Endang Sri Mulatsih
Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Mulia Darma Pratama

Published : 7 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Pengaruh Kualitas Audit, Likuiditas, Solvabilitas dan Profitabilitas Terhadap Opini Audit Going Concern Pada Perusahaan Perdagangan di Bursa Efek Indonesia Yuni Anggraini; Endang Sri Mulatsih; Feronika Rosalin
JEMBATAN (Jurnal Ekonomi, Manajemen, Bisnis, Auditing, dan Akuntansi) Vol 5 No 2 (2020): JEMBATAN (Jurnal Ekonomi, Manajemen, Bisnis, Auditing, dan Akuntansi)
Publisher : P3M STIE Mulia Darma Pratama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54077/jembatan.v5i2.24

Abstract

Companies that want to survive and advance need to develop new strategies. In an economy like this, nothing is always safe from competition, both local and global. Likewise, companies in the trading, service and investment industry sectors listed on the Indonesia Stock Exchange. The formulation of the problem in this research is the development of the influence of audit quality, liquidity, solvency and profitability on going concern audit opinion on trading companies on the Indonesia Stock Exchange for the period 2016-2018 seen partially and simultaneously. The purpose of this study was to see the development of the influence of audit quality, liquidity, solvency, profitability partially and simultaneously. The period used in this research is 2016-2018. The populations in this study are trading companies listed on the IDX. The sample selection used purposive sampling method. Data analysis used to test the hypothesis is to use logistic regression analysis techniques. Based on the results of the study, it shows that research shows that partially, audit quality, liquidity, and solvency do not have a significant effect on going concern audit opinion. Meanwhile, simultaneously, there is at least one variable that has a significant influence on going-concern audit opinion.
Pengaruh Persepsi Wajib Pajak Usaha Mikro Kecil Menengah Terhadap Pembayaran dan Pelaporan Pajak Secara Online Pada Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Seberang Ulu Palembang Septiana Wulandari; Endang Sri Mulatsih
JEMBATAN (Jurnal Ekonomi, Manajemen, Bisnis, Auditing, dan Akuntansi) Vol 4 No 2 (2019): JEMBATAN (Jurnal Ekonomi, Manajemen, Bisnis, Auditing, dan Akuntansi)
Publisher : P3M STIE Mulia Darma Pratama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54077/jembatan.v4i2.46

Abstract

Perception of UMKM taxpayers is an internal process that allows choosing, organizing, interpreting stimuli from the environment and the process influences behavior. Individuals or entities, including taxpayers, tax cutters, and tax collectors, who have tax rights and obligations in accordance with the provisions of taxation laws and regulations. Factors that can influence the acceptance of information technology by users can use the Technology Acceptance Model (TAM). TAM is a model that explains factors that can affect users (tax employees), when using or utilizing information technology. Online tax payments and reporting are a means for the Directorate General of Taxes (DGT) to oversee electronic payments and reporting called e-payment. This research was conducted at the KPP Pratama Seberang Ulu Palembang. The research method used is associative method. Data collection is done by means of interviews, questionnaires, and literature studies. Data sources used are primary data and secondary data. The results of the respondents' research on the perception of MSME taxpayers who were examined who answered strongly disagree (0.5%), disagree (5.5%), answer doubt (50%), who answered agree (35%) and answered strongly agree (9%). And respondents about online tax payments and reporting that answered strongly disagree (0%), disagree (4.5%), answer doubtfully (42%), who answered agree (40%) and answered very agree (13.5%). From the results of the classic assumption test there are no symptoms of autocorrelation, multicollinearity, and heteroscedasticity. Simple regression equation Y = 11,332 0,392 X. From the results of hypothesis testing shows that Ho is rejected or accepts HA means that the perception of MSME taxpayers affects the payment and tax reporting online. The coefficient of determination of value is 0.105 or 10.5%. This indicates that the influence of the UMKM taxpayer perception variable on online tax payments and reporting is 10.5%. The remaining 89.5% is influenced by variables not included in the study.
PENGARUH UKURAN PERUSAHAAN, LABA/RUGI PERUSAHAAN, DAN OPINI AUDIT TERHADAP AUDIT DELAY PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA Inda Qoriah Fatimah; Endang Sri Mulatsih
JEMBATAN (Jurnal Ekonomi, Manajemen, Bisnis, Auditing, dan Akuntansi) Vol 6 No 2 (2021): JEMBATAN (Jurnal Ekonomi, Manajemen, Bisnis, Auditing, dan Akuntansi)
Publisher : P3M STIE Mulia Darma Pratama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54077/jembatan.v6i2.65

Abstract

Audit delay adalah lamanya hari yang dibutuhkan auditor untuk menyelesaikan pekerjaan auditnya, diukur dari tanggal penutupan tahun buku hingga tanggal diterbitkannya laporan audit. Audit delay memiliki faktor-faktor yang mempengaruhi diantaranya ukuran perusahaan, laba/rugi perusahaan, dan opini audit. Perumusan dalam masalah penelitian bagaimana pengaruh ukuran perusahaan, laba/rugi perusahaan, dan opini audit secara simultan serta parsial terhadap audit delay. Tujuan penelitian ini mengetahui pengaruh ukuran perusahaan, laba/rugi perusahaan, dan opini audit secara simultan serta parsial terhadap audit delay. Metode dalam penelitian ini menggunakan analistis deskriptif dan verifikatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: ukuran perusahaan tidak berpengaruh negatif terhadap audit delay, ditunjukkan nilai thitung -1,403 berada diantara ttabel atau -3,375 ≤ ttabel ≤ 3,375 dan signifikasi lebih kecil dari 0,05 (0,001 < 0,005). Laba/rugi perusahaantidak berpengaruh terhadap audit delay, ditunjukannilai thitung -0,748 berada diantara ttabel atau -3,375 ≤ ttabel ≤ 3,375 dan signifikasi lebih kecil dari 0,05 (0,001 < 0,005). opini audit tidak berpengaruh terhadap audit delay, ditunjukkan nilai thitung -0,994 berada diantara ttabel atau-3,375 ≤ ttabel ≤ 3,375 dan signifikasi lebih kecil dari 0,05 (0,001 < 0,005).
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KELENGKAPAN PENGUNGKAPAN LAPORAN KEUANGAN PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA TAHUN 2017-2020 Vita Mustika; Endang Sri Mulatsih; Wandestarido Wandestarido; Sazili Sazili; Chandra Nopen
JEMBATAN (Jurnal Ekonomi, Manajemen, Bisnis, Auditing, dan Akuntansi) Vol 7 No 1 (2022): JEMBATAN (Jurnal Ekonomi, Manajemen, Bisnis, Auditing, dan Akuntansi)
Publisher : P3M STIE Mulia Darma Pratama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengungkapan laporan keuangan merupakan suatu hal yang harus dilakukan oleh perusahaan dalam penyusunan laporan keuangan. Secara konseptual, pengungkapan merupakan bagian integral dari pelaporan keuangan. Secara teknis, Pengungkapan merupakan langkah akhir dalam proses akuntansi yaitu penyajian informasi dalam bentuk seperangkat penuh statement keuangan.Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana perkembangan ukuran perusahaan, profitabilitas dan leverage terhadap kelengkapan pengungkapan laporan keuangan pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2017-2020, Apakah ukuran perusahaan, profitabilitas dan leverageberpengaruh secara parsial terhadap kelengkapan pengungkapan laporan keuangan pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2017-2020, dan Apakah ukuran perusahaan, profitabilitas dan leverage berpengaruh secara simultan terhadap kelengkapan pengungkapan laporan keuangan pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2017-2020. Metode penelitian pada penelitian ini adalah metode deskriptif dan metode verifikatif. Dari hasil penelitian yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa Faktor yang mempengaruhi kelengkapan pengungkapan laporan keuangan pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun 2017-2020 secara parsial adalah variabel profitablitas. Sedangkan yang tidak mempengaruhi kelengkapan pengungkapan adalahvariabel leverage dan ukuran perusahaan. Secara simultan dapat disimpulkan bahwa minimal ada satu variabel yang berpengaruh terhadap kelengkapan pengungkapan laporan keuangan pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun 2017-2020.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KELENGKAPAN PENGUNGKAPAN LAPORAN KEUANGAN PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA TAHUN 2017-2020 Vita Mustika; Endang Sri Mulatsih; Wandestarido Wandestarido; Sazili Sazili; Chandra Nopen
JEMBATAN (Jurnal Ekonomi, Manajemen, Bisnis, Auditing, dan Akuntansi) Vol 7 No 1 (2022): JEMBATAN (Jurnal Ekonomi, Manajemen, Bisnis, Auditing, dan Akuntansi)
Publisher : P3M STIE Mulia Darma Pratama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengungkapan laporan keuangan merupakan suatu hal yang harus dilakukan oleh perusahaan dalam penyusunan laporan keuangan. Secara konseptual, pengungkapan merupakan bagian integral dari pelaporan keuangan. Secara teknis, Pengungkapan merupakan langkah akhir dalam proses akuntansi yaitu penyajian informasi dalam bentuk seperangkat penuh statement keuangan.Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana perkembangan ukuran perusahaan, profitabilitas dan leverage terhadap kelengkapan pengungkapan laporan keuangan pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2017-2020, Apakah ukuran perusahaan, profitabilitas dan leverageberpengaruh secara parsial terhadap kelengkapan pengungkapan laporan keuangan pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2017-2020, dan Apakah ukuran perusahaan, profitabilitas dan leverage berpengaruh secara simultan terhadap kelengkapan pengungkapan laporan keuangan pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2017-2020. Metode penelitian pada penelitian ini adalah metode deskriptif dan metode verifikatif. Dari hasil penelitian yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa Faktor yang mempengaruhi kelengkapan pengungkapan laporan keuangan pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun 2017-2020 secara parsial adalah variabel profitablitas. Sedangkan yang tidak mempengaruhi kelengkapan pengungkapan adalahvariabel leverage dan ukuran perusahaan. Secara simultan dapat disimpulkan bahwa minimal ada satu variabel yang berpengaruh terhadap kelengkapan pengungkapan laporan keuangan pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun 2017-2020.
Pengaruh Sosialisasi Perpajakan, Pengetahuan, dan Pemahaman Wajib Pajak Terhadap Kepatuhan Wajib Pajak Badan dan Orang Pribadi Usaha Mikro Kecil Menengah Pada Kantor Pelayanan Pajak Pratama Seberang Ulu Palembang Intan Ignatius Saputra; Endang Sri Mulatsih
JEMBATAN (Jurnal Ekonomi, Manajemen, Bisnis, Auditing, dan Akuntansi) Vol 4 No 1 (2019): JEMBATAN (Jurnal Ekonomi, Manajemen, Bisnis, Auditing, dan Akuntansi)
Publisher : P3M STIE Mulia Darma Pratama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pajak merupakan sumber penerimaan terbesar bagi negara. Setiap tahun pendapatan pemerintah dari pajak mengalami peningkatan. Peningkatan pendapatan tersebut diimbangi dengan pengupayaan pemerintah dalam berbagai kebijakan yang meningkatkan kepatuhan Wajib Pajak dalam memenuhi kewajibannya. Berbagai peraturan baru semakin banyak dikeluarkan dengan harapan masyarakat dapat berpartisipasi aktif dalam memenuhi kewajiban perpajakan.Peraturan Pemerintah Nomor 46 Tahun 2013 pada tanggal 12 Juni 2013 dan mulai diberlakukan tanggal 01 Juli 2013. Berdasarkan ketentuan ini, mengatur tentang penghasilan Wajib Pajak yang dikenakan tarif 1% dengan kriteria omzet yang tidak melebihi dari 4,8 Milyar dalam 1 (satu) tahun pajak. Tempat penelitian dilakukan di Kantor Pelayanan Pajak Pratama Seberang Ulu Palembang. Data yang digunakan data primer dan sekunder. Teknik pengumpulan data dalam skripsi ini menggunakan teknik dokumentasi dan kuesioner. Teknik analisis data yang digunakan adalah regresi linear berganda dengan alat bantu SPSS v 22. Hasil penelitian uji t menunjukkan bahwa sosialisasi perpajakan (0,004), pengetahuan perpajakan (0,002), pemahaman Wajib Pajak (0,000) berpengaruh secara parsial terhadap kepatuhan Wajib Pajak UMKM Badan dan Orang Pribadi pada KPP Pratama Seberang Ulu Palembang, dan hasil uji F menunjukkan bahwa sosialisasi perpajakan, pengetahuan perpajakan, pemahaman Wajib Pajak berpengaruh secara simultan terhadap kepatuhan Wajib Pajak UMKM Badan dan Orang Pribadi pada KPP Pratama Seberang Ulu Palembang. Kesimpulannya bahwa sosialisasi, pengetahuan, dan pemahaman Wajib Pajak di KPP seberang ulu tergolong baik dalam kepatuhan Wajib Pajak.
ANALISIS LAPORAN ARUS KAS PADA PT. UNILEVER INDONESIA TBK YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE 2018-2022 Azalika Putri Shaqinah; Endang Sri Mulatsih; Echi Kurniati; Miftahul Jannah; Winda Feriyana
JURNAL ILMIAH EDUNOMIKA Vol 8, No 3 (2024): EDUNOMIKA
Publisher : ITB AAS Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29040/jie.v8i3.14585

Abstract

The aim of this study was to compare the cash flow statements for each operating, funding, and investing activity at PT. Unilever Indonesia Tbk for the years 2018–2022. It also sought to ascertain how the cash flow statement's performance at PT. Unilever Indonesia Tbk for the same period was perceived using cash flow ratio analysis. The financial statements for the years 2018 through 2022 of PT. Unilever Indonesia tbk are the subject of this study, which has its locus at that company. The descriptive approach of data analysis is employed in conjunction with qualitative research methods. The study's findings show that because revenue surpasses expenses, the company's operating cash flow is positive from 2018 to 2022. However, because cash from operations is utilized to pay dividends, investments, and loans, finance and investment activities typically result in negative outcomes. The company's ability to cover interest charges varies with a ratio of 78%, while its ability to pay current liabilities with operational cash flow is just 64%. Cash coverage to current debt varies as well; it can be as high as 111%, yet the capital expenditure ratio is as low as 105%. The cash flow to total debt ratio is erratic at 59%, and over the next five years, it will be 42% for the cash flow adequacy ratio. Keywords: Analysis of cash flow ratios and cash flow statements