Ridha Hayati
Fakultas Kesehatan Masyarakat UNISKA MAB Banjarmasin

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Strategi Pencapaian Standar Pelayanan Minimal (SPM) Bidang Kesehatan Pada Kejadian Hipertensi Di Puskesmas Kayu Tangi Tahun 2024 Aminatuz Zahra; Yeni Riza; M. Bahrul Ilmi; Mahmudah Mahmudah; Khairul Anam; Ridha Hayati
An-Nadaa: Jurnal Kesehatan Masyarakat (e-Journal) Vol 13, No 1 (2026): AN-NADAA JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT (JUNI)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/ann.v13i1.16378

Abstract

SPM hipertensi di Puskesmas Kayu Tangi berdasarkan data profil kesehatan Kota Banjarmasin tahun 2022 sebesar 86,40%, namun pada tahun 2023 turun menjadi 58,03%. Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi dan faktor penghambat pencapaian SPM bidang kesehatan pada kejadian hipertensi di Puskesmas Kayu Tangi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan wawancara dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan kendala pada perencanaan SDM yang dianggap kurang. Pada aspek pengorganisasian, pengarahan, dan pengendalian sudah berjalan baik melalui rapat rutin dalam forum lokakarya mini tiap bulan, namun optimalisasi tetap diperlukan karena SDM masih kurang. Faktor penghambat terkait Man cukup signifikan menghambat pencapaian SPM hipertensi karena jumlah tenaga kesehatan yang terbatas dan beban tugas ganda. Selain itu, pasien hipertensi kurang patuh melakukan pemeriksaan rutin. Dari segi Money, Puskesmas menerima dana dari BOK sehingga kebutuhan pelaksanaan tercukupi dan pelayanan gratis bagi masyarakat. Dari segi Method, pelayanan langsung dianggap efektif dalam mencapai target. Namun, terdapat masalah pada Machine dengan alat yang masih kurang. Material berupa bahan penunjang kegiatan di Puskesmas selalu terpenuhi. Disarankan untuk menambah jumlah tenaga kesehatan atau mengatur beban kerja secara lebih efisien, serta menambah alat untuk mendukung pelaksanaan SPM hipertensi. Selain itu, diharapkan peningkatan upaya promosi dan preventif terkait hipertensi agar pemahaman serta kepatuhan masyarakat di Puskesmas Kayu Tangi meningkat.
Strategi Pencapaian Standar Pelayanan Minimal (SPM) Bidang Kesehatan Pada Kejadian Hipertensi Di Puskesmas Kayu Tangi Tahun 2024 Aminatuz Zahra; Yeni Riza; M. Bahrul Ilmi; Mahmudah Mahmudah; Khairul Anam; Ridha Hayati
An-Nadaa : Jurnal Kesehatan Masyarakat (e-Journal) Vol 13 No 1 (2026): AN-NADAA JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT (JUNI)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/ann.v13i1.16378

Abstract

SPM hipertensi di Puskesmas Kayu Tangi berdasarkan data profil kesehatan Kota Banjarmasin tahun 2022 sebesar 86,40%, namun pada tahun 2023 turun menjadi 58,03%. Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi dan faktor penghambat pencapaian SPM bidang kesehatan pada kejadian hipertensi di Puskesmas Kayu Tangi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan wawancara dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan kendala pada perencanaan SDM yang dianggap kurang. Pada aspek pengorganisasian, pengarahan, dan pengendalian sudah berjalan baik melalui rapat rutin dalam forum lokakarya mini tiap bulan, namun optimalisasi tetap diperlukan karena SDM masih kurang. Faktor penghambat terkait Man cukup signifikan menghambat pencapaian SPM hipertensi karena jumlah tenaga kesehatan yang terbatas dan beban tugas ganda. Selain itu, pasien hipertensi kurang patuh melakukan pemeriksaan rutin. Dari segi Money, Puskesmas menerima dana dari BOK sehingga kebutuhan pelaksanaan tercukupi dan pelayanan gratis bagi masyarakat. Dari segi Method, pelayanan langsung dianggap efektif dalam mencapai target. Namun, terdapat masalah pada Machine dengan alat yang masih kurang. Material berupa bahan penunjang kegiatan di Puskesmas selalu terpenuhi. Disarankan untuk menambah jumlah tenaga kesehatan atau mengatur beban kerja secara lebih efisien, serta menambah alat untuk mendukung pelaksanaan SPM hipertensi. Selain itu, diharapkan peningkatan upaya promosi dan preventif terkait hipertensi agar pemahaman serta kepatuhan masyarakat di Puskesmas Kayu Tangi meningkat.