Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

HUBUNGAN PENDIDIKAN, PENGETAHUAN DAN DUKUNGAN SUAMI DENGAN ANC K4 DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BERANGAS KABUPATEN BARITO KUALA Khairul Anam; Norfai Norfai
Jurnal Publikasi Kesehatan Masyarakat Indonesia Vol 4, No 3 (2017): Jurnal Publikasi Kesehatan Masyarakat Indonesia
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jpkmi.v4i3.4317

Abstract

Abstrak Antenatal Care adalah pelayanan kesehatan secara berkala selama masa kehamilan ibu yang diselenggarakan oleh tenaga kesehatan professional seperti dokter spesialis kandungan, kebidanan, dokter umum, bidan dan perawat kepada ibu hamil dan janin yang dikandungnya untuk menjamin agar ibu hamil dapat melalui masa kehamilan, persalinan dan nifas dengan baik dan selamat serta melahirkan bayi yang sehat. Cakupan ANC K4 di Puskesmas Berangas terjadi penurunan persentase dari tahun 2014 sebesar 76,50% menjadi sebesar 63,6% pada tahun 2015, sedangkan pada tahun 2015 Puskesmas Berangas menempati urutan kedua terendah dalam cakupan ANC K4 dari 19 Puskesmas yang terdapat di Kabupaten Barito Kuala. Penelitian ini bertujuan mengetahui dan menjelaskan hubungan pendidikan, pengetahuan dan dukungan suami dengan ANC K4 di wilayah kerja Puskesmas Berangas Kabupaten Barito Kuala tahun 2016. Penelitian ini merupakan survei analitik dengan pendekatan cross sectional. Besar sampel sebanyak 92 responden dengan cara pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner yang dibagikan langsung kepada responden. Data dianalisis menggunakan statistik univariat dan bivariat uji Chi Square dengan uji alternatif uji Fisher Exact menggunakan program komputer dengan nilai kemaknaan (a) 0,05. Variabel yang secara statistik berhubungan bermakna dengan Antenatal Care (ANC) K4 (nilai p ≤ 0,05) adalah pengetahuan dengan nilai p = 0,001 dan dukungan suami dengan nilai p = 0,009. Berdasarkan hal tersebut dapat disimpulkan  bahwa faktor pengetahuan dan dukungan suami mempunyai kontribusi besar terhadap ibu hamil dalam hal pemeriksaan kehamilan secara berkala sesuai standar minimal. Kata-kata kunci: ANC K4, pendidikan, pengetahuan dan dukungan suami  Abstract Antenatal Care is health care on a regular basis during pregnancy of mother organized by health care professionals such as obstetricians, obstetric, general practitioners, midwives and nurses to pregnant women and the fetus to ensure that pregnant women can go through pregnancy, childbirth and postpartum well and happy and healthy baby. Coverage of ANC K4 in Berangas public health service occurs decreasing the percentage of 2014 amounted to 76.50% to 63.6% in 2015, whereas in 2015 Berangas public health service ranks second lowest in the ANC K4 coverage of 19 public health service that located in Barito Kuala. This study aims to identify and explain the relationship of education, knowledge and husband support with the ANC K4 in working area Barito Kuala Berangas public health service in 2016. This research is an analytic survey with cross sectional approach. With sample of 92 respondents by taking of sampling using purposive sampling. Data were collected by using a questionnaire distributed directly to the respondent. Data were analyzed using univariate and bivariate statistics Che Square test by Fisher Exact alternative test uses a computer program with a value of significance (a) 0.05. Variables were significantly associated with the ANC K4 (p-value ≤ 0.05) is the knowledge with p value = 0,001 and husband support with p value = 0,009. Based on it can be concluded that knowledge factor and husband support have big contribution to pregnant mother in case of periodic checking of pregnancy according to minimum standard. Keywords: ANC K4, education, knowledge and husband support 
Strategi Pencapaian Standar Pelayanan Minimal (SPM) Bidang Kesehatan Pada Kejadian Hipertensi Di Puskesmas Kayu Tangi Tahun 2024 Aminatuz Zahra; Yeni Riza; M. Bahrul Ilmi; Mahmudah Mahmudah; Khairul Anam; Ridha Hayati
An-Nadaa: Jurnal Kesehatan Masyarakat (e-Journal) Vol 13, No 1 (2026): AN-NADAA JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT (JUNI)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/ann.v13i1.16378

Abstract

SPM hipertensi di Puskesmas Kayu Tangi berdasarkan data profil kesehatan Kota Banjarmasin tahun 2022 sebesar 86,40%, namun pada tahun 2023 turun menjadi 58,03%. Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi dan faktor penghambat pencapaian SPM bidang kesehatan pada kejadian hipertensi di Puskesmas Kayu Tangi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan wawancara dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan kendala pada perencanaan SDM yang dianggap kurang. Pada aspek pengorganisasian, pengarahan, dan pengendalian sudah berjalan baik melalui rapat rutin dalam forum lokakarya mini tiap bulan, namun optimalisasi tetap diperlukan karena SDM masih kurang. Faktor penghambat terkait Man cukup signifikan menghambat pencapaian SPM hipertensi karena jumlah tenaga kesehatan yang terbatas dan beban tugas ganda. Selain itu, pasien hipertensi kurang patuh melakukan pemeriksaan rutin. Dari segi Money, Puskesmas menerima dana dari BOK sehingga kebutuhan pelaksanaan tercukupi dan pelayanan gratis bagi masyarakat. Dari segi Method, pelayanan langsung dianggap efektif dalam mencapai target. Namun, terdapat masalah pada Machine dengan alat yang masih kurang. Material berupa bahan penunjang kegiatan di Puskesmas selalu terpenuhi. Disarankan untuk menambah jumlah tenaga kesehatan atau mengatur beban kerja secara lebih efisien, serta menambah alat untuk mendukung pelaksanaan SPM hipertensi. Selain itu, diharapkan peningkatan upaya promosi dan preventif terkait hipertensi agar pemahaman serta kepatuhan masyarakat di Puskesmas Kayu Tangi meningkat.
Strategi Pencapaian Standar Pelayanan Minimal (SPM) Bidang Kesehatan Pada Kejadian Hipertensi Di Puskesmas Kayu Tangi Tahun 2024 Aminatuz Zahra; Yeni Riza; M. Bahrul Ilmi; Mahmudah Mahmudah; Khairul Anam; Ridha Hayati
An-Nadaa : Jurnal Kesehatan Masyarakat (e-Journal) Vol 13 No 1 (2026): AN-NADAA JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT (JUNI)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/ann.v13i1.16378

Abstract

SPM hipertensi di Puskesmas Kayu Tangi berdasarkan data profil kesehatan Kota Banjarmasin tahun 2022 sebesar 86,40%, namun pada tahun 2023 turun menjadi 58,03%. Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi dan faktor penghambat pencapaian SPM bidang kesehatan pada kejadian hipertensi di Puskesmas Kayu Tangi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan wawancara dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan kendala pada perencanaan SDM yang dianggap kurang. Pada aspek pengorganisasian, pengarahan, dan pengendalian sudah berjalan baik melalui rapat rutin dalam forum lokakarya mini tiap bulan, namun optimalisasi tetap diperlukan karena SDM masih kurang. Faktor penghambat terkait Man cukup signifikan menghambat pencapaian SPM hipertensi karena jumlah tenaga kesehatan yang terbatas dan beban tugas ganda. Selain itu, pasien hipertensi kurang patuh melakukan pemeriksaan rutin. Dari segi Money, Puskesmas menerima dana dari BOK sehingga kebutuhan pelaksanaan tercukupi dan pelayanan gratis bagi masyarakat. Dari segi Method, pelayanan langsung dianggap efektif dalam mencapai target. Namun, terdapat masalah pada Machine dengan alat yang masih kurang. Material berupa bahan penunjang kegiatan di Puskesmas selalu terpenuhi. Disarankan untuk menambah jumlah tenaga kesehatan atau mengatur beban kerja secara lebih efisien, serta menambah alat untuk mendukung pelaksanaan SPM hipertensi. Selain itu, diharapkan peningkatan upaya promosi dan preventif terkait hipertensi agar pemahaman serta kepatuhan masyarakat di Puskesmas Kayu Tangi meningkat.