Maya Febriyanti
Akbid Harapan Bunda Bima

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Pemberian Imunisasi Dasar pada Bayi di Puskesmas Mpunda Tahun 2021 Maya Febriyanti; Nurislamyati Nurislamyati; Nurhaidah Nurhaidah
Maternal & Neonatal Health Journal Vol 3 No 2 (2022): Maternal & Neonatal Health Journal
Publisher : Neolectura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37010/mnhj.v3i2.757

Abstract

Angka kematian bayi dan balita akibat penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi masih menunjukkan angka yang cukup tinggi. Berdasarkan laporan data imunisasi rutin bulan Oktober 2021, cakupan imunisasi dasar lengkap baru mencapai 58,4% dari target 79,1%. Cakupan vaksinasi yang tinggi dan merata akan membentuk kekebalan kelompok. Untuk mencapai kekebalan kelompok, maka cakupan imunisasi rutin harus mencapai minimal 95% secara merata di seluruh wilayah, sampai unit terkecil yaitu tingkat desa/kelurahan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan pemberian imunisasi dasar pada bayi di Puskesmas Mpunda Tahun 2021. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan rancangan penelitian deskriptif melalui pendekatan Cross Sectional. Populasi adalah seluruh ibu yang mempunyai bayi di Wilayah Kerja Puskesmas Mpunda 519 di Puskesmas Mpunda dengan sampel 45 responden dengan menggunakan tehnik purposive sampling. Analisis dalam penelitian ini adalah univariat dan bivariat dengan menggunakan uji chi square. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar ibu dengan pendidikan SMA/SMK yaitu 37,8%, pekerjaan ibu sebagai IRT 55,6%, pengetahuan kurang yaitu 48,9 %, dan sikap positif yaitu 73,3%. Hasil uji statistik didapatkan bahwa terdapat hubungan antara pendidikan dan sikap ibu dengan pemberian imunisasi bayi.
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Pernikahan Dini Maya Febriyanti; Sri Astuti; Ade Julianti
Oksitosin : Jurnal Ilmiah Kebidanan Vol. 10 No. 2 (2023): OKSITOSIN : Jurnal Ilmiah Kebidanan
Publisher : Prodi D III Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Ibrahimy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35316/oksitosin.v10i2.2342

Abstract

It is estimated that 140 million, or 28 cases per 1,000 women worldwide, early marriage will occur in 2011 and 2022. This research was a quantitative study with a cross-sectional approach and a descriptive design to examine factors related to early marriage in Lasi City, Dompu Regency. in 2021. The population of this study consisted of 48 mothers who were married in 2021. The Chi Square test was used for statistical test analysis in this study. Statistical test results show that information, economics and customs are related to early marriage with each p value (0.00). It is hoped that health workers can really provide education to parents and youth about the best age to marry and have children through health promotion activities