Suraijiah Suraijiah
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PELAKSANAAN PEMBELAJARAN DI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA LUAR BIASA DHARMA WANITA PROVINSI KALIMANTAN SELATAN Suraijiah Suraijiah
Tarbiyah Islamiyah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Agama Islam Vol 4, No 1 (2014): Juni
Publisher : UIN Antasari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (250.966 KB) | DOI: 10.18592/jtipai.v4i1.1837

Abstract

Sistem Pembelajaran di SMPLB Dharma Wanita Provinsi Kalimantan Selatan terlaksana dengan cukup baik yaitu: dari segi perencanaan yang meliputi kegiatan pembuatan silabus dan rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) dapat dikatakan guru sangat jarang sekali terlibat dalam pembuatan atau pengolahan kedua kegiatan tersebut secara khusus seperti pada umumnya, oleh karena itu guru menggunakan teknik tersendiri dalam hal pada saat memasuki proses kegiatan belajar dan mengajar tersebut. Dapat pula diketahui pelaksanaan tanpa perencanaan akan berjalan sia-sia sehingga tujuan yang ingin dicapai tidak sesuai dengan yang diharapkan. Kata Kunci: Pelaksanaan, Pembelajaran, dan SMPLB
KEMANFAATAN LKS DALAM PEMBELAJARAN FIQIH Suraijiah Suraijiah
Tarbiyah Islamiyah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Agama Islam Vol 2, No 2 (2012): Desember
Publisher : UIN Antasari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (177.446 KB) | DOI: 10.18592/jtipai.v2i2.1874

Abstract

Lembar kerja siswa (LKS) fiqih dirancang tim penyusun untuk bisa dipakai sebagai pengajaran yang bisa dikerjakan siswa di kelas maupun di luar kelas sebagai kegiatan ko-kurikuler. Oleh karena itulah, penggunaan lembar kerja siswa (LKS) sangat bermanfaat untuk membantu guru maupun siswa   dalam menciptakan proses pembelajaran yang efektif.  LKS merupakan salah satu sumber belajar yang terencana dan  sangat  bermanfaat dalam membantu guru dan siswa dalam mengefektifkan proses belajar siswa dalam pembelajaran fiqih. Dan pada gilirannya diharapkan dapat meningkatkan hasil belajar yang sesuai dengan tujuan yang ingin dicapai. Kata Kunci: LKS, Pembelajaran Fiqih
POLA KEPEMIMPINAN DAN TANGGUNG JAWAB ORANGTUA TERHADAP PENDIDIKAN ANAK DI LINGKUNGAN KELUARGA MUSLIM Suraijiah Suraijiah; Mushlihati Mushlihati; Norina Wasriyani
Al-Falah: Jurnal Ilmiah Keislaman dan Kemasyarakatan Vol 23, No 1 (2023): Published in March of 2023
Publisher : STAI AL FALAH Banjarbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47732/alfalahjikk.v23i1.226

Abstract

Abstract The purpose of this study is to reveal the meaning and types of parental leadership patterns in the family, as well as patterns of education and parental responsibilities towards children in Muslim families. This study uses qualitative methods with the type of library research (library research), while the results of research reports use content analysis and descriptive analysis. The research data was extracted from the Al-Qur'an, Hadith, various books, scientific journals, textbooks, etc. this research study resulted in the finding that the pattern of education given by parents to children must be seen from the perspective of the child's development and adjusted to things that are easy for him to accept, both material and spiritual aspects in Islamic rules. there are five phases of development and responsibility for children in Muslim families, the first is the prenatal phase (the period from conception to birth around 9 months) such as always praying for him, praying, keeping his words, always reading the Qur'an, maintaining morals and faith. second, the thufullah phase (0-7 years) calling the call to prayer when born, giving a good name, aqiqah, giving faith and monotheism that is easy to understand, and getting used to good things. third, the tamyiz stage (7-14 years) is ordered to pray, supervise the association of children, and give trust or a mandate. The four baligh phases (approximately 15 years) form a family mentality and provide sex education. the fifth phase of Ar-Rusyd (15 years and over) does not put pressure by making relationships like friends and includes setting rules that are mutually agreed upon in the family environment.  Keywords: Leadership, Muslim Families, Responsibilities.  AbstrakTujuan penelitian ini yaitu untuk mengungkapkan makna dan macam-macam dari pola kepemimpinan orang tua dalam keluarga, serta pola pendidikan dan tanggung jawab orang tua terhadap anak di lingkungan keluarga muslim. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis studi kepustakaan (library research), sedangkan laporan hasil penelitian menggunakan analisis isi dan analisis deskriptif. Data penelitian ini digali dari Al-Qur’an, Hadis, berbagai kitab, jurnal ilmiah, buku teks dll. Kajian penelitian ini menghasilkan temuan bahwa pola pendidikan yang diberikan orangtua terhadap anak harus melihat dari segi perkembangan anak itu sendiri dan disesuaikan dengan hal-hal yang mudah untuk diterimanya, baik aspek material maupun aspek spiritual dalam kaidah Islam. Ada lima fase perkembangan dan tanggung jawabnya terhadap anak dalam keluarga muslim, pertama fase pranatal (masa pembuahan hingga lahir sekitar 9 bulan) seperti selalu mendoakannya, shalat, menjaga perkataan, senantiasa membaca Al-Qur’an, menjaga moral dan aqidah. Kedua, fase thufulah (0-7 tahun) mengumandangkan adzan ketika lahir, memberi nama yang baik, aqiqah, memberikan iman dan ketauhidan yang mudah dimengerti, membiasakan hal yang baik. Ketiga, tahap tamyiz (7-14 tahun) diperintahkan untuk shalat, mengawasi pergaulan anak, dan memberikan kepercayaan atau sebuah amanah. Keempat fase baligh (kurang lebih 15 tahun) membentuk mentalitas keluarga serta memberikan pendidikan seks. Kelima fase Ar-Rusyd (15 tahun ke atas) tidak memberikan tekanan dengan membuat hubungan selayaknya teman serta mengikutsertakan dalam menetapkan aturan yang disepakati bersama dalam lingkungan keluarga. Kata Kunci: Keluarga Muslim, Kepemimpinan,Tanggung Jawab.