Abdul Jamil Wahab
Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama RI

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

TEORI TAFSIR DENGAN PENDEKATAN GENDER : (Studi Kedudukan Perempuan Dalam Rumah Tangga) Abdul Jamil Wahab; Ellys Lestari Pambayun
Al Burhan: Jurnal Kajian Ilmu dan Pengembangan Budaya Al-Qur'an Vol. 21 No. 02 (2021): Al Burhan: Jurnal Kajian Ilmu dan Pengembangan Budaya Al-Qur'an
Publisher : Universitas PTIQ Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (377.175 KB) | DOI: 10.53828/alburhan.v21i02.393

Abstract

Kajian ini membahas tentang kedudukan perempuan dalam rumah tangga melalui teori tafsir dengan pendekatan gender. Hasil kajian ini menyimpulkan bahwa meski secara normatif Islam memandang perempuan sebagai makhluk yang mulia dan terhormat, terdapat penafsiran-penafsiran terhadap beberapa ayat Alquran tentang kepemimpinan rumah tangga yang bias partihiarkhi dan tidak memberikan porsi keadilan terhadap hak-hak perempuan dalam rumah tangga. Sejalan dengan perkembangan ilmu pengetahuan, muncul penafsiran-penafsiran yang lebih memiliki semangat kesetaraan terkait relasi gender. Beberapa teori tafsir dikembangkan dengan pendekatan perspektif gender antara lain oleh Muhammad Abduh, Asghar Ali Engineer, Amina Wadud, dan Quraish Shihab.
TEORI TAFSIR DENGAN PENDEKATAN GENDER (Studi Kedudukan Perempuan Dalam Rumah Tangga) Abdul Jamil Wahab; Ellys Lestari Pambayun
Al Burhan: Jurnal Kajian Ilmu dan Pengembangan Budaya Al-Qur'an Vol. 21 No. 2 (2021): Al Burhan: Kajian Ilmu dan Pengembangan Budaya Al-Qur’an
Publisher : LP2M Universitas PTIQ Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53828/8bw3at33

Abstract

This study discusses the position of women in the household through interpretation theory with a gender approach. The results of this study conclude that although Islam normatively views women as noble and honorable creatures, there are interpretations of several Qur'anic verses about household leadership that are biased in partihiarchy and do not provide a portion of justice for women's rights in the household. In line with the development of science, there are interpretations that have a more equal spirit regarding gender relations. Several interpretation theories were developed using a gender perspective approach, among others, by Muhammad Abduh, Asghar Ali Engineer, Amina Wadud, and Quraish Shihab