Chandra Nopen
Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Mulia Darma Pratama

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KELENGKAPAN PENGUNGKAPAN LAPORAN KEUANGAN PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA TAHUN 2017-2020 Vita Mustika; Endang Sri Mulatsih; Wandestarido Wandestarido; Sazili Sazili; Chandra Nopen
JEMBATAN (Jurnal Ekonomi, Manajemen, Bisnis, Auditing, dan Akuntansi) Vol 7 No 1 (2022): JEMBATAN (Jurnal Ekonomi, Manajemen, Bisnis, Auditing, dan Akuntansi)
Publisher : P3M STIE Mulia Darma Pratama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengungkapan laporan keuangan merupakan suatu hal yang harus dilakukan oleh perusahaan dalam penyusunan laporan keuangan. Secara konseptual, pengungkapan merupakan bagian integral dari pelaporan keuangan. Secara teknis, Pengungkapan merupakan langkah akhir dalam proses akuntansi yaitu penyajian informasi dalam bentuk seperangkat penuh statement keuangan.Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana perkembangan ukuran perusahaan, profitabilitas dan leverage terhadap kelengkapan pengungkapan laporan keuangan pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2017-2020, Apakah ukuran perusahaan, profitabilitas dan leverageberpengaruh secara parsial terhadap kelengkapan pengungkapan laporan keuangan pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2017-2020, dan Apakah ukuran perusahaan, profitabilitas dan leverage berpengaruh secara simultan terhadap kelengkapan pengungkapan laporan keuangan pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2017-2020. Metode penelitian pada penelitian ini adalah metode deskriptif dan metode verifikatif. Dari hasil penelitian yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa Faktor yang mempengaruhi kelengkapan pengungkapan laporan keuangan pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun 2017-2020 secara parsial adalah variabel profitablitas. Sedangkan yang tidak mempengaruhi kelengkapan pengungkapan adalahvariabel leverage dan ukuran perusahaan. Secara simultan dapat disimpulkan bahwa minimal ada satu variabel yang berpengaruh terhadap kelengkapan pengungkapan laporan keuangan pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun 2017-2020.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KELENGKAPAN PENGUNGKAPAN LAPORAN KEUANGAN PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA TAHUN 2017-2020 Vita Mustika; Endang Sri Mulatsih; Wandestarido Wandestarido; Sazili Sazili; Chandra Nopen
JEMBATAN (Jurnal Ekonomi, Manajemen, Bisnis, Auditing, dan Akuntansi) Vol 7 No 1 (2022): JEMBATAN (Jurnal Ekonomi, Manajemen, Bisnis, Auditing, dan Akuntansi)
Publisher : P3M STIE Mulia Darma Pratama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengungkapan laporan keuangan merupakan suatu hal yang harus dilakukan oleh perusahaan dalam penyusunan laporan keuangan. Secara konseptual, pengungkapan merupakan bagian integral dari pelaporan keuangan. Secara teknis, Pengungkapan merupakan langkah akhir dalam proses akuntansi yaitu penyajian informasi dalam bentuk seperangkat penuh statement keuangan.Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana perkembangan ukuran perusahaan, profitabilitas dan leverage terhadap kelengkapan pengungkapan laporan keuangan pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2017-2020, Apakah ukuran perusahaan, profitabilitas dan leverageberpengaruh secara parsial terhadap kelengkapan pengungkapan laporan keuangan pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2017-2020, dan Apakah ukuran perusahaan, profitabilitas dan leverage berpengaruh secara simultan terhadap kelengkapan pengungkapan laporan keuangan pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2017-2020. Metode penelitian pada penelitian ini adalah metode deskriptif dan metode verifikatif. Dari hasil penelitian yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa Faktor yang mempengaruhi kelengkapan pengungkapan laporan keuangan pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun 2017-2020 secara parsial adalah variabel profitablitas. Sedangkan yang tidak mempengaruhi kelengkapan pengungkapan adalahvariabel leverage dan ukuran perusahaan. Secara simultan dapat disimpulkan bahwa minimal ada satu variabel yang berpengaruh terhadap kelengkapan pengungkapan laporan keuangan pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun 2017-2020.
Analisis Kinerja Keuangan Terhadap Pelaksanaan Akuntabilitas Laporan Keuangan Sebagai Cerminan Kebijakan Investasi Pada STIKes Muhammadiyah Palembang Chandra Nopen
JEMBATAN (Jurnal Ekonomi, Manajemen, Bisnis, Auditing, dan Akuntansi) Vol 4 No 1 (2019): JEMBATAN (Jurnal Ekonomi, Manajemen, Bisnis, Auditing, dan Akuntansi)
Publisher : P3M STIE Mulia Darma Pratama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis kinerja keuangan terhadap pelaksanaan akuntabilitas laporan keuangan sebagai cerminan kebijakan investasi pada STIKes Muhammadiyah Palembang Tahun 2011-2013. Alat untuk menginterpretasikan kondisi keuangan suatu perusahaan dapat menggunakan rasio keuangan. Metode penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan Instrument menggunakan data sekunder yang diperoleh dari Laporan Keuangan STIKes Muhammadiyah Palembang Tahun 2011-2013. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa kinerja keuangan STIKes Muhammadiyah Palembang selama tiga tahun terakhir jika dilihat dari Rasio Likuiditas, Current Ratio meningkat sebesar 0,68 % dan Quick Ratio mengalami penurunan sebesar 7,64. Kondisi Rasio Solvabilitas ditinjau dari Debet to Asset Ratio meningkat sebesar 3,05% dan Debet to Equity Ratio meningkat sebesar 7,50%, artinya kemampuan untuk melunasi kewajibannya terpenuhi. Rasio Profitabilitas ditinjau dari Reurn on Equity meningkat sebesar 0,55%, artinya kemampuan perusahaan dalam menghasilkan keuntungan baik. Perolehan dari analisis rasio keuangan berpengaruh terhadap akuntabilitas laporan keuangan yang sangat efektif ditinjau dari penilaian kinerja pendapatan dengan kriteria penilaian > 100% yang berarti akuntabilitas sangat efektif. Setelah dilakukan penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan acuan perusahaan untuk melakukan analisis rasio keuangan serta perusahaan mampu memaksimalkan pendapatan sebagai pelaksaan akuntabilitas dengan cara meningkatkan jumlah investasi. Dalam penelitian ini masih sedikit data laporan keuangan yang dapat dianalisis karena keterbatasan data yang diperoleh mengenai kinerja keuangan dan akuntabilitas laporan keuangan