Tujuan penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat adopsi QRIS oleh pelaku UMKM kuliner di kecamatan Kuta Alam, menganalisis efektivitas penggunaannya sebagai alat transaksi, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi efektivitas tersebut, metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui wawancara, kuesioner, observasi langsung, dan dokumen mendukung yang bertujuan untuk memberikan gambaran mendalam mengenai pola penggunaan, persepsi, serta dinamika yang terjadi di lapangan terkait penggunaan QRIS, hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan QRIS dinilai efektif oleh pelaku UMKM kuliner dikecamatan Kuta Alam. QRIS dianggap mudah digunakan, aman, cepat, dan efesien, serta memberikan pengalaman transaksi yang memuaskan. Rata- rata nilai indikator sebesar 4,138 mengindikasikan bahwa sistem ini berpotensi besar untuk terus dikembangkan dalam mendukung operasional dan pertumbuhan UMKM secara digital, implikasi hasil penelitian ini menunjukkan bahwa QRIS merupakan sistem pembayaran digital yang efektif dan berdampak positif bagi operasional UMKM, Implikasi dari hasil penelitian ini meliputi perlunya perluasan sosialisasi dan edukasi QRIS ke berbagai sektor UMKM, peningkatan infrastruktur digital oleh pemerintah, serta pengembangan layanan oleh penyedia jasa pembayaran untuk meningkatkan keamanan dan kenyamanan pengguna. Selain itu, hasil ini dapat mendorong pelaku UMKM yang belum mengadopsi QRIS untuk memanfaatkannya sebagai bagian dari transformasi digital usaha.