Syaefudin Achmad
Unknown Affiliation

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN MATERI QUR’AN HADITS INTEGRATIF-INKLUSIF DI MADRASAH ALIYAH Syaefudin Achmad
INSANIA : Jurnal Pemikiran Alternatif Kependidikan Vol 24 No 2 (2019)
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan IAIN Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (413.799 KB) | DOI: 10.24090/insania.v24i2.2860

Abstract

One of the factors that determine the achievement of educational goals is learning. The Good learning can have a positive influence on students. Among the learning models that can be an alternative are learning based on an integrative-inclusive approach. The purpose of this learning model is so that students are able to integrate religious material with science, and have an inclusive, moderate, tolerant, and respectful personality among others. This goal is very important because Indonesia is an ocean of diverse ethnicity, language, customs, and religion. Learning through an intensive, inclusive approach can be done in Qur'an Hadiths at Madrasah Aliyah (MA). The Qur'an Hadith is an important subject because it deals with the source of Islam. In addition, students in Madrasah Aliyah (MA) have started to think critically, and are able to be brought into integrative-inclusive learning models. Keyword: Learning, Integrative-Inclusive, Qur'an Hadiths
Pendidikan Islam Berbasis Kisah: Nilai Pendidikan Islam dalam Sirah Nabi Syaefudin Achmad
INSANIA : Jurnal Pemikiran Alternatif Kependidikan Vol 26 No 2 (2021)
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan IAIN Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (374.791 KB) | DOI: 10.24090/insania.v26i2.5201

Abstract

The purpose of this study is to analyze the values of Islamic education in the life story of the Prophet Muhammad. The story contains lessons, morals, and values for all humans. The storytelling technique is very effective in attracting students to listen to a story. Students can imitate good characters and not imitate bad ones. The story of the Prophet Muhammad contains many values of Islamic education that can be imitated by students. Students are expected to imitate the morals of the Prophet Muhammad after listening to his story. This research is library research with the data source in the form of a manuscript containing the story of the Prophet Muhammad. This research uses documentation data collection techniques as well as inductive data analysis. The findings of this study show that there are values of Islamic education in the story of the Prophet Muhammad, including the values of hardworking, fair, patient, humble, honest, forgiving, and trustworthy.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR FIQIH MATERI JUAL BELI DENGAN METODE BERMAIN PERAN DAN BRAINSTORMING PADA SISWA KELAS IX A MTS DARUL FALAH PRINGSURAT KABUPATEN TEMANGGUNG Nilna Muawanah; Syaefudin Achmad
Kognisi: Jurnal Ilmu Keguruan Vol. 1 No. 1 (2023)
Publisher : Pusat Studi Penelitian dan Evaluasi Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59698/kognisi.v1i1.6

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah penerapan metode Bermain Peran dan Brainstorming dapat meningkatkan hasil belajar Fiqih materi jual beli pada siswa kelas IX A MTs Darul Falah Pringsurat Kabupaten Temanggung Tahun Ajaran 2020/2021. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IX A MTs Darul Falah Pringsurat Kabupaten Temanggung yang terdiri dari 30 siswa yaitu 12 laki-laki dan 18 perempuan. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang terdiri dari 2 siklus yang setiap siklusnya merupakan rangkaian kegiatan yang masing-masing terdiri dari 4 tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini menggunakan metodoe pengumpulan data berupa tes tertulis, lembar observasi, dan dokumentasi. Anlisis data dilakukan dengan membandingkan antara skor nilai setiap siklus dengan KKM (Kriteria Ketuntasan Minimal) yang telah ditetapkan yaitu 70 (sesuai dengan KKM yang diberlakukan di MTs Darul Falah Pringsurat) sekaligus ditandai dengan adanya peningkatan Kriteria Ketuntasan Klasikal. Berdasarkan hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan metode bermain peran dan brainstorming dapat meningkatkan hasil belajar Fiqih materi jual beli pada siswa kelas IX A MTs Darul Falah Pringsurat Kabupaten Temanggung tahun Ajaran 2020/2021. Hal ini dibuktikan dengan hasil pra siklus sebelum menerapkan metode bermain peran dan brainstorming hanya 14 siswa atau (46,7%) yang memenuhi Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM), sedangkan yang belum tuntas sebanyak 16 siswa (53,3%). Selanjutnya pada siklus I terdapat 23 (76%) siswa yang memenuhi Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) dan 9 siswa (24%) belum memenuhi KKM. Pada siklus II ada 28 siswa (93%) yang memenuhi KKM dan 2 siswa (7%) yang belum memenuhi KKM. Oleh karena itu, penelitian tindakan kelas ini dinyatakan berhasil karena telah mencapai batas keberhasilan klasikal sebesar 85%.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR AKIDAH AKHLAK MATERI AKHLAK TERCELA MENGGUNAKAN METODE ROLE PLAYING DAN JIGSAW PADA SISWA MTs AL-IHSAN DOGLO KABUPATEN BOYOLALI Ainayya Salsabila; Syaefudin Achmad
Kognisi: Jurnal Ilmu Keguruan Vol. 1 No. 1 (2023)
Publisher : Pusat Studi Penelitian dan Evaluasi Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59698/kognisi.v1i1.7

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar Akidah Akhlak materi Akhlak Tercela (ananiah, putus asa, ghadab, tamak) Dengan menggunakan Metode Role playing dan Jigsaw Pada siswa Kelas VIII MTs Al-Ihsan Doglo Tahun Ajaran 2021/2022. Subjek yang diteliti terdiri dari 37 Perempuan. Penelitian ini merupakan penelitian Tindakan kelas, dengan menggunakan dua siklus . tiap siklus terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara, observasi, tes, dan dokumentasi. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah membandingkan pencapaian dengan Ketuntasan Belajar Minimal (KBM) yang ditentukan sekolah yaitu 72 dan ditandai dengan upaya meningkatkan Kriteria ketutasan Klasikal sebesar 85%. Hal ini dibuktikan dengan adanya peningkatan pada setiap siklusnya. Data hasil penelitian ini menunjukkan nilai prasiklus memperoleh rata-rata 67 dengan 6 siswa tuntas (16,2%) dan 31 siswa belum tuntas (83,8%). Siklus I nilai rata-rata 73,5 dengan 19 siswa tuntas (51,4%) dan 18 siswa belum tuntas (48,6%). Siklus II nilai rata-rata 86,4 dengan 33 siswa tuntas (89,2%) dan 4 siswa belum tuntas (10,8%).