Dewi Safitri Rizquna
Universitas Negeri Surabaya

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

HUBUNGAN ANTARA PERAN FASILITATOR DENGAN KEMANDIRIAN WARGA BELAJAR DI LSM ADEMOS Dewi Safitri Rizquna; Soedjrwo -
JPUS: Jurnal Pendidikan Untuk Semua Vol. 2 No. 2 (2018): Jurnal Pendidikan Untuk Semua, Oktober 2018
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (957.385 KB)

Abstract

Fasilitator merupakan seseorang  yang  menyediakan fasilitas  dalam  masyarakat. Peran  fasilitator sebagai pemegang kendali dalam menggerakan partisipasi masyarakat . dalam penelitian ini peran fasilitator yang dibahas adalah peran sebagai inspirator, sebagai informator, sebagai motivator, sebagai pendamping dan sebagai mediator dalam meningkatkan kemandirian warga belajar. Kemandirian warga belajar merupakan tolok ukur utama dalam mengembangkan program - programnya. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui apakaj ada hubungan antara peran fasilitator sebagai inspiratory, informatory, motivator, pembimbing serta mediator dan kemandirian warga belajar di LSM Ademos Bojonegoro. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif untuk mengetahui adanya hubungan dari satu variabel bebas terhadap satu variabel terikat. Data dikumpulkan dengan menggunakan metode angket, observasi dan dokumentasi. Penelitian ini menggunakan empat puluh warga belajar yang mengikuti program sebagai responden, dan sepuluh warga belajar program sinau bareng sebagai alat uji validitas dan reliabilitas. Hasil penelitian menggunakan analisis of variance (Anova) dan Uji t , menunjukkan bahwa adanya peran fasilitator sebagai inspirator, pembimbing dan mediator dalam meningkatkan kemandirian warga belajar. Dari hasil uji hipotesis Peran sebagai inspirator sebesar 0,001, peran sebagai pembimbing 0,000 dan peran sebagai mediator 0,000. Sehingga hipotesis penulis yang menyatakan bahwa œadanya hubungan yang signifikan antara peran fasilitator dengan kemandirian warga belajar dapat diterima.