Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search
Journal : Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat

PENINGKATAN KUALITAS DAN KEBERKAHAN HIDUP MELALUI GAYA HIDUP HALAL Salmah Orbayinah; Hari Widada; Indardi
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2020: 11. Teknologi Informasi dalam Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (557.857 KB) | DOI: 10.18196/ppm.311.159

Abstract

Konsep halal dalam Islam merupakan ketentuan syariah yang selayaknya menjadi bagian dari pola hidup. Gaya hidup halal bisa diartikan sebagai usaha secara berkesinambungan untuk menekankan aspek halal dalam kehidupan sehari-hari. Konsep produk halal dan tayib saat ini sudah menjadi bahan kajian pada tingkatan global, karena telah dianggap sebagai acuan alternatif untuk jaminan keamanan, kebersihan dan mutu yang baik. Tujuan dari kegiatan ini adalah: 1) Meningkatkan pemahamam masyarakat tentang gaya hidup halal. 2) Membantu penyiapan label halal bagi pelaku usaha di bidang kuliner. 3) Meningkatkan kesadaran jumlah pelaku kuliner untuk melakukan sertifikasi halal. Metode pelaksanaannya yaitu sosialisasi tentang gaya hidup halal dan UU No. 33 tahun 2014 tentang jaminan produk halal dan ketentuan teknis penerapannya. Program akan diikuti dengan pendampingan untuk melakukan proses sertifikasi halal produk makanan. Pertanyaan seputar gaya hidup halal dan sertifikasi halal diberikan sebelum dan setelah pengabdian. Hasil kegiatan menunjukkan terjadi peningkatan pemahaman tentang gaya hidup halal sebesar 46% dan pemahaman terhadap UU No. 33 tahun 2014 dan sertifikasi halal sebesar 100%. Terdapat 1 orang peserta yang akan mendaftarkan produk kulinernya untuk mendapatkan sertifikat halal. Kesimpulannya adalah program pengabdian masyarakat ini dapat memberikan solusi terhadap permasalahan mitra terkait gaya hidup halal dan proses sertifikasi halal.
PENINGKATAN KESEJAHTERAN EKONOMI PENGERAJIN ARANG BATOK KELAPA MELALUI PRODUKSI LIQUID SMOKE BERKUALITAS TINGGI Sukamta Sukamta; Indardi Indardi
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2021: 4. Kapasitas Daya Saing Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dan Badan Usaha Milik Desa( BU
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (745.919 KB) | DOI: 10.18196/ppm.44.660

Abstract

Permasalahan yang dihadapi oleh kelompok pengrajin Arang Batok Kelapa Maju Adil Makmur adalah proses produksinya menghasilkan banyak asap yang dapat merusak lingkungan. Untuk itu perlu dilakukan rekayasa teknis untuk mengolah gas buang menjadi cair, yang disebut dengan gas buang cair. Upaya untuk menghasilkan asap cair sudah dimulai. Namun asap cair yang dihasilkan kualitasnya kurang baik karena masih bercampur dengan fly ash. Hal ini menjadi permasalahan yang masih dihadapi oleh perajin arang tempurung kelapa. Untuk tujuan ini, rekayasa teknis telah dilakukan dalam mengolah cairan asap berkualitas rendah menjadi cairan asap berkualitas tinggi untuk meningkatkan pendapatan pengrajin dan mendukung proyek pangan, keamanan lingkungan dan energi terbarukan. Dengan demikian, pemanas kompor gas dipasang di mesin destilasi berkapasitas 80 liter, dan berfungsi normal. Pengaruhnya sangat signifikan, yaitu diperoleh produk sigaret cair berkualitas tinggi (level 1), dan harga jualnya naik sekitar 5 kali lipat. Hal ini sangat bermanfaat bagi masyarakat pengrajin, dan masyarakat sekitar juga sangat senang karena asap yang dihasilkan dari proses pembakaran batok kelapa tidak lagi mencemari lingkungan.
Peningkatan Penjualan Usaha “Ingkung Ayam” melalui Digital Marketing di Dusun Bunder II, Kulon Progo Indardi Indardi; Salmah Orbayinah
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2022: 4. Kapasitas Daya Saing Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dan Badan Usaha Milik Desa (BU
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/ppm.54.937

Abstract

Pengabdian program KKN PPM bertujuan membantu mengembangkan UMKM melalui kegiatan secara fisik maupun non fisik, dalam memperluas pasar ”ingkung ayam”. Metode yang digunakan meliputi: penyuluhan, pelatihan, dan pendampingan. Sasaran program adalah pelaku usaha “ingkung ayam” yang ada didusun Bunder II Desa Banaran. Program yang dilakukan 1) pemberian penyuluhan untuk memotivasi pelaku usaha dan pemberian pengetahuan penggunaan aplikasi media sosial, 2) pelatihan untuk memberikan keterampilan praktis dalam menggunakan aplikasi digital marketing, serta 3) memberikan pendampingan setelah pelatihan dalam implementasi penggunaan teknologi digital marketing untuk keberlanjutan pemasaran secara online. Hasil kegiatan pengabdian menunjukkan bahwa penyuluhan motivasi dan pengetahuan media sosial diikuti secara sungguh-sungguh. Pelatihan praktek penggunaan aplikasi media sosial facebook, Instagram dan whatsapp business juga diikuti dengan sungguh-sungguh dari awal sampai akhir. Pendampingan setelah penyuluhan dan pelatihan digital marketing juga diikuti oleh pelaku usaha “ingkung ayam” dengan baik. Pelaku usaha bisa mandiri menggunakan aplikasi facebook, Instagram, dan whatsapp business untuk memasarkan produknya. Disarankan perlu pembinaan setelah pengabdian oleh pemerintah desa agar keberlanjutan pengembangan pasar online yang dilakukan oleh pelaku usaha “ingkung ayam” tetap bisa berjalan dengan baik.
Peningkatan Penjualan Produk Yangko Melalui Pengembangan Jaringan Pasar di Dusun Pundung, Kulon Progo Indardi Indardi; Salmah Orbayinah
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2022: 4. Kapasitas Daya Saing Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dan Badan Usaha Milik Desa (BU
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/ppm.54.939

Abstract

Tujuan Pengabdian KKN PPM untuk membantu pelaku usaha dalam meningkatkan ekonomi melalui motivasi penggunaan media online, pemberian keterampilan, pemasaran produk yangko melalui pengembangan jaringan pasar baik secara online maupun offline. Metode yang digunakan dalam pengabdian meliputi: penyuluhan, pelatihan, dan pendampingan. Sasaran program pengabdian KKN PPM adalah pelaku usaha yangko yang ada di Dusun Pundung, Banaran, Galur, Kulon Progo. Program yang dilakukan dalam pengabdian adalah 1) pemberian motivasi kepada pelaku usaha untuk menggunakan aplikasi media sosial dan memberikan pengetahuan tentang pemasaran digital marketing, 2) memberikan pelatihan dalam praktik penggunaan media sosial dan melakukan perluasan pasar produk yangko secara offline, dan 3) melakukan pendampingan dalam implementasi pengembangan pasar online dan offline. Hasil menunjukan bahwa pelaku usaha yangko mengikuti kegiatan penyuluhan dengan serius dan memberikan banyak pertanyaan. Pelaku usaha serius dalam mengikuti praktek penggunaan aplikasi media sosial maupun dalam membuka pasar offline. Kesungguhan pelaku usaha juga ditunjukkan dalam kegiatan pendampingan setelah penyuluhan dan pelatihan. Disarankan ada pemantauan lebih lanjut oleh pemerintah desa kedepannya agar usaha tetap berjalan baik.
Pemanfaatan Lahan Pekarangan Sebagai Sumber Pangan dan Obat di Dusun Bleberan Banaran Galur Kulon Progo Salmah Orbayinah; Indardi Indardi; Fitra Korniawan
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2022: 3. Kesehatan Keluarga dan Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/ppm.53.1085

Abstract

Kondisi pandemi Covid-19 memberikan dampak secara ekonomi bagi banyak warga. Banyak kepala keluarga yang dirumahkan, demikian juga banyak ibu-ibu yang di rumah tanpa ada aktifitas yang bisa meningkatkan keadaan ekonomi keluarga. Berdasarkan hal tersebut, maka dirasa penting untuk meningkatkan ekonomi keluarga melalui pemanfaatan lahan keluarga yang masih belum optimal. Upaya pemanfaatan lahan dengan berbagai sumberdaya lokal dengan penyediaan bahan pangan rumah tangga yang berkualitas dan beragam seperti sayuran-sayuran, rempah-rempah, buah-buahan serta tanaman obat menjadi ide yang menarik. Pada lahan pekarangan yang sempit dan tidak terlalu luas, menanam dengan sistem hidroponik dapat menjadi salah satu alternatif untuk dilakukan. Budidaya tanaman melalui sistem hidroponik membutuhkan pengetahuan dan keterampilan. Oleh karena itu, perlu dilakukan pelatihan yang melibatkan Kelompok Wanita Tani di Dusun Bleberan Banaran Galur Kulon Progo. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah dengan melakukan pelatihan tentang bagaimana cara bercocok tanam melalui sistem hidroponik. Kegiatan pelatihan hidroponik dilakukan pada hari Jumat, 18 Februari 2022 dengan peserta yang hadir terdiri dari ibu-ibu Kelompok Wanita Tani Dusun Bleberan Banaran Galur Kulon Progo. Dalam kegiatan pelatihan tersebut, disampaikan proses terkait penyemaian bibit sampai pada pindah tanam. Dengan adanya pelatihan ini, dapat menambah ilmu pengetahuan terkait hidroponik dan memberikan dampak yang positif bagi masyarakat sekitar
Pengembangan UMKM melalui Pelatihan Pemasaran Online di Dusun Bunder IV Banaran Galur Kulon Progo Salmah Orbayinah; Indardi Indardi; Fathinah Hanun
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2022: 3. Kesehatan Keluarga dan Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/ppm.53.1112

Abstract

Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk melakukan pelatihan dan pendampingan pemasaran secara online pada komunitas UMKM di Dusun Bunder IV Banaran Galur Kulon Progo. Pelaksanaan abdimas dilaksanakan pada hari Sabtu,12 Februari 2022. Bentuk kegiatannya adalah penyuluhan tentang UMKM di era digital dilanjutkan pelatihan pemasaran dengan fasilitas media sosial salah satunya menggunakan Facebook. Langkah-langkah pemasaran menggunakan Facebook antara lain:1) Membuat Account Facebook (Jika Belum ada), 2) Membuat Panpage, 3) Mengatur Panpage, dan 4) Melakukan promosi. Pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat ini dihadiri peserta sebanyak 29 orang, diantaranya adalah peserta yang telah memiliki usaha dengan skala mikro dan menengah berupa usaha pembuatan bakso goreng, tempe benguk, dan telur asin. Pelaksanaan kegiatan ini berjalan dengan lancar dan kehadiran peserta mencapai 100% dengan peningkatan pemahaman materi sebesar 41,67%.