Furqon Alfahmi
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Studi Kejadian Cross Equatorial Northly Surges (CENS) di Pesisir Utara Jakarta: Study of Cross Equatorial Northly Surges (CENS) Incidence on the North Coast of Jakarta Tri Hadinata; Gentio Harsono; Furqon Alfahmi
Jurnal Chart Datum Vol. 8 No. 1 (2022): JURNAL CHART DATUM
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Angkatan Laut (STTAL)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37875/chartdatum.v8i1.229

Abstract

Banjir rob yang terjadi di Pesisir Utara Jakarta disebabkan faktor astonomis, tetapi banjir rob juga seringkali diperkuat dengan adanya fenomena meteorologis. Curah hujan yang lebat akibat adanya Cross Equatorial Northly Surges (CENS) serta angin yang di timbulkan sering menjadi penyabab banjir rob di pesisir di Utara Jakarta. Dengan terjadinya curah hujan yang lebat akibat adanya Cross Equatorial Northly Surges (CENS) serta angin yang di timbulkan sering menjadi penyabab banjir rob di Pesisir di Utara Jakarta. Penelitian ini bertujuan mengetahui curah hujan yang terjadi karena adanya CENS, mengetahui besarnya energi kinetik angin saat kejadian rob di Pesisir Utara Jakarta. Data yang digunakan meliputi data angin diambil dari https: //cds.climate.copernicus.eu/cdsapp#!/dataset/, data curah hujan dari https: //sharaku.eorc.jaxa.jp/GSMaP/index. Waktu penelitian dimulai bulan Januari 2021 dengan lokasi Pesisir Utara Jakarta. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pada umumnya kejadian banjir rob diiringi dengan hujan lebat baik sebelum maupun pada saat banjir rob terjadi. Nilai curah hujan 1,078 mm/jam sampai 7,836 mm/jam dengan Energi Kinetik sekitar 0,635 joule sampai 43,62 Joule.
Studi Kejadian Cross Equatorial Northly Surges (CENS) di Pesisir Utara Jakarta: Event Study of Cross Equatorial Northly Surges (CENS) in The North Coast of Jakarta Tri Hadinata; Gentio Harsono; Furqon Alfahmi
Jurnal Chart Datum Vol. 8 No. 1 (2022): Jurnal Chart Datum
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Angkatan Laut (STTAL)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37875/chartdatum.v8i1.229

Abstract

Banjir rob yang terjadi di Pesisir Utara Jakarta disebabkan faktor astonomis, tetapi banjir rob juga seringkali diperkuat dengan adanya fenomena meteorologis. Curah hujan yang lebat akibat adanya Cross Equatorial Northly Surges (CENS) serta angin yang di timbulkan sering menjadi penyabab banjir rob di pesisir di Utara Jakarta. Dengan terjadinya curah hujan yang lebat akibat adanya Cross Equatorial Northly Surges (CENS) serta angin yang di timbulkan sering menjadi penyabab banjir rob di Pesisir di Utara Jakarta. Penelitian ini bertujuan mengetahui curah hujan yang terjadi karena adanya CENS, mengetahui besarnya energi kinetik angin saat kejadian rob di Pesisir Utara Jakarta. Data yang digunakan meliputi data angin diambil dari https: //cds.climate.copernicus.eu/cdsapp#!/dataset/, data curah hujan dari https: //sharaku.eorc.jaxa.jp/GSMaP/index. Waktu penelitian dimulai Januari 2021 dengan lokasi Pesisir Utara Jakarta. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pada umumnya kejadian banjir rob diiringi dengan hujan lebat baik sebelum maupun pada saat banjir rob terjadi. Nilai curah hujan 1,078 mm/jam sampai 7,836 mm/jam dengan Energi Kinetik sekitar 0,635 joule sampai 43,62 Joule.
Perbandingan Data Pasang Surut, Arus, dan Angin dengan Prediksi pada Musim Peralihan Kedua di Laut Timor Tahun 2023: Comparison Between Tide, Current, and Wind Data with Prediction During Second Monsoon Transition in Timor Sea 2023 Candrasa Surya Dharma; Deirus Rizki Khair; Alin Abimanyu; Affan Fadhilah; Nawanto Budi Sukoco; Arochim Arochim; Tomy Ronaldy; Dedi Sugiyanto; Widodo Setiyo Pranowo; Sandy Herho; Ahmad Yusron; Furqon Alfahmi; Akhmad Fahim; Andika Andika; Sigit Cahyono
Jurnal Hidrografi Indonesia Vol 7 No 1 (2025): Jurnal hidrografi Indonesia
Publisher : Pusat Hidro-Oseanografi TNI Angkatan Laut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62703/jhi.v7i1.156

Abstract

Laut Timor memiliki peran geostrategis yang sangat tinggi bagi negara Indonesia dan Australia. Latihan survey bersama perdana antara kedua negara diberi nama Coordinated Hydrography Survey Exercise (CHSE) diselenggarakan pada tahun 2023. CHSE dilaksanakan dengan menggerakkan kapal riset perang KRI Spica milik TNI-AL Indonesia dan HMS Leeuwin milik Royal Navy Australia, yang masing-masing melakukan survey hidro-oseanografi dan meteorologi di wilayah teritorialnya. Data arus dan angin dari hasil survey kemudian dibandingkan dengan data sekunder Copernicus, sedangkan untuk data angin terhadap prediksi BMKG. Tidak terjadi kemunculan siklon selama kegiatan latihan, Kondisi batimetri di Perairan Laut Timor dalam penelitian ini bervariasi dari kedalaman 16,8 s.d. 218,7meter, dengan luas area sebesar 302NM2. Sirkulasi arus diukur menggunakan underway vessel mounted ADCP hingga kedalaman 40 meter, dengan interval rekaman data bervariasi antara 1 menit sampai 45 menit. Selain itu dipasang pula fix mooring current meter pada satu stasiun tetap. Hasil pengukuran menunjukkan pola sirkulasi arus dominan bergerak antara Timur Laut dan Barat Daya, dengan pola keseragaman secara vertikal. Kecepatan arus maksimum 0,273m/s, dan minimum 0,005m/s ke arah Barat Daya. Hal ini sejalan dengan data klimatologis yang menunjukkan pola arus dominan menuju ke Barat Daya dengan kecepatan 0,1 – 0,5 knot. Pola sirkulasi tersebut menunjukkan bahwa Laut Timor dipengaruhi oleh Indonesian Throughflow (ITF), dengan 30% dari variabilitasnya dipengaruhi oleh siklus musiman dari angin monsoon. Laut Timor, pada lapisan kolom airnya, mendapatkan pengaruh lokal dari gelombang kelvin pada kedalaman di bawah 600 meter, dilapisan yang lebih dangkal, arus dibangkitkan oleh kopling siklus gaya pasang surut diurnal dari Laut Banda, semidiurnal dari Samudera Hindia, dan siklus musiman dari gaya angin monsoon.