Uswatun Hasanah
Universitas Muhammadiyah Malang

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Praktik Social Responsibility pada Pedagang Muslim Kaki Lima: Perspektif Triple Bottom Line dan Nilai-Nilai Islam Uswatun Hasanah; Tri Wahyu Oktavendi; Ihyaul Ulum
Jurnal Akuntansi Keuangan dan Bisnis Vol 15 No 1 (2022): Jurnal Akuntansi Keuangan dan Bisnis
Publisher : Politeknik Caltex Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35143/jakb.v15i1.5313

Abstract

The purpose of this study is to reveal the practice of Social Responsibility based on Islamic values. This study uses a qualitative-etnomedology approach with the unit of analysis is a Muslim Street Vendor. Depth interview is used for the data collection technique. The data analysis technique uses the stages of data reduction, data presentation, and verification. Muslim Street Vendors carry out Triple Bottom Line implementation, such as the profit from the sales of Muslim Street Vendors setting aside a portion of their profits for qurban. In terms of people, Muslim Street Vendors provide leftover food and also improve the welfare of their employees by providing incentives for every sale. Lastly, the planetary dimension is reflected in the activity of cleaning the surrounding outlets and disposing of garbage in its place, to maintain environmental sustainability. Islamic Values such as “ukhuwah” and gratitude are internalitation in implementation of SR. In other side, Spiritual Oriented also underlined in Implementation of SR., The implications of the practice of social responsibility seem small, but with the large number of street vendors, these small things can have a very big impact.
Systematic Literature Review: Historitas Dinasti Abbasiyah dan Kontribusi Keilmuan bagi Pendidikan Islam Abad 21 Uswatun Hasanah; Faridi Faridi
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 8, No 4 (2026): In Progress
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edukatif.v8i4.9405

Abstract

Kajian mengenai Dinasti Abbasiyah telah banyak membahas perkembangan ilmu pengetahuan pada masa keemasannya, namun masih sedikit penelitian yang mensintesiskan warisan intelektual Abbasiyah sebagai model konseptual bagi pengembangan pendidikan Islam kontemporer. Penelitian ini bertujuan merekonstruksi warisan intelektual Dinasti Abbasiyah sebagai fondasi arsitektural bagi peradaban Islam abad ke-21 melalui sintesis empat pilar utama, yaitu Bait al-Hikmah, gerakan penerjemahan, dukungan politik terhadap ilmu pengetahuan, dan produksi pengetahuan orisinal. Penelitian menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) dengan mengikuti pedoman PRISMA 2020. Setelah melalui proses identifikasi, penyaringan, penilaian kelayakan, dan seleksi, sebanyak 14 artikel ilmiah dianalisis secara mendalam. Hasil sintesis menunjukkan bahwa keberhasilan peradaban Abbasiyah tidak ditentukan oleh satu faktor tunggal, melainkan oleh integrasi kelembagaan pendidikan, keterbukaan terhadap pertukaran pengetahuan lintas budaya, komitmen politik terhadap pengembangan ilmu pengetahuan, dan budaya inovasi ilmiah yang saling memperkuat. Sinergi keempat aspek tersebut menghasilkan ekosistem keilmuan yang berkelanjutan dan relevan sebagai kerangka pengembangan pendidikan Islam di era global. Temuan ini berimplikasi pada penguatan kebijakan pendidikan Islam berbasis integrasi ilmu, pengembangan strategi dakwah intelektual, serta penyusunan model pendidikan yang adaptif, inovatif, dan berdaya saing dalam menghadapi tantangan peradaban abad ke-21.