Hartitom Hartitom
Institut Seni Indonesia Padangpanjang

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PELATIHAN FOTOGRAFI MAKRO MENDUKUNG PEMBELAJARAN PESERTA DIDIK DI PANTI SOSIAL ASUAHAN ANAK MUHAMMADIYAH BATIPUH TANAH DATAR. Indah Susanti; Hartitom Hartitom
Batoboh Vol 11, No 1 (2026): BATOBOH: JURNAL PENGABDIAN PADA MASYARAKAT
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), Institut Seni Indonesia Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26887/bt.v11i1.5999

Abstract

Berbagai upaya dalam membangun ruang kreatifitas untuk peserta didik panti sosial asuhan anak sangat penting dilakukan. Mengingat peran keberadaan panti sosial juga berpengaruh besar dalam membangun generasi muda yang berkualitas di balik  kondisi ekonomi yang terbatas. Tuntutan perkembangan dunia industri juga menanti Sumber Daya Mansia yang terampil dan berbakat serta siap terjun ke dua kerja tanpa memandang status. Termasuk bagaimana  memahami visual dalam mendukung proses pembelajaran. Kegiatan pengabdian  bertemakan pelatihan fotografi makro menekankan pada pengetahuan fotografi makro jenis mikroskopis dengan medium telepon gengam dan mikroskop. Pengabdian bertujuan  untuk mendorong kemampuan peserta didik di Panti Sosial Asuhan Anak dalam menghasilkan visual berkualitas mendukung proses pembelajarannya. Kegiatan juga bertujuan meningkatkan ruang kreatifitas peserta didik yang dititipkan orang tua. Hal ini tidak terlepas dari kegiatan pembelajarannya yang terkaid dengan fotografi yakni pembelajaran IPAS atau biologi. Pengabdian ini mengunakan metode praktik, diskusi dan ceramah. Hasil kegiatan  adalah peserta didik menjadi aktif, kreatif dan memahami dengan baik tentang fotografi makro jenis mikroskopis serta memanfaatkan pengunaan media telepon gengam untuk menciptakan karya fotografi makro jenis mikroskopis. Serta, menambah ruang kreatifitas peserta didik di panti sosial asuhan anak.
Etika dan Pengelolaan Privasi Subjek Street Photography di Kalangan Mahasiswa Fotografi Institut Seni Indonesia Padangpanjang Husna Hamidah; Hartitom Hartitom
Matalensa: Journal of Photography and Media Vol 6, No 2 (2026): Matalensa: Journal Of Photography and Media
Publisher : Institut Seni Indonesia Padangpanjang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26887/matalensa.v6i2.31221

Abstract

Penelitian ini membahas mengenai etika dan pengelolaan privasi subjek street photography di kalangan mahasiswa fotografi Institut Seni Indonesia Padangpanjang, melalui teori etika jurnalistik yang diadaptasi dari filsafat moral klasik. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh mahasiswa fotografi Institut Seni Indonesia Padangpanjang sebagai calon fotografer profesional di masa depan. Penerapan etika dan privasi sangat diperlukan, hal ini dilakukan agar terbentuknya kepercayaan dari subjek yang difoto kepada fotografer serta membangun reputasi yang baik bagi fotografer. Kemudian banyaknya praktik pengambilan dan publikasi foto di ruang publik tanpa persetujuan subjek. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana etika dan pengelolaan privasi subjek dalam praktik street photography mahasiswa fotografi ISI Padangpanjang. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif, data diperoleh melalui observasi, wawancara, dokumentasi karya street photography mahasiswa yang dipublikasikan di media sosial, lomba, dan pameran. Teknik analisis data menggunakan metode analisis data interaktif miles dan huberman, melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan etika dalam praktik street photography mahasiswa masih belum konsisten. Sebagian besar mahasiswa tidak meminta izin kepada subjek karena mempertimbangkan spontanitas momen dan nilai estetika foto. Selain itu, ditemukan foto yang dipublikasikan tanpa sepengetahuan subjek dan memperlihatkan identitas subjek secara jelas. Praktik tersebut menunjukkan adanya persoalan etika dalam publikasi street photography mahasiswa. Meskipun sebagian mahasiswa telah berupaya menjaga kenyamanan subjek, penerapan etika fotografi belum sepenuhnya diterapkan dalam praktik.