Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

SISTEM MODERNISASI ADMINISTRASI PERPAJAKAN, SANKSI PERPAJAKAN DAN KESADARAN PERPAJAKAN TERHADAP KEPATUHAN WAJIB PAJAK ORANG PRIBADI Sri Wahyuningsih; Firmansyah
OBOR: Oikonomia Borneo Vol. 4 No. 2 (2022): Oktober
Publisher : University of Widya Gama Mahakam Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/obor.v4i2.1767

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Sistem Modernisasi Administrasi Perpajakan, Sanksi Perpajakan dan Kesadaran Perpajakan Terhadap Kepatuhan Wajib Pajak Orang Pribadi (WPOP) di Kalimantan Timur. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dengan menggunakan metode penelitian kuantitatif. Data yang diperoleh dalam penelitian ini yaitu dari penyebaran kuesioner kepada WPOP yang memiliki NPWP dan berdomisili Kalimantan Timur. Penelitian ini menggunakan uji validitas dan reliabilitas, statistik deskriptif, uji asumsi klasik, serta menggunakan alat analisis statistik dengan bantuan program computer SPSS ver 25.0 untuk mengetahui pengaruh masing-masing variabel. Dari hasil analisis uji secara parsial diketahui bahwa Sistem 2Modernisasi Administrasi Perpajakan, Sanksi Perpajakan dan Kesadaran Perpajakan berpengaruh Terhadap Kepatuhan Wajib Pajak Orang Pribadi (WPOP). Hasil pengujian secara simulasi menyatakan secara bersama-sama mempunyai pengaruh yang siginifikan terhadap kepatuhan wajib pajak orang pribadi.
ANALISIS PERBANDINGAN KINERJA KEUANGAN PADA BANK MANDIRI TBK DAN BANK RAKYAT INDONESIA (BRI) TBK PERIODE TAHUN 2018 - 2022 Mara Dwi Saputri; Erni Setiawati; Firmansyah Firmansyah; Devy Putri Milanda
OBOR: Oikonomia Borneo Vol. 5 No. 2 (2023): Oktober
Publisher : University of Widya Gama Mahakam Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/obor.v5i2.2468

Abstract

Penelitian ini untuk mengetahui perbedaan analisis kinerja keuangan Bank Mandiri dan Bank Rakyat Indonesia periode tahun 2018 - 2022 dilihat dari laporan keuangan bank dengan menggunkan metode bersifat Kuantitatif. Populasi yang diambil dalam penelitian ini adalah laporan keuangan Bank Mandiri tbk dan Bank Rakyat Indonesia (BRI) tbk yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode tahun 2018 -2022. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini yaitu laporan posisi keuangan, aporan laba rugi, laporan perubahan ekuitas, laporan arus kas, dan catatan atas laporan keuangan Bank Mandiri dan Bank Rakyat Indonesia selama tahun 2018 - 2022. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah rasio keuangan bank yaitu : Loan To Deposit Ratio (LDR), Non Performing Loan (NPL), Return On Assets (ROA), Return On Equity (ROE), Net Profit Margin (NPM), Biaya Operasional Terhadap Pendapatan Operasional (BOPO), Assets Utilization (AU) dan Leverage Multiplier (LM). Hasil penelitian ini Dilihat dari Rasio Loan To Deposit Ratio (LDR) tidak terdapat perbedaan kinerja keuangan yang signifikan pada Bank Mandiri Tbk dan Bank Rakyat Indonesia Tbk, Rasio Non Performing Loan (NPL) terdapat perbedaan kinerja keuangan yang signifikan pada Bank Mandiri Tbk dan Bank Rakyat Indonesia Tbk, Rasio Return On Assets (ROA) tidak terdapat perbedaan kinerja keuangan yang signifikan pada Bank Mandiri Tbk dan Bank Rakyat Indonesia Tbk, Rasio Return On Equity (ROE) tidak terdapat perbedaan kinerja keuangan yang signifikan pada Bank Mandiri Tbk dan Bank Rakyat Indonesia Tbk, Rasio Net Profit Margin (NPM) tidak terdapat perbedaan kinerja keuangan yang signifikan pada Bank Mandiri Tbk dan Bank Rakyat Indonesia Tbk, Rasio Biaya Operasional Terhadap Pendapatan Operasional (BOPO) tidak terdapat perbedaan kinerja keuangan yang signifikan pada Bank Mandiri Tbk dan Bank Rakyat Indonesia Tbk, Rasio Assets Utilization (AU) terdapat perbedaan kinerja keuangan yang signifikan pada Bank Mandiri Tbk dan Bank Rakyat Indonesia Tbk, dan Rasio Leverage Multiplier (LM) tidak terdapat perbedaan kinerja keuangan yang signifikan Pada Bank Mandiri Tbk dan Bank Rakyat Indonesia Tbk.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERPENGARUH TERHADAP HARGA DAN RETURN SAHAM PADA PERUSAHAAN PERBANKAN (PERSERO) YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA TAHUN 2017-2022 Desi Nadia Natalia; Erni Setiawati; Firmansyah Firmansyah; Nadya Yunan
OBOR: Oikonomia Borneo Vol. 6 No. 1 (2024): April
Publisher : University of Widya Gama Mahakam Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/obor.v6i1.2530

Abstract

The stock price serves as a crucial benchmark for assessing a company's operational quality and prospects. The higher a company's stock price, the better its prospects. Conversely, if a company's stock price is low, it may indicate less promising priorities and prospects. Return on stock is a critical parameter that reflects the difference between the stock's book value and market price. This value indicates the extent of profit a company gains from stock sales transactions. Return on stock is one of the key indicators in evaluating a company's performance and attracting investor interest. This research employs a reliable quantitative method to analyze complex phenomena and produce robust and dependable findings. The selected population consists of four banking companies listed on the Indonesia Stock Exchange during the period from 2017 to 2022, providing broad and relevant data coverage to depict long-term trends. The applied data analysis technique is multiple linear regression analysis, enabling researchers to identify and measure cause-and-effect relationships between relevant variables. The research yields intriguing results, demonstrating that Loan to Deposit Ratio, Return on Asset, and Debt to Equity Ratio have a negative and significant impact on Stock Price. In contrast, Stock Price itself shows a positive and significant influence on stock return. The conclusion of this study offers valuable insights to market participants, investors, and stakeholders associated with the examined banking companies. The analysis outcomes can be used as a foundation for making intelligent and strategic investment decisions, as well as providing profound understanding of the factors influencing a company's stock performance in the capital market. Keywords: Stock Price, Loan to Deposit Ratio, Return on Asset, Debt to Equity Ratio, Stock Return.
PENGARUH PROFITABILITAS, FINANCIAL DISTRESS TERHADAP MANAJEMEN LABA DI MODERASI UKURAN PERUSAHAAN PADA PERUSAHAAN INDUSTRI DASAR DAN KIMIA YANG TERDAFTAR DI BUSRSA EFEK INDONESIA PERIODE 2019-2022 Tika Taruk Padang; Muhammad Astri Yulidar Abbas; Siti Rohmah; Firmansyah Firmansyah
OBOR: Oikonomia Borneo Vol. 6 No. 2 (2024): Oktober
Publisher : University of Widya Gama Mahakam Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/obor.v6i2.2849

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh profitabilitas, financial distress terhadap manajemen laba di moderasi ukuran perusahaan. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif menggunakan data sekunder dengan mengumpulkan data dari Bursa Efek Indonesia (BEI). Populasi penelitian ini berjumlah 96 perusahaan dengan sampel yang terpilih adalah 92 perusahaan industri dasar dan kimia. Teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah dengan mengumpulkan laporan keuangan tahunan perusahaan sektor industri dasar dan kimia dari 2019 – 2022 tentang profitabilitas, financial distress, manajemen laba dan ukuran perusahaan. Laporan keuangan yang dikumpulkan kemudian dianalisis menggunakan aplikasi SPSS versi 22. Analisis yang digunakan adalah analisis regresi berganda dan Moderated Regression Analysis. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa thitung profitabilitas 1.998 > ttabel1.98667 artinya, variabel profitabilitas berpengaruh positif terhadap manajemen laba sehingga hipotesis diterima, thitung financial distress -2.419 < ttabel 1.98667 artinya, variabel financial distress berpengaruh negatif terhadap manajemen laba sehingga hipotesis ditolak. Profitabilitas, financial distress memiliki Sig 0.025 < 0,05 artinya berpengaruh terhadap manajemen laba, ukuran perusahaan memoderasi profitabilitas terhadap manajemen laba memiliki Sig 0.031 < 0,05, dan ukuran perusahaan memoderasi financial distress Sig 0.034 < 0.05 terhadap manajemen laba, sehingga hipotesis diterima
PENGARUH PROFITABILITAS, LEVERAGE, DAN UKURAN PERUSAHAAN TERHADAP TAX AVOIDANCE PADA PERUSAHAAN SUB SEKTOR MAKANAN&MINUMAN YANG TERDAFTAR DI BEI 2018-2022: PENGARUH PROFITABILITAS, LEVERAGE, DAN UKURAN PERUSAHAAN TERHADAP TAX AVOIDANCE PADA PERUSAHAAN SUB SEKTOR MAKANAN&MINUMAN YANG TERDAFTAR DI BEI 2018-2022 Dwi Fitria Fajar Riyanti; Erni Setiawati; Firmansyah Firmansyah; Devy Putri Milanda
OBOR: Oikonomia Borneo Vol. 6 No. 2 (2024): Oktober
Publisher : University of Widya Gama Mahakam Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/obor.v6i2.2857

Abstract

Abstract Dwi fitria fajar riyanti, PENGARUH PROFITABILITAS, LEVERAGE, DAN UKURAN PERUSAHAAN TERHADAP TAX AVOIDANCE PADA PERUSAHAAN SUB SEKTOR MAKANAN&MINUMAN YANG TERDAFTAR DI BEI 2018-2022, Dosen pembim bing 1,Bapak Umar Hi Salim.,SE.,MM Dosen pembimbing 11 Bapak Firmansyah,SE.,M.AK Tujuan penelitian ini untuk menegetahui pengaruh ukuran perusahaan, leverage, dan profitabilitas terhadap tax avoidance pada perusahaan sub sektor makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2018-2022. Variabel X yang digunakan dalam penelitian ini adalah ukuran perusahaan, leverage, dan profitabilitas. Variabel Y yang digunakan adalah tax avoidance. Sampel dalam penelitian ini ditentukan dengan menggunakan teknik purposive sampling sehingga dapat sebanyak 85 sampel dari perusahaan yang terdaftar di bursa efek indonesia periode 2018-2022. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif. Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi liniear berganda dengan menggunakan aplikasi SPSS. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa leverage berpengaruh terhadap tax avoidance, sedangkan ukuran perusahaan dan profitabilitas tidak berpengaruh terhadap tax avoidance. Dari hasil tabel V.6 dapat diketahui bahwa nilai Asymp. Sig. (2-tailed) sebesar 0,901 lebih besar dari 0,05 (0,901 > 0,05). Sehingga peneliti dapat simpulkan bahwa data penelitian yang diperoleh dari sampel tersebut sudah berdistribusi normal.