INDAH SUSANTI
Institut Seni Indonesia Padangpanjang

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

IMPROVED UNDERSTANDING OF PHOTO AND VIDEO COMPOSITION WITH PEER TEACHING METHOD Indah Susanti
Ekspresi Seni : Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Karya Seni Vol 25, No 1 (2023): Ekspresi Seni : Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Karya Seni
Publisher : LPPM Institut Seni Indonesia Padangpanjang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26887/ekspresi.v25i1.2164

Abstract

Mastering the field of photography and videography, especially in composition which contains how to arrange the elements to be visualized. These two fields of knowledge synergize in producing creative visualizations. Moreover, graduates from the broadcasting major are prepared to be ready to enter the industrial world. It also directly demands cameramen to increase their abilities, especially in the process of formation and education. This prompted researchers to observe the ability and understanding of photo and video composition of class XI PSPT SMKN 1 Six Lingkung, Padang Pariaman Regency. To increase this understanding, researchers used the peer teaching method. So far, in the PSPT Department this method has never been applied in increasing theoretical understanding to achieve quality work.
PELATIHAN FOTOGRAFI MAKRO MENDUKUNG PEMBELAJARAN PESERTA DIDIK DI PANTI SOSIAL ASUAHAN ANAK MUHAMMADIYAH BATIPUH TANAH DATAR. Indah Susanti; Hartitom Hartitom
Batoboh Vol 11, No 1 (2026): BATOBOH: JURNAL PENGABDIAN PADA MASYARAKAT
Publisher : Institut Seni Indonesia Padangpanjang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26887/bt.v11i1.5999

Abstract

Berbagai upaya dalam membangun ruang kreatifitas untuk peserta didik panti sosial asuhan anak sangat penting dilakukan. Mengingat peran keberadaan panti sosial juga berpengaruh besar dalam membangun generasi muda yang berkualitas di balik  kondisi ekonomi yang terbatas. Tuntutan perkembangan dunia industri juga menanti Sumber Daya Mansia yang terampil dan berbakat serta siap terjun ke dua kerja tanpa memandang status. Termasuk bagaimana  memahami visual dalam mendukung proses pembelajaran. Kegiatan pengabdian  bertemakan pelatihan fotografi makro menekankan pada pengetahuan fotografi makro jenis mikroskopis dengan medium telepon gengam dan mikroskop. Pengabdian bertujuan  untuk mendorong kemampuan peserta didik di Panti Sosial Asuhan Anak dalam menghasilkan visual berkualitas mendukung proses pembelajarannya. Kegiatan juga bertujuan meningkatkan ruang kreatifitas peserta didik yang dititipkan orang tua. Hal ini tidak terlepas dari kegiatan pembelajarannya yang terkaid dengan fotografi yakni pembelajaran IPAS atau biologi. Pengabdian ini mengunakan metode praktik, diskusi dan ceramah. Hasil kegiatan  adalah peserta didik menjadi aktif, kreatif dan memahami dengan baik tentang fotografi makro jenis mikroskopis serta memanfaatkan pengunaan media telepon gengam untuk menciptakan karya fotografi makro jenis mikroskopis. Serta, menambah ruang kreatifitas peserta didik di panti sosial asuhan anak.
Analisis Karya Gregory Crewdson “Beneath the Roses” Dalam Kajian Semiotika Umberto Eco Dea Asmiatih; Indah Susanti
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 2 No. 7 (2026): Menulis - Juli
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v2i7.1382

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tanda serta mengungkap makna yang terkandung dalam seri “Beneath the Roses” karya Gregory Crewdson menggunakan teori semiotika Umberto Eco. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi pustaka dan dokumentasi. Data penelitian berupa delapan foto dari seri “Beneath the Roses” yang dianalisis melalui empat tahap semiotika Umberto Eco, yaitu denotasi, konotasi, kode, dan interpretasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Gregory Crewdson menyampaikan kritik dan pesan terhadap realitas dari konsep gagasan American Dream melalui pencahayaan, warna, komposisi, tata panggung, gestur serta ekspresi. Unsur-unsur tersebut membangun suasana psikologis yang mempresentasikan kesepian, keterasingan sosial, kecemasan, serta keterpurukan individu dalam kehidupan modern. Selain itu, penerapan estetika sinematografi dalam skala produksi yang kompleks menunjukkan keberhasilan Gregory Crewdson dalam mengembangkan genre staged photography ke dalam skala visual yang lebih luas. Temuan penelitian ini memperlihatkan bahwa karya-karya Gregory tidak hanya menghadirkan narasi visual yang kuat, tetapi juga memberikan kontribusi terhadap perkembangan fotografi seni kontemporer serta membuka ruang kajian yang lebih luas mengenai karya Gregory Crewdson dan praktik fotografi seni lainnya.