Nilna Muawanah
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENINGKATAN HASIL BELAJAR FIQIH MATERI JUAL BELI DENGAN METODE BERMAIN PERAN DAN BRAINSTORMING PADA SISWA KELAS IX A MTS DARUL FALAH PRINGSURAT KABUPATEN TEMANGGUNG Nilna Muawanah; Syaefudin Achmad
Kognisi: Jurnal Ilmu Keguruan Vol. 1 No. 1 (2023)
Publisher : Pusat Studi Penelitian dan Evaluasi Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59698/kognisi.v1i1.6

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah penerapan metode Bermain Peran dan Brainstorming dapat meningkatkan hasil belajar Fiqih materi jual beli pada siswa kelas IX A MTs Darul Falah Pringsurat Kabupaten Temanggung Tahun Ajaran 2020/2021. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IX A MTs Darul Falah Pringsurat Kabupaten Temanggung yang terdiri dari 30 siswa yaitu 12 laki-laki dan 18 perempuan. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang terdiri dari 2 siklus yang setiap siklusnya merupakan rangkaian kegiatan yang masing-masing terdiri dari 4 tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini menggunakan metodoe pengumpulan data berupa tes tertulis, lembar observasi, dan dokumentasi. Anlisis data dilakukan dengan membandingkan antara skor nilai setiap siklus dengan KKM (Kriteria Ketuntasan Minimal) yang telah ditetapkan yaitu 70 (sesuai dengan KKM yang diberlakukan di MTs Darul Falah Pringsurat) sekaligus ditandai dengan adanya peningkatan Kriteria Ketuntasan Klasikal. Berdasarkan hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan metode bermain peran dan brainstorming dapat meningkatkan hasil belajar Fiqih materi jual beli pada siswa kelas IX A MTs Darul Falah Pringsurat Kabupaten Temanggung tahun Ajaran 2020/2021. Hal ini dibuktikan dengan hasil pra siklus sebelum menerapkan metode bermain peran dan brainstorming hanya 14 siswa atau (46,7%) yang memenuhi Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM), sedangkan yang belum tuntas sebanyak 16 siswa (53,3%). Selanjutnya pada siklus I terdapat 23 (76%) siswa yang memenuhi Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) dan 9 siswa (24%) belum memenuhi KKM. Pada siklus II ada 28 siswa (93%) yang memenuhi KKM dan 2 siswa (7%) yang belum memenuhi KKM. Oleh karena itu, penelitian tindakan kelas ini dinyatakan berhasil karena telah mencapai batas keberhasilan klasikal sebesar 85%.