This Author published in this journals
All Journal INSANI
Nancy Rahakbauw
Unknown Affiliation

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : INSANI

Implementasi Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Mandiri dalam Mengatasi Kemiskinan Perkotaan di Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon Nancy Rahakbauw
INSANI Vol 2 No 2 (2015): INSANI
Publisher : STISIP Widuri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (69.415 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses penerima bantuan dan dampak langsung dari program pemerintah PNPM Mandiri P2KP sebagai upaya untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat,baik dari aspek lingkungan, ekonomi maupun sosial yang dilaksanakan di Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon. PNPM Mandiri P2KP adalah program pemberdayaan bagi orang yang secara ekonomi tidak dapat membiayai hidupnya dan tinggal di rumah yang tidak layak huni. Proses yang dilakukan untuk memberikan bantuan kepada penerima manfaat adalah orang-orang yang masuk dalam kategori miskin yang terdaftar dalam daftar warga miskin atau orang tidak mampu. Disamping itu, penerima bantuan PNPM Mandiri P2KP adalah warga masyarakat yang mengalami gangguan dalam hal transportasi seperti jalan dan jembatan sehingga menghambat akses mereka dalam meningkatkan kesejahteraan hidupnya. Program yang diberikan pemerintah lebih menitikberatkan pada lingkungan, ekonomi dan sosial. Berdasarkan temuan penelitian, dampak yang dirasakan oleh penerima bantuan pemerintah adalah ada peningkatan kesejahteraan baik secara individu maupun masyarakat, dan berharap agar program-program serupa dapat ditingkatkan lagi.
Faktor-faktor Anak Ditelantarkan dan Dampaknya: (Studi di Kota Ambon) Nancy Rahakbauw
INSANI Vol 3 No 1 (2016): INSANI
Publisher : STISIP Widuri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (69.405 KB)

Abstract

Tulisan ini bertujuan menggambarkan faktor-faktor yang menyebabkan anak ditelantarkan, serta dampak yang dialami oleh anak yang ditelantarkan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan bersifat deskriptif analisis. Subyek penelitian adalah anak-anak yang ditelantarkan dengan kategori usia 10 sampai 18 tahun dan orang tua atau keluarga. Dari hasil analisis temuan penelitian didapatkan gambaran bahwa faktor pemicu yang menyebabkan anak terlantar adalah perceraian orang tua dan perlakuan salah yang diterima anak, serta ekonomi keluarga dan pendidikan orang tua yang rendah. Dampak perceraian dan perlakuan salah yang dialami anak menyebabkan hak dan kebutuhan anak terabaikan bahkan tidak terpenuhi secara layak dan optimal. Situasi ini akhirnya mendorong anak melakukan aktivitas di luar rumah dengan menjadi pedagang asongan, tukang cuci kuburan, pekerja rumah tangga dan tukang ojek. Dengan melaksanakan kegiatan atau aktivitas di luar rumah yang menyita waktu dan tenaga, mereka tidak memiliki waktu untuk bersekolah.
Dukungan Keluarga Terhadap Kelangsungan Hidup ODHA (Orang dengan HIV/AIDS) Nancy Rahakbauw
INSANI Vol 3 No 2 (2016): INSANI
Publisher : STISIP Widuri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (69.439 KB)

Abstract

Masalah HIV/AIDS bukan hanya sebagai permasalahan yang terjadi di tingkat lokal, namun sudah menjadi permasalahan regional maupun global. Masalah ini telah menimbulkan banyak korban, baik anak-anak maupun orang dewasa, bahkan telah mengguncang kehidupan keluarga. HIV bukan hanya berdampak secara medis namun juga berdampak secara psikososial-spritual. Kondisi ini sangat memprihatinkan apabila tidak ditangani dengan cepat dan tepat. Bangsa Indonesia akan kehilangan generasi muda yang produktif. Oleh karena itu, untuk menekan penyebaran virus ini maka dibutuhkan keterlibatan serta dukungan berbagai pihak terutama keluarga dalam pengobatan maupun perawatan sehingga mereka yang terinveksi HIV memiliki kehidupan yang lebih lama. Penelitian ini dimaksudkan untuk mengetahui tentang pengetahuan dan pemahaman ODHA maupun keluarga terhadap penyakit HIV dan isu-isu yang terkait serta bentuk dukungan yang diberikan keluarga bagi ODHA dalam mempertahankan kelangsungan hidupnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan bersifat deskriptif analisis. Subyek penelitian ini adalah Orang yang terinfeksi HIV/ AIDS dan keluarga. Hasil penelitian menemukan bahwa pengetahuan dan pemahaman ODHA maupun keluarga sangat terbatas, hal ini dikarenakan kurangnya informasi yang diperoleh tentang HIV/AIDS dan isu-isu yang terkait. Ketidaktahuan ini berdampak terhadap proses pengobatan maupun perawatan yang dilakukan oleh ODHA maupun keluarga. Hal ini juga berdampak terhadap ODHA dalam menerima perlakuan dari keluarga maupun lingkungan sekitar. Padahal dukungan keluarga memiliki arti yang sangat signifikan dalam proses kesembuhan ODHA dalam menjalani masa-masa terpuruk saat divonis terinfeksi HIV. Dukungan tersebut juga meningkatkan harapan hidup bagi ODHA
Perlindungan Sosial dan Kesejahteraan Perempuan Disabilitasi: (Studi di Himpunan Wanita Disabilitas Indonesia Maluku) Nancy Rahakbauw; David Marthen Salakory
INSANI Vol 4 No 2 (2017): INSANI
Publisher : STISIP Widuri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (69.394 KB)

Abstract

Perlindungan Sosial merupakan sarana penting untuk meringankan dampak kemiskinan dan kemelaratan yang dihadapi oleh kelompok yang rentan seperti perempuan. Tidak dapat dipungkiri bahwa perempuan selalu diperlakukan secara diskriminatif dan dan mendapat stigma dalam kondisi-kondisi tertentu. Perempuan seringkali menjadi korban baik di ranah domestik maupun ranah publik, kondisi ini semakin dipersulit lagi, apabila perempuan tersebut mengalami Disabilitas. Keterbatasan dan ketidakmampuan sebagai seorang perempuan baik secara fisik maupun psikis menyebabkan Perempuan Disabilitas tidak dapat memenuhi kebutuhan secara maksimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk-bentuk perlindungan sosial yang diterima yang berdampak terhadap kesejahteraan Perempuan Disabilitas dengan memanfaatkan layanan yang disediakan oleh Pemerintah. Penelitian ini dilaksanakan di Lembaga Himpunan Perempuan Disabilitas Indonesia (HWDI) Kota Ambon, Provinsi Maluku. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif yang menggambarkan tentang bentuk-bentuk perlindungan sosial yang berdampak terhadap kesejahteraan Perempuan Disabilitas. Hasil penelitian menunjukan bahwa bentuk perlindungan yang diterima oleh Perempuan Disabilitas yaitu Asuransi Sosial, Bantuan Sosial dan Pemberdayaan Sosial dan dampak yang dirasakan oleh Perempuan Disabilitas adanya peningkatan kesejahteraan baik secara ekonomi maupun psikososial.
Kepedulian Sosial Pasca Konflik: Mamala-Morela dalam Pendekatan Community Development: (Studi Evaluasi Pada Organisasi Persatuan Anak Muda Maluku - PAMM) Rini Puji Lestari; Nancy Rahakbauw
INSANI Vol 6 No 2 (2019): INSANI
Publisher : STISIP Widuri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (69.536 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis bagaimana kepedulian sosial pasca konflik oleh PAMM di Negeri Mamala dan Negeri Morela dalam pendekatan Community Development. Metodologi penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dalam studi evaluasi dengan menggunakan teknik observasi, wawancara, dan studi pustaka untuk mendapatkan data yang diperlukan. Hasil penelitian studi evaluasi menunjukkan bahwa kepedulian sosial oleh PAMM kepada masyarakat pasca konflik di Negeri Mamala dan Negeri Morela berjalan lancar dan masyarakat menerima dengan baik, namun dilihat dari sisi pekerjaan sosial dalam pendekatan Community Development belum terlalu baik. Hal ini dikarenakan PAMM bukanlah organisasi profesi maka sebagian besar kegiatan yang dijalankan masih bersifat aksi sosial biasa saja dan tidak terlalu serius dalam konsep pengembangan, sehingga efektivitas dan efisensi dari hasil ini tidak begitu berpengaruh guna mengembalikan keberfungsian sosial mereka dalam meningkatkan kondisi kesejahteraan sosial masyarakat.