Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGEMBANGAN LABORATORIUM MINI BANK FAKULTAS EKONOMI MENJADI INCOME-GENERATING UNIT Anas Budiharjo; Segaf Segaf; Syahirul Alim
El Dinar Vol 3, No 2 (2015): El Dinar
Publisher : Faculty of Economics Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (73.481 KB) | DOI: 10.18860/ed.v3i2.2947

Abstract

AbstrakPerkembangan lembaga keuangan Syariah di Indonesia dalam beberapa tahun terakhir telah menunjukkan angka yang positif. Hingga bulan Oktober 2013, pertumbuhan industri keuangan Syariah di Indonesia telah mencapai 23% per tahun. Menggeliatnya lembaga keuangan Syariah yang menerapkan prinsip-prinsip Syariah ini tidak hanya di lingkup perbankan saja tetapi juga lembaga keuangan bukan bank (LKBB) seperti asuransi Syariah, sekuritas Syariah, pegadaian Syariah, lembaga keuangan mikro Syariah yang lebih dikenal dengan Baitul Maal wa Tamwil (BMT), dan sebagainya. Fenomena di atas yang memotivasi Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang (UIN Maliki) untuk menyelenggarakan pendidikan lengkap dengan sarana prasarana yang dibutuhkan oleh kalangan akademisi baik pengajar maupun peserta didik. Dalam hal ini, UIN Maliki Malang menyediakan laboratorium perbankan syariah untuk menunjang kegiatan belajar-mengajar Fakultas Ekonomi khususnya Jurusan Perbankan Syariah. Namun demikian peran mini bank ini dapat dikembangkan menjadi income-generating unit atau unit yang dapat menghasilkan laba sendiri dengan membuka pelayanan jasa finansial yang dikhususkan untuk mahasiswa, dosen, maupun karyawan. Oleh karena itu Laboratorium mini bank FE UIN Maliki Malang perlu memikirkan kegiatan-kegiatan yang bisa menghasilkan pemasukan dana ke Laboratorium mini bank FE UIN Maliki Malang atau income-generating activities. Sebagian akademisi menganggap kegiatan seperti ini tidak boleh dilakukan di laboratorium, karena semua laboratorium berbasis non-profit activities. Namun sebagian lagi berpendapat bahwa ada sebagian kegiatan Laboratorium mini bank yang bersifat spesifik yang boleh “dijual” ke pemakai Laboratorium mini bank. Mereka beralasan bahwa Laboratorium mini bank dapat digolongkan kepada non for profit organization, yang berarti bahwa Laboratorium mini bank adalah organisasi yang tidak bertujuan mencari keuntungan, namun bukan berarti tidak boleh mendapatkan keuntungan.
T Transformasi Peran KOPPONTREN dalam Membangun Kemandirian Ekonomi Pesantren: Analisis Model Bisnis dan Tata Kelola Berkelanjutan Zain Zain; Aunur Rofiq; Segaf Segaf
DIALEKTIKA: Jurnal Ekonomi dan Ilmu Sosial Vol 11 No 1 (2026): Dialektika: Jurnal Ekonomi dan Ilmu Sosial
Publisher : Prodi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Islam Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36636/dialektika.v11i1.8525

Abstract

Islamic boarding schools (pesantren) in Indonesia face economic independence challenges due to reliance on traditional donative funding. The urgency of this study lies in the limited holistic research on Islamic Boarding School Cooperatives (KOPONTREN) as a strategic solution to address this gap and strengthen community-based sharia economy. This research aims to analyze the institutional transformation of KOPONTREN as a hybrid institution in building pesantren economic independence through a descriptive qualitative approach with thematic content analysis of 41 relevant academic references (2000–2025) on pesantren economy, sharia cooperatives, and Islamic governance. The findings indicate that KOPONTREN evolves as an adaptive response to modernization, functioning as a hybrid institution integrating Islamic values, modern management practices, business model innovation (agribusiness, education, social finance), and sustainable governance principles. This study contributes a conceptual synthesis model with four pillars, affirming KOPONTREN as a driver of people’s economy and a strategic instrument for long-term pesantren resilience.