Tujuan penelitian ini adalah menganalisis makna pesan moral batti’-batti’ dalam masyarakat Kepulauan Selayar, menganalisis nilai-nilai karakter yang terdapat dalam kelong batti’-batti’, serta mendeskripsika cara pengaplikasian nilai-nilai yang terdapat dalam batti’-batti’ di kalangan masyarakat Kepulauan Selayar. Metode penelitian, menggunakan pendekatan analisis deskriptif kualitatif dengan menguraikan data berupa uraian kata-kata yang akan dianalisis berdasarkan teori, dengan menggunakan teknik pengumpulan data yakni teknik wawancara, simak catat, dan teknik rekam. Kegiatan analisis data meliputi langkah-langkah mengolah data, menganalisis data, dan menemukan hasil, sebelum data diolah perlu dipersiapkan kelengkapan data yang akan kita analaisi untuk memudahkan peneliti ada langkah-langkah menganalisis data yang digunakan dalam penelitian yakni: pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Dari hasil analisis dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa “kelong” batti’-batti’ adalah kesenian tradisional berupa lantunan-lantunan khas berbahasa Selayar yang dinyanyikan oleh laki-laki dan perempuan secara bersahut-sahutan seperti berbalas pantun dalam bentuk nyanyian yang diiringi alat music gambus dan rebana khas Selayar, terdapat pesan moral yang terkandung dalam batti’-batti’ yakni sangat mementingkan adat istiadat, bersikap ramah, dan saling menghargai. Dalam kalimat atau lirik yang terdapat dalam lirik “kelong” batti’-batti’ terdapat unsur nilai karakter diantaranya: nilai sosial budaya, nilai komunikasi, nilai saling menghargai, dan nilai harmonisasi.