p-Index From 2021 - 2026
0.983
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Dakwatul Islam
Syamsul Rizal
STAI Diniyah Pekanbaru

Published : 6 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Peran Perempuan dalam Dakwah Syamsul Rizal
Dakwatul Islam Vol 5 No 1 (2020): Dakwatul Islam
Publisher : Prodi Pengembangan Masyarakat Islam STAI Diniyah Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (403.175 KB) | DOI: 10.46781/dakwatulislam.v5i1.221

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mengetahui peran perempuan dalam dunia dakwah, perempuan dalam Islam memiliki hak yang sama dalam berdakwah namun yang membedakan adalah kadar ataupun takarannya. Islam menempatkan perempuan pada posisi yang sangat terhormat ini karena perempuan memiliki tugas yang tidak bisa dikerjakan oeh laki-laki contohnya mengandung, melahirkan dan menyusui yang semua itu mempertaruhkan nyawa dalam aplikasinya. Dalam artikel ini dibahas ada tiga peran perempuan yang pertama peran perempuan dalam pandangan Islam perempuan menempati posisi yang terhormat dan juga mulia. Islam tidak membedakan laki-laki dengan peempuan untuk urusan dakwah seperti ber amar ma’ruf nahi mungkar. Kedua kaitannya dengan peran perempuan dalam rumah tangga memiliki peran yang kompleks yang secara garis besar perannya adalah sebagai seorang ibu, sebagai seorang istri dan sebagai seoarang masyarakat. Ketiga peran perempuan dalam dakwah yakni sesuai dengan kadar kemampuannya dalam beramar ma’ruf nahi mungkar, dapat berdakwah dirumah bersama keluarganya, dapat berdakwah diperjalanan, dipasar atau juga melalui media sosial yang semua itu dilakukan untuk beramar ma’ruf nahi mungkar.
Minat Remaja Dalam Mengikuti Kajian Keagamaan Syamsul Rizal
Dakwatul Islam Vol 5 No 2 (2021): Dakwatul Islam
Publisher : Prodi Pengembangan Masyarakat Islam STAI Diniyah Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (492.305 KB) | DOI: 10.46781/dakwatulislam.v5i2.278

Abstract

Tulisan ini membahas tentang Minat Remaja Dalam Mengikuti Kajian Keagamaan di MasjidKhairul Bariyyah. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode observasi,metode wawancara, dan metode dokumentasi. Pembahan ini menceritakan minat remajadalam mengikuti kegiatan keagamaan ini sangat sangat berkurang bahwkan daya minta sudahtidak ada. Kajian ini diperlukan untuk menjadikan remaja sebagai pribadi yang lebih baik darisebelumnya, semua ini harus ada kerja sama semua remaja dan elemen masyarakat setempat.Hasil penelitian ini Menyarankan agar remaja mampu mengikuti serta berpartisipasi kearahyang lebih baik terutama dalam kegiatan keagamaan.
PERAN BADAN KONTAK MAJELIS TA’LIM PERMATA UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN KEAGAMAAN Syamsul Rizal
Dakwatul Islam Vol 6 No 1 (2021): Dakwatul Islam
Publisher : Prodi Pengembangan Masyarakat Islam STAI Diniyah Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (838.858 KB) | DOI: 10.46781/dakwatulislam.v6i1.374

Abstract

Abstrak Penelitian yang berjudul “Peranan Badan Kontak Majelis Ta’lim Permata untuk menambah peningkatan Pemahaman Keagamaan Ibu-ibu Kampung Perawang Barat Kecamatan Tualang Kabupaten Siak” ini bertujuan untuk mengetahui peranan Majlis Ta’lim Permata dalam meningkatkan pemahaman keagamaan ibu-ibu Kampung Perawang Barat Kecamatan TualangKabupaten Siak. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif murni dengan mengambil latar di Kampung Perawang Barat dengan Subjek Ibu-ibu yang berjumlah 15 orang dan Objek dalam penelitian ini peranan Kontak Majlis Ta’lim Permata dalam meningkatkan pemahaman keagamaan ibu-ibu. Pengumpulan data di kumpulkan dengan cara observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data yang di gunakan dalam penelitian ini adalah data reduction, data display dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian yang di lakukan selama dua bulan menunjukan bahwa Ibu-ibu Kampung Majlis Ta’lim Kampung Perawang Barat sudah mulai memahami Keagaamaan dengan baik, hal ini dilihat dari aspek mengamati, bertanya, mengumpulkan informasi, menalar, dan komunikasi antar pihak yang telah dilaksanakan. Namun ada beberapa orang yang belum tahun karena tidak bisa mendengan secara langsung karena faktor umur dan lain-lain. Kata Kunci: Peranan Majlis Ta’lim, Pemahaman Kegamaan ibu-ibu Abstract The research entitled "The Role of the Permata Ta'lim Assembly Contact Body to increase the increase in the Religious Understanding of the Mothers of West Perawang Village Tualang District, Siak Regency" aims to determine the role of the Majlis Ta'lim Permata in increasing the religious understanding of the women of West Perawang Village, Tualang District, Siak Regency. This research is a pure qualitative research with a background in West Perawang Village with 15 mothers as subjects and the object of this study is the role of the Majlis Ta'lim Permata Contact in increasing the religious understanding of mothers. Data collection was collected by means of observation, interviews and documentation. The data analysis used in this study is data reduction, data display and conclusion. Based on the results of the research conducted for two months, it shows that the women of Majlis Ta'lim Village, West Perawang Village have started to understand religion well, this can be seen from the aspects of observing, asking questions, gathering information, reasoning, and communicating between parties that have been carried out. . However, there are some people who are not yet years old because they cannot hear directly due to age and other factors. Keywords: The Role of Majlis Ta'lim, Religious Understanding of mothers
MINAT REMAJA DALAM MENGIKUTI KAJIAN KEAGAMAAN Syamsul Rizal
Dakwatul Islam Vol 6 No 2 (2022): Dakwatul Islam
Publisher : Prodi Pengembangan Masyarakat Islam STAI Diniyah Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (882.57 KB) | DOI: 10.46781/dakwatulislam.v6i2.513

Abstract

Abstrak Tujuan penelitian ini ingin mengetahui tentang minat remaja dalam mengikuti kajian keagamaan di Masjid Khairul Bariyah. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menceritakan minat remaja dalam mengikuti kegiatan keagamaan ini berkurang bahkan daya minta sudah tidak ada. Adapun salah satu faktor penyebabnya dikarenakan pengurus tidak memberi ruang dan tidak melibatkan mereka setiap ivent-ivent tertentu. Kata kunci: Minat Remaja, Kajian Keagamaan Abstract The purpose of this study was to find out about the interest of adolescents in participating in religious studies at the Khairul Bariyah Mosque. The method used is descriptive qualitative with data collection through observation, interviews, and documentation. The results of the study tell that the interest of teenagers in participating in religious activities is reduced and even the power of asking is no longer there. One of the contributing factors is that the organizers did not give them space and did not involve them in any specific events. Keywords: Youth Interests, Religious Studies
PEMBERDAYAAN BERBASIS EKONOMI KREATIF DALAM MENINGKATKAN KEMANDIRIAN EKONOMI MASYARAKAT Syamsul Rizal; Muharrani; Saidatun Nisa
Dakwatul Islam Vol 7 No 1 (2022): Dakwatul Islam
Publisher : Prodi Pengembangan Masyarakat Islam STAI Diniyah Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46781/dakwatulislam.v7i1.606

Abstract

Abstrak Adapun tujuan dilakukan research ini untuk melihat lebih detail bagaimana efek pemberdayaan masyarakat berbasis ekonomi kreatif dalam meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif karena ingin memberi gambaran secara detail tentang usaha kerupuk mulia indah permai dalam memandirikan ekonomi masyarakat. Sedangkan data diperoleh dari owner usaha kerupuk mulia indah dan lima orang masyarakat yang terlibat dalam memproduksi kerupuk tersebut menggunakan metode wawancara mendalam, observasi secara terus menerus dan dokumentasi. Teknik analisis data dengan cara mereduksi data, menyajikan data dan menarik kesimpulan dari semua data tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh karyawan yang terlibat dalam usaha pembuatan kerupuk merasakan manfaat secara ekonomi, ini dibuktikan dengan ekonomi seluruh karyawan meningkat (sejahtera), semua karyawan sudah mampu memenuhi kebutuhan sandang, papan dan pangan, memiliki sumber income tetap sendiri, lebih open minded dengan pemerintah serta memiliki kemampuan untuk mengatur dirinya sendiri. Kata Kunci: Pemberdayaan, Ekonomi Kreatif, Kemandirian Ekonomi Abstract The purpose of this research is to see in more detail how the effects of community empowerment based on the creative economy in increasing the economic independence of the community. This study uses a qualitative approach because it wants to give a detailed description of the noble beautiful scenic cracker business in making the community's economy self-sufficient. While the data was obtained from the owner of the Mulia Indah cracker business and five people from the community who were involved in producing the crackers using in-depth interviews, continuous observation and documentation. Data analysis techniques by reducing data, presenting data and drawing conclusions from all the data. The results of the study show that all employees involved in the cracker-making business experience economic benefits, this is evidenced by the economy of all employees increasing (prosperous), all employees are able to meet the needs of clothing, shelter and food, have their own source of steady income, are more open minded with government and have the ability to self-regulate. Keywords: Empowerment, Creative Economy, Economic Independence
PEMBERDAYAAN EKONOMI MASYARAKAT MELALUI USAHA KERUPUK IKAN MADANI Syamsul Rizal
Dakwatul Islam Vol 8 No 1 (2023): Dakwatul Islam
Publisher : Prodi Pengembangan Masyarakat Islam STAI Diniyah Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46781/dakwatulislam.v8i1.859

Abstract

Abstrak Studi ini dilakukan untuk mendapatkan pemahaman yang lebih baik tentang bagaimana usaha kerupuk ikan mempengaruhi ekonomi masyarakat dan meningkatkan kemandirian ekonomi rakyat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif karena ingin memberi gambaran lengkap tentang peran usaha kerupuk ikan madani dalam memandirikan ekonomi masyarakat. Data diperoleh dari pemilik usaha dan lima anggota masyarakat yang terlibat dalam pembuatan kerupuk menggunakan metode wawancara mendalam, observasi terus menerus, dan dokumentasi. Teknik analisis data digunakan untuk mereduksi, menampilkan, dan menari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setiap karyawan yang bekerja di perusahaan pembuatan kerupuk mendapatkan keuntungan finansial. Ini ditunjukkan oleh peningkatan ekonomi setiap karyawan, yang berarti mereka sekarang sejahtera dan dapat membeli pakaian, papan, dan makanan mereka sendiri, dan memiliki sumber income tetap sendiri, memiliki pendapatan tetap sendiri, lebih toleran terhadap pemerintah, dan memiliki kemampuan untuk mengatur diri sendiri. Kata Kunci: Pemberdayaan, Ekonomi Kreatif, Kemandirian Ekonomi Abstract This study was conducted to gain a better understanding of how the fish cracker business affects the community's economy and increase people's economic independence. This research uses a qualitative approach because it wants to provide a complete picture of the role of the Madani fish cracker business in making the community's economy independent. Data was obtained from business owners and five community members involved in making crackers using in-depth interviews, continuous observation and documentation methods. Data analysis techniques are used to reduce, display, and dance. The research results show that every employee who works in a cracker making company gets financial benefits. This is demonstrated by the economic improvement of each employee, which means they are now prosperous and can buy their own clothes, shelter and food, and have their own source of fixed income, are more tolerant of the government, and have the ability to self-regulate. Keywords: Empowerment, Creative Economy, Economic Independence