Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

An Addiction Detection Application Playing Free Fire Games Based on Android Using Tsukamoto's Fuzzy Logic Hasan Basri; Mochamad Alfan Rosyid
Procedia of Engineering and Life Science Vol 1 No 2 (2021): Proceedings of the 2nd Seminar Nasional Sains 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (308.539 KB) | DOI: 10.21070/pels.v1i2.1014

Abstract

Online games that have a battle royal genre nowadays are very much the inantantnya. One of them is Free Fire which has been downloaded by more than 100 million people. The high number indicates that a person's high interest in playing online games can have a negative impact on one of them. For that, there is an app that can detect how much fun a person has in playing Free Fire games. By utilizing the fuzzy logic method tsukamoto allows it to detect the level of addiction of a person which is an android-based application. By utilizing the data owned by each player as an input variable that will produce output in the form of an addiction level percentage. Based on the result of the test carrieed out, the precentageresult were 83.34% which indicated a good category. Utilization of fuzzy tsukamoto method is expected to provide the right conclusions and in accordance with the expected.
Dari Pengetahuan ke Perilaku: Transformasi Gizi Sehat Remaja melalui Program Edukasi Berbasis Komunitas Umi khoirun Nisak; Mochamad Rizal Yulianto; Nabila Insyira Natasha; Annifa Ummayah Bassiroh; Mochamad Alfan Rosyid; Silvy Harmiardillah
Jurnal Abdimas Indonesia Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34697/jai.v5i4.2408

Abstract

Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan untuk meningkatkan pengetahuan, sikap, dan perilaku remaja mengenai pentingnya gizi dan zat besi dalam pencegahan stunting. Permasalahan utama yang dihadapi mitra, yaitu remaja Desa Balungtawun, adalah rendahnya pemahaman tentang hubungan antara anemia dan risiko stunting lintas generasi. Program ini bertujuan membentuk kader remaja sadar gizi sebagai agen perubahan perilaku sehat di tingkat keluarga dan masyarakat. Pelaksanaan kegiatan dilakukan di Balai Desa Balungtawun pada dua tahap, dengan melibatkan 36 remaja berusia 10–12 tahun. Metode pelaksanaan mencakup tahap persiapan, penyuluhan interaktif, simulasi pemilihan makanan kaya zat besi, serta pendampingan perilaku melalui pasar gizi dan diskusi kelompok. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test dengan analisis statistik uji Wilcoxon Signed Rank Test dan korelasi Spearman untuk mengukur perubahan pengetahuan, sikap, dan perilaku peserta. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada seluruh aspek yang diukur. Rata-rata skor pengetahuan meningkat dari 66,11 menjadi 78,05, sikap dari 22,22 menjadi 22,80, dan perilaku dari 19,00 menjadi 20,83 (p < 0,05). Korelasi kuat ditemukan antara pengetahuan dan perilaku (r = 0,611; p < 0,001), menunjukkan bahwa peningkatan pemahaman remaja berdampak nyata pada kebiasaan makan sehat. Peserta juga menunjukkan antusiasme tinggi dalam setiap sesi pelatihan dan mampu mengidentifikasi sumber makanan bergizi lokal. Kegiatan ini membuktikan bahwa pendekatan partisipatif berbasis praktik langsung efektif dalam meningkatkan literasi gizi remaja. Aspek kebaruan dari program ini terletak pada keterlibatan aktif remaja sebagai mitra pembelajaran dan agen perubahan dalam upaya pencegahan stunting berbasis komunitas di wilayah pedesaan.