Gogor Bangsa
Desain Komunikasi Visual, Fakultas Seni Rupa, Institut Seni Indonesia, Yogyakarta, Indonesia

Published : 13 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search
Journal : FENOMEN

PERANCANGAN BOARD GAME EDUKATIF SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN LAGU DAERAH JAWA UNTUK SISWA SEKOLAH DASAR USIA 9-11 TAHUN Amalia, Lisa; Bangsa, Petrus Gogor; Rahayu, Hesti
Fenomen: Jurnal Fenomena Seni Vol 1, No 2 (2023)
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/fenomen.v1i2.10725

Abstract

Berkembangnya teknologi dan informasi yang begitu pesat membawa banyak perubahan pada kebudayaan Indonesia, termasuk lagu daerah yang popularitasnya kian tergerus oleh keberadaan berbagai jenis lagu modern atau viral saat ini. Anak-anak, sebagai generasi penerus bangsa justru memiliki minat yang cenderung rendah terhadap lagu daerah. Meski sudah diperkenalkan secara formal sejak lingkungan sekolah dasar, minimnya jam pelajaran telah mengurangi intensitas pembiasaan lagu daerah sehingga dibutuhkan media alternatif yang cocok digunakan dalam lingkungan sekolah serta dapat membekas di ingatan anak. Board game menjadi salah satu bentuk gim yang diangkat karena mampu membantu menciptakan lingkungan sosial yang hidup melalui interaksi antar pemain secara langsung, dimana hal ini selaras dengan sifat anak yang cenderung suka bermain secara kelompok. Data perancangan dikumpulkan melalui kuisioner, wawancara serta jurnal dan website untuk mengetahui preferensi visual dan mekanik gim yang sesuai. Metode design thinking dan MDA Framework digunakan untuk memudahkan proses pembuatan konsep gim. Hasil akhir dari perancangan ini berupa prototipe satu set board game lengkap dengan komponennya yaitu bidak, papan permainan, kartu, lembar perhitungan skor serta lembar panduan dalam bermain yang disajikan dalam kemasan yang menarik dan aturan yang mudah dimengerti. Designing Educational Board Games as A Medium for Learning Javanese Folk Songs for Elementary School Students Aged 9-11 Years OldThe rapid development of technology and information has brought many changes to Indonesian culture, including folk songs whose popularity is increasingly eroded by various types of modern or viral songs today. Children, as the nation's next generation, have a low interest in folk songs. Although the song has been introduced formally since the elementary school environment, the lack of lesson hours has reduced the intensity of habituation of folk songs, so an interesting alternative media is needed that is suitable for use in the school environment and can make an impression on children's memories. Board games are one form of games that are raised because they can help create a lively social environment through direct interaction between players, which is in line with the nature that tends to like to play in groups. The data in this design was collected through questionnaires, interviews, as well as journals and websites to find out visual preferences and appropriate game mechanics. The design thinking method and the MDA Framework were used in the design to facilitate the process of creating game concepts. The final result of this design is a prototype of a complete set of board games with its components, namely pieces, game boards, cards, score calculation sheets, and guidance sheets for playing which are presented in attractive visuals and understandable rules
Co-Authors Adriano So Adriano So, Adriano Amalia, Lisa Andreas Jimmy Salim Aniendya Christianna Aniendya Christianna Aniendya Christianna Aniendya Christianna Aniendya Christianna Anthony Saputra Lie Ardityo Yosua Patrick Lainsamputty Arminda Natya Arminda Natya Arnoldus Johan Christian Birgitta Camilla Juwono Capriandy Dibyawira Wiyadi Celia Ivana Abadi Chandra Monica Santoso Chandra Monica Santoso Chris Febrianto Christian, Johanna Angelia christiansyah lawanto Christie, Melia Christina Christina Chritopher Darryl Famdale Cindy Aprillia Chandra Oematan Clarissa Suwijono David Priambodo David Priambodo Desi Amalia Limanto Desi Amalia Limanto, Desi Amalia Devina Ganda Wijaya Devina Ganda Wijaya, Devina Ganda Dhani Novitasari Dhani Novitasari Donnyanggoro, kristoforus Yosef Dwisanto Sayogo Edi Jatmiko Elvi Joenattan Eunike Gondokusumo Famdale, Chritopher Darryl Feliana Agustin Wiguna Felicia Widjaja Felicia Widjaja, Felicia Fransisca Oktiviani Effendy Fransisca Oktiviani Effendy Gunardi Wijaya Hanstefanus, Michael Hen Dian Yudani Hen Dian Yudani Hen Dian Yudani Hesti Rahayu Jane Oentardjo Jeremia Julio Oentarto Jessica Amelia Haryono Johan Indra Tedjolaksmana Johanna Angelia Christian Josh Verrell Davidson Juwono, Birgitta Camilla kristoforus Yosef Donnyanggoro Layalia Kinanti Layalia Kinanti, Layalia Lie Anthony Saputra Lie, Anthony Saputra Malkisedek, Mendy Hosana Manuella Lovensa Delfarona Muskitta Manuella Lovensa Delfarona Muskitta Maria Christine Wijaya Martien Ardianto martien Ardianto martien Ardianto Melia Christie Mendy Hosana Malkisedek Mendy Hosana Malkisedek Mendy Hosana Malkisedek Mendy Hosana Malkisedek Mendy Hosana Malkisedek Mendy Hosana Malkisedek Mendy Hosana Melkisedek Michael Hanstefanus Natasha Ng Nathania Christiyanto Nathania Larissa Okky Putri Vebrianita Okky Putri Vebrianita Ongky Permana Ciputra Ongky Permana Ciputra, Ongky Permana Ratna Noviani Roberto Onggo Kusumo ROSELLA JULITA Ryoko Kwang Sabrina Budianto Sabrina Budianto, Sabrina Saputra, Lie Anthony Sela Devina Sela Devina Vincensius Billy Wella Sim Wening Udasmoro Wisnu Jaya Samodra Tan Wisnu Jaya Samodra Tan Yohana Zerlinda Pranoto Yohana Zerlinda Pranoto, Yohana Zerlinda Yohanes Devin Alvianto Yosia Zabdi Mulyonugroho Yuliana Effendy Yuliana Effendy