Kotoran ternak kambing di Desa Tumpakkepuh belum dimanfaatkan secara maksimal karena kurangnya minat peternak kambing Desa Tumpakkepuh dalam mengelola kotoran ternak kambing menjadi pupuk cair. Petani Desa Tumpakkepuh menggunakan pupuk anorganik dalam mengelola tanamannya. Mahasiswa Universitas Nahdlatul Ulama Blitar melaksanakan penyuluhan mengenai pemanfaatan kotoran ternak kambing menjadi pupuk cair kepada para peternak kambing dan para petani Desa Tumpakkepuh. Tujuan penyuluhan untuk memberikan pemahaman kepada para peternak kambing dan para petani Desa Tumpakkepuh mengenai pemanfaataan kotoran ternak kambing menjadi pupuk cair. Penyuluhan dilaksanakan di balai Desa Tumpakkepuh pada Selasa, 25 Januari 2022. Metode kegiatan yang dilakukan adalah percobaan, penyuluhan, dan praktik. Pengabdian ini identik pada praktik untuk memanfaatkan kotoran ternak dan melibatkan percobaan untuk membuat pupuk cair. Hasil penyuluhan mengenai pemanfaatan kotoran kambing sebagai pupuk cair terhadap peternak kambing dan petani Desa Tumpakkepuh yaitu mendapatkan hasil yang berpengaruh terhadap minat para peternak kambing di Desa Tumpakkepuh untuk memanfaatkan kotoran ternak kambing menjadi pupuk cair dan tumbuh minat para petani Desa Tumpakkepuh untuk mengaplikasikan pupuk cair pada tanamannya. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa aplikasi pupuk cair mampu meningkatkan pertambahan tinggi dan kesuburan tanaman.