Tadarus berasal dari kata darasa (??????) yang artinya mempelajari, meneliti, menelaah, dan mengambil pelajaran. Tadarus/ ?????? Al-Qur’an berarti mempelajari Al-Qur’an. tadarus dapat dilakukan sendiri atau bersama-sama, baik di rumah, di mushala, di masjid maupun di sekolah. Guru harus memahami teknik evaluasi, baik tes maupun non tes yang meliputi jenis masing-masing teknik, karakteristi, prosedur pengembangan, serta cara menentukan baik atau tidaknya ditinjau dari berbagai segi, validitas, reliabilitas, daya beda dan tingkat kesukaran soal. Pendekatan penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Metode penelitian kuantitatif dapat diartikan jenis penelitian yang menghasilkan temuan-temuan baru yang dapat dicapai (diperoleh) dengan menggunakan prosedur-prosedur secara statistik atau cara lainnya dari suatu kuantitatif (pengukuran). Hasil penelitian ini menunjukkan adanya pengaruh antara motivasi guru dengan budaya tadarus Al-Qur’an di MTs Raudhatul Falah yang ditunjukkan dengan koefisien korelasi rxy sebesar 0,634. Dari budaya tadarus Al-Qur’an tersebut, banyak yang bisa kita ambil manfaatnya. Dengan membaca Al-Qur’an setiap hari kita dapat meningkatkan bacaan Al-Qur’an kita menjadi lebih baik dari sebelumnya, kita juga bisa memahami isi kandungan Al-Qur’an, kita bisa mendekatkan diri kepada Allah SWT dan dari membaca Al-Qur’an kita bisa mendapatkan pahala yang sangat luar biasa