung Cakcakcak: Tiga Hantu Tari yang Bergentayangan dalam Sejarah Kebudayaan Nasional Brigitta Isabella
Jurnal Kajian Seni Vol 3, No 2 (2017): Jurnal Kajian Seni Vol 3 No 2 April 2017
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (587.938 KB) | DOI: 10.22146/jksks.23335

Abstract

Tulisan ini membahas tiga hantu tari dalam sejarah kebudayaan nasional Indonesia. Mereka adalah hantu Topeng Kelono dari dramatari Kelono karya (1916) Raden Mas Jodjana (1893-1972), hantu Burung Kasuari dari Tari Merak (1964) gubahan Irawati Durban Ardjo (1943 - ) dan hantu ngung ngung ngung cakcakcak dari koreografi Cak Tarian Rina (1972) karya Sardono Waluyo Kusumo (1945 - ). Tiga tari ini dibaca sebagai hantu-hantu yang bergentayangan karena karakternya yang hibdrid dianggap menganggu keutuhan wacana identitas nasional. Dengan melacak jejak hantu-hantu tari ini, akan disinggung relasi antara tradisi dan modernitas dalam kaitannya dengan struktur produksi pengetahuan estetik yang diciptakan oleh jalinan wacana orientalisme, wacana identitas nasional Negara pascakolonial dan wacana ideologi pembangunan.