Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISIS FAKTOR-FAKTOR PENGHALANG MINAT BERBISNIS ISLAMI PADA GENERASI MUDA (Studi Kasus Di Kelurahan Pabuaran Kecamatan Cibinong Kabupaten Bogor) Dwi Suprianto
Jurnal Akrab Juara Vol 5 No 4 (2020)
Publisher : Yayasan Akrab Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor penghalang minat berbisnis islami pada generasi muda ditinjau dari faktor internal dan faktor eksternal. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian deskriptif kualitatif. Adapun metode pengumpulan data menggunakan observasi dan wawancara. Teknik yang digunakan peneliti dalam memilih sampel yaitu dengan menggunakan teknik purposive sampling. Populasi dalam penelitian ini adalah generasi muda di Rukun Warga (RW) 05 Kelurahan Pabuaran Kecamatan Cibinong Kabuapten Bogor. Sampel penelitian berjumlah 3 orang informan generasi muda. Hasil penelitian terhadap 3 generasi muda di Rukun Warga (RW) 05 Kelurahan Pabuaran Kecamatan Cibinong Kabupaten Bogor menunjukkan bahwa faktor-faktor yang menjadi penghalang minat berbisnis islami : (1) Faktor internal, meliputi faktor sikap bahwa generasi muda tidak percaya diri karena kurangnya pengetahuan tentang bisnis islami. Meliputi faktor motivasi bahwa generasi muda tidak memiliki motivasi untuk membangun bisnis islami karena tidak memiliki modal yang cukup. (2) Faktor eksternal, meliputi faktor rumah tangga (orang tua) bahwa generasi muda tidak mendapatkan dukungan dan motivasi dari orang tuanya. Meliputi faktor masyarakat bahwa dari teman bergaul tidak ada yang mengajak untuk membangun bisnis islami. Meliputi faktor pendidikan bahwa generasi muda selama menempuh pendidikan tidak diajarkan dan dimotivasi untuk membangun sebuah bisnis islami serta tidak ada sarana dan prasarana yang dipersiapkan untuk membangun sebuah bisnis islami.
TINJAUAN SINTAKSIS FIIL AMR PADA DIKSI PERINTAH DAN PENDIDIKAN BERHIJAB DALAM AL-QUR’AN MUHAMMAD MUCHLIS HUDA; DINARWAN; DWI SUPRIANTO
EL WAHDAH Vol. 1 No. 1 (2020): Juni
Publisher : LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN MASYARAKAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35888/elwahdah.v1i1.4055

Abstract

Hijab menjadi polemik tak berkesudahan. Perintah al-Qur’an mengenai hijab ditafsirkan dengan berbeda oleh para ulama’. Hal tersebut menjadi khilafiyah yang panjang. Sebenarnya bagaimanakah diksi dan bentuk-bentuk perintah yang ada dalam al-Qur’an terutama perintah mengenai berhijab. Artikel ini membahas mengenai konstruksi sintaksis bentuk perintah berhijab bagi wanita muslim dalam al-Qur’an. Penelitian ini menggunakan analisis sintaksi fiil amar perintah hijab dalam al-Qur’an. Dengan teori fiil Nahiy tersebut peneliti mengungkapkan bahwasannya terdapat berbagai bentuk uslub perintah dalam al-Qur’an terutama mengenai berhijab. Adapun hasil penelitian ini ditemukan ada Sembilan bentuk uslub perintah atau kata kerja yang menunjukkan perintah dalam al-Qur’an. Hasil penelitian ini juga mengunkapkan bahwasannya perintah dalam al-Qur’an yang berkaitan langsung dengan berhijab ada pada empat surah. Keyword: Sintaksis, Fi’il Amr, Perintah Berhijab