I Ketut Linggih
Universitas Kristen Indonesia Toraja

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penerapan Metode Diskusi Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Siswa di SMP Negeri Satap 3 Sangalla’ Lois Rafika Tapa Rari; I Ketut Linggih; Selvi Rajuati Tandiseru
Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol 9 No 2 (2020)
Publisher : LPPM UKI Toraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (207.772 KB)

Abstract

Metode diskusi merupakan metode pembelajaran dimana adanya suatu kegiatan interaksi antara guru dengan siswa dan antara siswa dari bertukar informasi, pendapat, dan bekerja sama sehingga bisa menyelesaikan masalah dari pertanyaan masalah yang diberikan oleh guru, dan menyimpulkan jawaban bukti-bukti yang ada. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) keterlaksanaan pembelajaran dalam penerapan metode diskusi; 2) aktivitas siswa; 3) hasil belajar matematika siswa denganmenggunakan metode diskusi pada siswa kelas VII A di SMP Negeri Satap 3 Sangalla’. Populasi dalam penelitian ini adalah semua siswa SMP Negeri Satap 3 Sangalla’ yang terdaftar aktif mengikuti proses pembelajaran pada tahun ajaran 2019/2020 yang terdiri dari 2 kelas. Pengambilan sampel dalam penelitian ini yaitu dengan menggunakan cluster random sampling, yaitu pengambilan sampel secara acak. Semua siawa dikelompokkan sesuai dengan kelasnya dan setiap kelas diberi nomor 1-6. Hasil random tersebut diperoleh kelas VII A yang terdiri dari 24 orang sebagai sampel penelitian. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini yaitu: 1) lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran: 2) lembar observasi aktivitas siswa: 3) tes hasil belajar yang digunakan untuk mengetahui tingkat kemampuan siswa dalam pembelajaran matematika dengan menggunakan metode diskusi. Data yang terkumpul dianalisis dengan statistik deskriptif berupa skor rata-rata dan persentase. Hasil analisis data ditemukan bahwa (1) keterlaksanaan pembelajaran dengan menggunakan metode diskusi tergolong sangat baik, dengan skor rata-rata selama dua kali pertemuan sebasar 4,56; (2) pembelajaran dengan menggunakan metode diskusi dapat melibatkan siswa secara aktif sehingga pembelajaran berpusat pada siswa dengan skor persentase yang diamati selama dua kali pertemuan sebasar 71,57%; (3) metode diskusi dapat meningkatkan hasil belajar matematika siswa, hal ini terlihat dari skor rata-rata pada pre-tes 36,09, dan pada post-test meningkat dengan skor rata-rata 81,95. Berdasarkan data-data yang diperoleh dari hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa pembelajaran matematika dengan menggunakan metode diskusi dapat meningkatkan hasil belajarmatematika siswa kelas VII A SMP Negeri Satap 3 Sangalla’
Pengaruh Media Pembelajaran Augmented Reality terhadap Hasil Belajar Peserta Didik Kelas VIII pada Mata Pelajaran IPA di SMP Kristen Sangalla’ Yulius Panther Bara; Dina Gasong; I Ketut Linggih
Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran Vol. 8 No. 3 (2025): September - Desember 2025
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/jsgp.8.3.2025.6750

Abstract

Perkembangan teknologi pembelajaran interaktif, khususnya augmented reality (AR), memberikan peluang strategis untuk meningkatkan kualitas pendidikan sains di sekolah. Urgensi penelitian ini didasarkan pada rendahnya pemahaman konsep peserta didik terhadap materi IPA yang bersifat abstrak, seperti gunung berapi, yang sulit divisualisasikan secara nyata melalui metode konvensional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media pembelajaran augmented reality terhadap hasil belajar IPA peserta didik kelas VIII di SMP Kristen Sangalla’. Penelitian ini menggunakan metode kuasi eksperimen dengan desain Nonequivalent Control Group Design. Sampel penelitian terdiri atas 43 peserta didik kelas VIII yang terbagi dalam dua kelompok: kelompok eksperimen yang menggunakan media augmented reality dan kelompok kontrol yang menggunakan metode pembelajaran konvensional. Instrumen penelitian berupa tes hasil belajar berbentuk pilihan ganda yang telah divalidasi. Data dikumpulkan melalui pretest dan posttest, kemudian dianalisis menggunakan uji Independent Samples t-test pada taraf signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai posttest kelompok eksperimen (82,06) lebih tinggi dibandingkan kelompok kontrol (76,19). Peningkatan skor kelompok eksperimen mencapai 25,49 poin atau 45,05% dari skor awal, sedangkan kelompok kontrol meningkat 17,71 poin atau 30,29%. Uji t menghasilkan nilai p = 0,01 (< 0,05), yang berarti terdapat perbedaan signifikan antara kedua kelompok. Temuan ini juga menunjukkan bahwa media augmented reality dapat meningkatkan retensi materi, mengurangi miskonsepsi, dan memotivasi peserta didik. Kesimpulannya, penggunaan media pembelajaran augmented reality efektif meningkatkan hasil belajar IPA pada materi gunung berapi dibandingkan metode konvensional. Penelitian ini merekomendasikan integrasi augmented reality dalam pembelajaran IPA, khususnya pada materi yang memerlukan visualisasi kompleks, disertai pelatihan guru untuk pemanfaatan teknologi secara optimal.