p-Index From 2021 - 2026
1.152
P-Index
This Author published in this journals
All Journal INSANI
Yerah Melita
Unknown Affiliation

Published : 14 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Integrasi Program Marketing dan Public Relations untuk Memenangkan Persaingan Yerah Melita
INSANI Vol 1 No 1 (2014): INSANI
Publisher : STISIP Widuri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (69.398 KB)

Abstract

Marketing Public Relations (MPR) merupakan konsep atau disiplin pemasaran yang relatif baru, yaitu muncul tahun 1990-an. Konsep MPR ini muncul untuk melengkapi dan mengisi dari masing-masing peran baik marketing maupun public relations sehingga tujuan pemasaran diharapkan lebih berhasil. Upaya pengintegrasian antara Marketing dan Public Relations mampu meningkatkan kredibilitas (kepercayaan) dari pesan-pesan yang disampaikan melalui jalur Public Relations sehingga dapat menembus situasi yang relatif sulit dijangkau oleh iklan. Integrasi Marketing dan PR juga akan meningkatkan efesiensi dan efektivitas sehingga MPR mampu bersaing dan dapat memenangkan persaingan.
Internet Medium Alternatif Public Relations Yerah Melita
INSANI Vol 2 No 1 (2015): INSANI
Publisher : STISIP Widuri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (69.415 KB)

Abstract

Berbagai upaya dilakukan oleh Public Relations suatu organisasi/perusahaan untuk menyampaikan informasinya kepada publiknya, baik secara internal maupun eksternal. Pesan-pesan yang disampaikan Public Relations dapat dilakukan secara langsung maupun tidak langsung. Organisasi/ perusahaan dapat berinteraksi dengan publik melalui kegiatan yang dilakukan melalui via medium komunikasi. Salah satu medium yang digunakan Public Relations untuk menyampaikan pesan adalah internet. Melalui internet, sebagai salah satu medium alternatif yang dipakai Public Relations organisasi/ perusahaan pesan-pesan komunikasi diharapkan sampai sesuai dengan tujuannya dengan baik. Tujuan organisasi/perusahaan yaitu terpeliharanya dan terciptanya hubungan yang harmonis antara pihak organisasi/perusahaan dengan publiknya baik internal maupun eksternal dapat terwujud, sehingga publik dapat mendukung setiap kegiatan yang dilakukan organisasi/perusahaan.
Corporate Social Responsibility (CSR) Sebagai Wujud Konkrit Kepedulian Perusahaan Yerah Melita
INSANI Vol 2 No 2 (2015): INSANI
Publisher : STISIP Widuri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (69.404 KB)

Abstract

Perusahaan yang tidak melakukan kegiatan tanggung jawab sosial perusahaan atau corporate social responsibility (CSR) selain mendapatkan sanksi, juga dapat dianggap egois yang hanya mementingkan diri sendiri dan tidak mau tahu kepentingan orang lain, lingkungan dan masyarakat sekitar. Sebaliknya, perusahaan yang mengimplementasikan program CSR-nya adalah perusahaan yang memperhatikan, peduli dan bertanggung jawab, khususnya tanggung jawab sosial untuk orang lain, lingkungan dan masyarakat sekitar. Melalui kegiatan CSR, perusahaan akan tambah dikenal, dihargai, didukung oleh publiknya sehingga kegiatan CSR adalah kegiatan yang bermanfaat untuk perusahaan dan pihak-pihak yang berkepentingan. Kegiatan CSR pun merupakan wujud konkrit kepedulian perusahaan.
Mengkaji Ruang Lingkup Pekerjaan Marketing Public Relations (MPR) dan Corporate Public Relations (CPR) Yerah Melita
INSANI Vol 3 No 1 (2016): INSANI
Publisher : STISIP Widuri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (69.475 KB)

Abstract

Memahami ruang lingkup pekerjaan dari Marketing Public Relations (MPR) dan Corporate Public Relations (CPR) adalah penting, karena bila para praktisi Public Relations ataupun marketing tidak memahami ruang lingkup pekerjaan mereka masing-masing, kinerja atau hasil kerja mereka menjadi kurang maksimal. Hal itu berdampak pada efisiensi dan efektivitas perusahaan itu sendiri. Adanya tumpang tindih pekerjaan, pemborosan waktu dan biaya lambat laun membuat rugi perusahaan dan bukan tidak mungkin perusahaan bisa gulung tikar. Untuk itu diperlukan pengetahuan dan pemahaman yang benar mengenai tugas dan pekerjaan masingmasing, baik sebagai MPR maupun CPR, sehingga keduanya saling mendukung, melengkapi dan mengisi kekurangan masing-masing.
Opini Publik Sebagai Barometer Pembentukan Citra Organisasi / Perusahaan Yerah Melita
INSANI Vol 3 No 2 (2016): INSANI
Publisher : STISIP Widuri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (69.421 KB)

Abstract

Setiap organisasi/ perusahaan pada prinsipnya memiliki tujuan yang sama, yaitu agar publik/masyarakat mempunyai penilaian, sikap dan opini yang menyenangkan dan menguntungkan bagi organisasi/perusahaan. Dengan kata lain tujuan organisasi/perusahaan adalah agar memperoleh reputasi, kredibilitas dan citra yang positif dari publiknya. Untuk memperoleh tujuan di atas, organisasi/perusahaan harus peka dan peduli terhadap opini yang ada dan berkembang di masyarakat mengenai organisasi/ perusahaannya. Dengan mengetahui dan memahami opini yang ada dan berkembang di masyarakat, organisasi/perusahaan dapat mengaktualisasikan aspirasi, kebutuhan dan harapan publiknya.
Membangun Organisasi/Perusahaan Melalui “Stakeholder Relations” Yerah Melita
INSANI Vol 4 No 1 (2017): INSANI
Publisher : STISIP Widuri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (69.479 KB)

Abstract

Tujuan yang ingin dicapai organisasi/perusahaan adalah terbina, terpelihara dan terciptanya hubungan yang baik atau harmonis antara organisasi dengan publiknya. Publik dalam hubungan masyarakat terdiri dua bagian, yakni publik internal dan publik eksternal. Baik publik internal maupun publik eksternal harus mendapat perhatian dan kepedulian yang sama dari pihak organisasi/perusahaan. Publik internal dan publik eksternal sering disebut stakeholders. Stakeholders adalah pihak-pihak yang memiliki andil yang besar dalam pertumbuhan dan perkembangan organisasi/perusahaan. Tanpa stakeholder relations, organisasi tidak akan ada dan tidak akan pernah ada. Oleh karena itu organisasi/perusahaan menilai penting dan perlu mempedulikan keberadaan stakeholders-nya.
Eksistensi dan Optimalisasi Peran Public Relations di Indonesia Yerah Melita
INSANI Vol 4 No 2 (2017): INSANI
Publisher : STISIP Widuri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (69.381 KB)

Abstract

Dra.Yerah Melita, MM, Dosen Prodi S1 Ilmu Komunikasi STISIP Widuri
Implementasi Program Marketing Public Relations Melalui Event Organizer Yerah Melita
INSANI Vol 6 No 1 (2019): INSANI
Publisher : STISIP Widuri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (69.386 KB)

Abstract

Setiap organisasi atau perusahaan pasti memiliki program atau rencana kerja yang akan diimplementasikan atau direalisasikan, namun pada kenyataan tidak semua dapat mengimplementasikan programnya sendiri. Organisasi, perusahaan ataupun perorangan dapat meminta bantuan kepada jasa Event Organizer untuk dapat menyukseskan program tersebut. Untuk dapat mengimplementasikan program organisasi atau perusahaan khususnya program Marketing Public Relations diperlukan kerja keras, kerjasama, dan kesepakatan antara kedua belah pihak, baik pihak organisasi atau perusahaan yang mempercayai untuk melaksanakan programnya kepada Event Organizer maupun pihak yang menerima kepercayaan, sehingga keduanya sama-sama memperoleh keuntungan.
Etika Profesi Dan Implementasinya Di Indonesia Yerah Melita
INSANI Vol 5 No 1 (2018): INSANI
Publisher : STISIP Widuri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (69.367 KB)

Abstract

Etika merupakan pedoman, acuan atau penuntun manusia dalam bersikap dan bertingkah laku. Etika dibuat bukan hanya diketahui dan dipahami, tetapi juga yang lebih penting dapat diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari di tengah masyarakat, baik di keluarga, maupun ketika menjalankan tugas dan tanggung jawab serta pekerjaan sesuai dengan profesi yang digelutinya. Mengetahui dan memahami etika profesi bukan hal yang terlalu sulit, tetapi mengimplementasikannya tidak mudah. Dibutuhkan kesadaran moral yang kuat dari para praktisi atau orang-orang yang menjalankan profesinya. Hal ini juga berlaku pada profesi jurnalis di Indonesia yang memiliki Kode Etik Jurnalistik yang telah disepakati bersama di kalangan jurnalis.
Perencanaan dan Strategi Komunikasi yang Tepat Merupakan Solusi Komunikasi yang Efektif Yerah Melita
INSANI Vol 6 No 2 (2019): INSANI
Publisher : STISIP Widuri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (69.404 KB)

Abstract

Pada kehidupan sehari-hari komunikasi amat penting dan dibutuhkan oleh setiap manusia, karena tanpa melakukan komunikasi manusia akan “mati”. Dalam praktiknya komunikasi yang dilakukan tidak selalu sesuai dengan harapan, kadang menjadi hambar, tidak tepat sasaran, tidak nyambung, tidak terwujudnya motif komunikasi komunikator bahkan sering terjadi kegagalan dalam berkomunikasi atau dengan kata lain komunikasi yang dilakukan tidak efektif. Dengan menyadari bahwa komunikasi yang dilakukan manusia tidak selalu lancar, mulus dan berhasil sesuai dengan harapan kedua belah pihak, baik pihak yang memberi maupun yang menerima, maka dibutuhkan suatu perencanaan yang matang dan juga strategi yang tepat untuk melakukan komunikasi.