Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengukuran Aliran Air Dan Tinggi Muka Air Pada Saluran Irigasi Dengan Hall Effect Sensor Dan Ultrasonik Muhammad Fathur Rahman N; Muhammad Khaidir
Jurnal Teknologi dan Komputer Vol 1 No 01 (2021): Desember
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Islam Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (144.299 KB)

Abstract

Informasi tentang kondisi saluran dianggap sangat penting untuk mengetahui besarnya potensi banjir. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui informasi kecepatan aliran air dan tinggi muka air pada saluran irigasi. Oleh karena itu diperlukan alat yang dapat mengukur kecepatan aliran dan tinggi muka air pada saluran irigasi. Alat ukur ini menggunakan Flow Meter yang menggunakan sensor Hall Effect dan Propeller, serta sensor Ultrasonik. Pengukuran kecepatan aliran dilakukan dengan menggunakan metode RPM (revolution per minute), yaitu menghitung jumlah putaran propeller setiap detik. Sedangkan pengukuran tinggi muka air diukur dari dasar saluran irigasi dengan sensor ultrasonik. Pemroses data menggunakan mikrokontroler ATMega328. Kecepatan aliran dan tinggi muka air saluran irigasi dipengaruhi oleh permukaan yang bebas dan kondisi dasar sungai. Dari hasil penelitian diketahui bahwa metode RPM mampu mengukur kecepatan aliran air dengan nilai rata-rata error pembacaan sebesar 0.044% dan tinggi muka air sebesar 0.6%.
Pengukuran Aliran Air Dan Tinggi Muka Air Pada Saluran Irigasi Dengan Hall Effect Sensor Dan Ultrasonik Muhammad Fathur Rahman N; Muhammad Khaidir
Jurnal Teknologi dan Komputer (JTEK) Vol 1 No 01 (2021): DESEMBER
Publisher : Teknik Informatika Universitas Islam Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56923/jtek.v1i01.54

Abstract

Informasi tentang kondisi saluran dianggap sangat penting untuk mengetahui besarnya potensi banjir. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui informasi kecepatan aliran air dan tinggi muka air pada saluran irigasi. Oleh karena itu diperlukan alat yang dapat mengukur kecepatan aliran dan tinggi muka air pada saluran irigasi. Alat ukur ini menggunakan Flow Meter yang menggunakan sensor Hall Effect dan Propeller, serta sensor Ultrasonik. Pengukuran kecepatan aliran dilakukan dengan menggunakan metode RPM (revolution per minute), yaitu menghitung jumlah putaran propeller setiap detik. Sedangkan pengukuran tinggi muka air diukur dari dasar saluran irigasi dengan sensor ultrasonik. Pemroses data menggunakan mikrokontroler ATMega328. Kecepatan aliran dan tinggi muka air saluran irigasi dipengaruhi oleh permukaan yang bebas dan kondisi dasar sungai. Dari hasil penelitian diketahui bahwa metode RPM mampu mengukur kecepatan aliran air dengan nilai rata-rata error pembacaan sebesar 0.044% dan tinggi muka air sebesar 0.6%.
Optimasi Peramalan Beban Listrik dengan Regresi Linear Berganda Berbasis Algoritma Genetika: Studi Kasus Kabupaten Soppeng Muhammad Khaidir; Saktiani Karim; Muhammad Fathur Rahman N; Syahrul Mustafa; Reihan Virgiawan
Jurnal Mosfet Vol. 5 No. 2 (2025): 2025
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Parepare (FT-UMPAR)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31850/jmosfet.v5i2.4024

Abstract

Electricity is a crucial infrastructure supporting economic and social development, thus requiring reliable supply planning. In Soppeng Regency, historical data from 2019–2023 show population growth from 226,992 to 240,955 people and GRDP increase from 10,938 to 14,909 billion rupiah, driving higher electricity demand. Customer numbers rose in the household sector from 29,438 to 34,376 and in industry from 33 to 58, with similar upward trends in connected load and energy use. This study addresses the challenge of accurate forecasting by applying Multiple Linear Regression (MLR) optimized with Genetic Algorithm (GA). Forecasting results up to 2028 predict household customers reaching 40,449 and industrial customers 89, while connected load grows from 35.7 to 34.0 million VA in households and from 8.6 to 17.4 million VA in industry. Electricity consumption is projected to exceed 41.8 million kWh in households and 13.5 million kWh in industry by 2028. Model evaluation using Mean Absolute Percentage Error (MAPE) confirms reliable accuracy, making the MLR–GA approach effective for future capacity planning.