Dwi Khalisa Putri
Politeknik 'Aisyiyah Pontianak

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Tingkat pengetahuan dan kecemasan orang tua terkait kesehatan anak dalam menghadapi pandemic covid-19 Dwi Khalisa Putri
Jurnal Riset Kebidanan Indonesia Vol 5, No 1 (2021): Juni
Publisher : AIPKEMA (Asosiasi Institusi Pendidikan Kebidanan Muhammadiyah-'Aisyiyah Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (461.869 KB) | DOI: 10.32536/jrki.v5i1.139

Abstract

Latar Belakang: WHO memberikan definisi sehat yaitu sempurna baik fisik, mental maupun sosial. Sehingga langkah upaya penanganan Covid-19, idealnya tidak hanya melakukan penanganan pada kesehatan fisik saja melainkan mental dan sosial. Salah satu faktor dari kesehatan mental adalah kecemasan. Penyebab dari kecemasan ini diantaranya karena aspek perilaku, kognitif, mental dan sosial. Aspek kognitif salah satu cirinya susah konsentrasi, terhambat dalam pemikiran, khawatir dan bingung. Hal-hal tersebut dapat terjadi bisa dikarenakan seseorang memiliki pengetahuan yang baik atau bahkan kurang terhadap sesuatu, misalnya tentang pandemic Covid-19 saat ini. Tujuan penelitian: mengetahui Tingkat pengetahuan dan kecemasan orang tua terkait kesehatan anak dalam menghadapi pandemi covid 19. Metode: Desain penelitian ini kuantitatif dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan Total Sampling dengan jumlah 36 responden. Intrumen penelitian kuantitatif dengan kuesioner. Analisis data kuantitatif menggunakan regresi linier. Hasil: Analisis menunjukan responden yang memiliki pengetahuan baik sebesar 55.6% dan pada tabel 3 responden yang memiliki kecemasan dengan level berat yaitu 2,8%. Simpulan: Tidak ada hubungan antara pengetahuan dan kecemasan orang tua terkait kesehatan anak dalam menghadapi pandemi covid 19.
HUBUNGAN INDEKS MASSA TUBUH (IMT) REMAJA DENGAN DISMENOREA Dwi Khalisa Putri; Eliyana Lulianthy
Jurnal Kebidanan Khatulistiwa Vol 8, No 2 (2022): Jurnal Kebidanan Khatulistiwa
Publisher : Poltekkes Kemenkes Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30602/jkk.v8i2.970

Abstract

Latar belakang: Kejadian dismenorea di Indonesia saat ini belum dapat diketahui secara pasti. Dismenorea primer tanpa adanya patologis pelvis yang dialami oleh sekitar 50% wanita serta mengalami nyeri hebat sehingga menyebabkan ketidakmampuan wanita untuk beraktivitas selama 1 sampai 3 hari setiap bulannya. Faktor resiko dari dismenorea pada remaja sering berhubungan dengan menarche usia dini, riwayat keluarga dengan keluhan dismenore, dan indeks masa tubuh (IMT) yang tidak normal. Wanita dengan IMT kurang dari berat normal dapat menjadi salah satu faktor konstitusi yang dapat disebabkan oleh kurangnya daya tahan tubuh terhadap rasa nyeri sehingga dapat terjadi dismenorea. Tujuan: untuk mengetahui hubungan Indeks Masa Tubuh Massa Tubuh (IMT) Remaja dengan Dismenorea. Metode: penelitian kuantitatif dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan Total Sampling dengan jumlah 55 responden. Intrumen penelitian kuantitatif dengan kuesioner. Analisis data kuantitatif menggunakan chi-square. Hasil: didapatkan sebagian besar responden mengalami intensitas nyeri dengan kategori ringan yaitu sebesar 29 (52,7%). sebagian besar responden memiliki indeks massa tubuh yang normal yaitu sebesar 38 (69,1%). Kesimpulan: tidak terdapat hubungan antara IMT dengan kejadian dismenorea pada remaja. Penelitian selanjutnya disarankan mengkombinasikan variabel-variabel lainnya yang dapat dinilai dan berhubungan dengan faktor penyebab terjadinya dismimore dengan responden yang lebih luas agar dapat menilai secara keseluruhan.