Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Influence Of Outpatient Registration Services On Satisfaction Of Patient In General Hospital Fl. Tobing City Of Sibolga 2020 Benri Situmorang
Science Midwifery Vol 10 No 1, October (2021): Science Midwifery
Publisher : Institute of Computer Science (IOCS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Quality health services are health services that can satisfy every service user in accordance with the level of satisfaction of the average population and its implementation in accordance with the standards of the professional code of ethics that have been set. However, enhancing patient satisfaction in low-income settings is very challenging due to the inadequacy of resources as well as low health literacy among patients [1]. This study aims to determine the effect of outpatient registration services on patient satisfaction at the General Hospital F.L Tobing Sibolga City. This type of research is quantitative descriptive research. The population in this study were all outpatients who came for treatment at the time of the study, the number of patients seeking treatment per day was 450 people at the F.L.Tobing Hospital, Sibolga City in 2020 and a sample of 45 people. Methods of data analysis by means of univariate analysis and bivariate analysis.
HUBUNGAN KEAKTIFAN IBU DALAM KEGIATAN POSYANDU DENGAN STATUS GIZI BAYI 0-12 BULAN DI PUSKESMAS MANDEREHE KABUPATEN NIAS BARAT TAHUN 2022 Herlina Herlina; Benri Situmorang
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 3 No. 3: Agustus 2023
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jirk.v3i3.6336

Abstract

Bayi ditinjau dari sudut masalah kesehatan dan gizi termasuk kelompok umur 0-12 bulan yang rawan gizi dan penyakit, kelompok yang jumlahnya paling besar mengalami masalah gizi (Kartika, 2014). Pelayanan kesehatan bayi ini dapat dilakukan di puskesmas, puskesmas pembantu, polindes terutama di posyandu. Efektifitas posyandu erat sekali kaitannya dengan partisipasi ibu. Salah satu penyebab tingginya gizi buruk adalah kurang sadarnya masyarakat dalam pemeliharaan kesehatan terutama anak balitanya. Dari pencatatan bulan penimbangan puskesmas Mandrehe bulan Januari dan Mei 2022 terjadi penurunan jumlah kunjungan ke posyandu yaitu pada bulan Januari sebanyak 66% jumlah bayi yang datang dan pada bulan Mei sebanyak 61%. Tingkat kehadiran posyandu berperan penting terhadap status gizi anak bayi. Menurut Handayani (2017), penting bagi ibu untuk aktif berkunjung ke posyandu untuk memantau kesehatan dan gizi anaknya, sehingga apabila terjadi masalah gizi seperti gizi kurang maka ibu dapat melakukan pencegahan agar keadaan tersebut tidak semakin buruk. Langkah puskesmas dalam menanggulangi masalah gizi yaitu dengan diadakannya penimbangan balita rutin setiap sekali dalam seminggu yang diselenggarakan di puskesmas Ketapang, dan setiap dua minggu sekali di berikan makanan tambahan seperti: susu, bubur, dan biskuit. Untuk itu diperlukan keaktifan ibu dalam melakukan penimbangan rutin di Posyandu.