Abstract The purpose of this study is to reveal the meaning and types of parental leadership patterns in the family, as well as patterns of education and parental responsibilities towards children in Muslim families. This study uses qualitative methods with the type of library research (library research), while the results of research reports use content analysis and descriptive analysis. The research data was extracted from the Al-Qur'an, Hadith, various books, scientific journals, textbooks, etc. this research study resulted in the finding that the pattern of education given by parents to children must be seen from the perspective of the child's development and adjusted to things that are easy for him to accept, both material and spiritual aspects in Islamic rules. there are five phases of development and responsibility for children in Muslim families, the first is the prenatal phase (the period from conception to birth around 9 months) such as always praying for him, praying, keeping his words, always reading the Qur'an, maintaining morals and faith. second, the thufullah phase (0-7 years) calling the call to prayer when born, giving a good name, aqiqah, giving faith and monotheism that is easy to understand, and getting used to good things. third, the tamyiz stage (7-14 years) is ordered to pray, supervise the association of children, and give trust or a mandate. The four baligh phases (approximately 15 years) form a family mentality and provide sex education. the fifth phase of Ar-Rusyd (15 years and over) does not put pressure by making relationships like friends and includes setting rules that are mutually agreed upon in the family environment. Keywords: Leadership, Muslim Families, Responsibilities. AbstrakTujuan penelitian ini yaitu untuk mengungkapkan makna dan macam-macam dari pola kepemimpinan orang tua dalam keluarga, serta pola pendidikan dan tanggung jawab orang tua terhadap anak di lingkungan keluarga muslim. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis studi kepustakaan (library research), sedangkan laporan hasil penelitian menggunakan analisis isi dan analisis deskriptif. Data penelitian ini digali dari Al-Qur’an, Hadis, berbagai kitab, jurnal ilmiah, buku teks dll. Kajian penelitian ini menghasilkan temuan bahwa pola pendidikan yang diberikan orangtua terhadap anak harus melihat dari segi perkembangan anak itu sendiri dan disesuaikan dengan hal-hal yang mudah untuk diterimanya, baik aspek material maupun aspek spiritual dalam kaidah Islam. Ada lima fase perkembangan dan tanggung jawabnya terhadap anak dalam keluarga muslim, pertama fase pranatal (masa pembuahan hingga lahir sekitar 9 bulan) seperti selalu mendoakannya, shalat, menjaga perkataan, senantiasa membaca Al-Qur’an, menjaga moral dan aqidah. Kedua, fase thufulah (0-7 tahun) mengumandangkan adzan ketika lahir, memberi nama yang baik, aqiqah, memberikan iman dan ketauhidan yang mudah dimengerti, membiasakan hal yang baik. Ketiga, tahap tamyiz (7-14 tahun) diperintahkan untuk shalat, mengawasi pergaulan anak, dan memberikan kepercayaan atau sebuah amanah. Keempat fase baligh (kurang lebih 15 tahun) membentuk mentalitas keluarga serta memberikan pendidikan seks. Kelima fase Ar-Rusyd (15 tahun ke atas) tidak memberikan tekanan dengan membuat hubungan selayaknya teman serta mengikutsertakan dalam menetapkan aturan yang disepakati bersama dalam lingkungan keluarga. Kata Kunci: Keluarga Muslim, Kepemimpinan,Tanggung Jawab.