Penelitian ini dilatarbelakangi oleh beberapa permasalahan yang ditemukan pada siswa kelas XI SMAN 5 Bukittinggi. Pertama, siswa merasa kesulitan untuk memahami materi, yang berdampak pada kurangnya minat siswa terhadap materi tersebut. Kedua, guru menerapkan pengajaran berbasis konten, tetapi beberapa siswa mendapatkan nilai rendah dalam tes matapelajaran kesenian. Ketiga, siswa memiliki motivasi yang rendah. Peneliti menggunakan desain penelitian kuantitatif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui persepsi siswa terhadap pembelajaran berbasis isi di SMAN 5 Bukittinggi.Sampel penelitian ini adalah dua kelas dipengaruhi oleh instruksi berbasis konten. Peneliti mengamati secara langsung objek di kelas XI MIPA-2 dan XI MIPA-3 di SMAN 5 Bukittinggi untuk mengetahui informasi tentang guru dalam menerapkan pembelajaran berbasis konten di kelas.. untuk mengumpulkan data, peneliti menggunakan kuesioner tertutup. Berdasarkan temuan, pertanyaan penelitian dijawab. Ditemukan bahwa persepsi siswa terhadap CBI berada pada kriteria baik. Ini berarti bahwa siswa memiliki persepsi yang baik bahwa CBI menganjurkan pendekatan keterampilan terpadu untuk pengajaran bahasa. Dalam CBI, siswa berperan lebih aktif di kelas. CBI menciptakan dan berpartisipasi aktif dalam konstruksi pengetahuan siswa. Konten terkait erat dengan kebutuhan siswa dan pengaturan instruksional. Akhirnya, Teks dan tugas yang digunakan dalam CBI yang otentik.