Surati Ningsih-Politeknik Kesehatan Bhakti Mulia
Politeknik Kesehatan Bhakti Mulia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Hubungan Antara Status Gizi Dengan Kejadian Anemia Pada Remaja Putri Miptakul Janah; Surati Ningsih-Politeknik Kesehatan Bhakti Mulia
Indonesian Journal on Medical Science Vol 8 No 1 (2021): IJMS 2021
Publisher : Unit Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Kesehatan Bhakti Mulial

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (240.108 KB)

Abstract

Abstract: A girl had a higher risk to get anemia because they consumed food that have a lower iron, usually girl wanted to look slim so that they limited to eaten food and girl had menstruation every month. If the habit of their eaten wrong will give rise to a problem like have a skinny body and indication of anemia. This research had a goal for find out the relation between nutritional status with indication of anemia on the girl. This research uses observational analityc methods with have approach on cross sectional of the seventy nine respondents. The process of taking the respondents was held by purposive sampling methods and data collection that use a scale, microtoise and digital hemometer. Research results of seventy nine respondents showed that most of them had an abnormal nutritional status which is they had a skin body 31(39,2%) and fat 11(14,0%). And almost half of all respondents got a indication of anemia. Data analysis results with chi square test (x²) showed that there was a relation between nutritional status with indication of anemia with p value= 0,000 (<0,05), r hitung(34,700) > r tabel(5,991). Girl who had a skin body tend havean indication of anemia and girl who had a normal nutritional status and who had a fat body tend haven't an indication of anemia.Keywords : nutritional status, anemia, adolescent girls Abstrak : Remaja putri mempunyai resiko lebih tinggi mengalami anemia karena mereka mengkonsumsi makanan yang zat besinya sedikit, serta remaja putri mengalami menstruasi setiap bulan. Jika kebiasaan makannya sering keliru akan menimbulkan masalah yaitu status gizi yang kurus dan mengalami anemia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara status gizi dengan kejadian anemia pada remaja putri ]. Penelitian ini menggunakan metode observasional analitik dengan pendekatan cross sectional terhadap 79 responden. Pengambilan responden dilakukan dengan metode purposive sampling dan pengumpulan data menggunakan timbangan, microtoise dan hemometer digital. Hasil penelitian dari 79 responden menunjukkan sebagian besar memiliki status gizi abnormal yaitu kurus 31(39,2%) dan gemuk 11(14,0%). Dan hampir setengah dari jumlah responden mengalami anemia (43,0%). Hasil analisa data dengan uji chi square ( 2)menunjukkan ada hubungan antara status gizi dengan kejadian anemia dengan pvalue = 0,000 (<0,05), rhitung (34,700) > rtabel (5,991). Remaja putri yang mempunyai status gizi kurus cenderung mengalami anemia dan remaja putri dengan status gizi normal dan gemuk cenderung tidak mengalami anemia.Kata kunci : status gizi, anemia, remaja putri
Ekstraksi dan Penetapan Nilai SPF Ekstrak Etanol Beras Hitam (Oryza sativa L indica) Secara In Vitro dengan Metode Spektrofotometri Sri Rejeki; Firda Sukmajati; Surati Ningsih-Politeknik Kesehatan Bhakti Mulia
Indonesian Journal on Medical Science Vol 8 No 1 (2021): IJMS 2021
Publisher : Unit Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Kesehatan Bhakti Mulial

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (230.399 KB)

Abstract

Abstract: Black rice (Oryza sativa L. indica) contains flavonoid compounds which have antioxidant activity that can be used as sunscreen. Antioxidants can overcome the effects of major damage to human skin caused by free radicals which are a major factor in the aging process and skin tissue damage.This study purpose to extraction and determine the SPF value produced by black rice extract. This research was done by extracting black rice with a remaceration method using 96% ethanol,  and the SPF value of the extract was tested using UV-VIS spectrophotometry.The results of organoleptic extrac was viscous extract form,  purplish black color, the disthinctive smell of rice flour and bitter taste. The results of value determination of black rice extract at a concentration of 500 ppm, 600 ppm, 700 ppm, 800 ppm and 900 ppm were 8.02 ± 0.015 respectively; 10.22 ± 0.024; 13.43 ± 0.01; 17.57 ± 0.01; 20.50 ± 0.015. Based on the Food and Drug Administration (FDA) the SPF value is included in the moderate protection category because it has an SPF value between 12-30. Black rice extract has potential as a sunblock.Keyword : black rice, ethanol extract of black rice, Sunblock, SPF Abstrak. Beras hitam (Oryza sativa L. indica) mengandung senyawa flavonoid yang memiliki aktivitas sebagai  antioksidan yang dapat digunakan sebagai tabir surya. Antioksidan dapat mengatasi efek-efek kerusakan utama pada kulit manusia yag diakibatkan oleh radikal bebas yang merupakan faktor utama pada proses penuaan dan kerusakann jaringan kulit. Penelitian ini bertujuan untuk mengekatraksi dan mengetahui nilai SPF yang dihasilkan ekstrak etanol beras hitam. Ekstraksi beras hitam dilakukan dengan remaserasi menggunakan pelarut etanol 96%, ekstrak dievaluasi secara organoleptis, dihitung rendemen dan diuji nilai SPF menggunakan Spektrofotometri UV-VIS. Hasil evaluasi ekstrak beras hitam bentuk ekstrak kental, warna hitam keunguan, bau khas tepung beras dan rasa pahit dengan rendemen 0,84%b/b.. Hasil pengujian nilai SPF ekstrak beras hitam pada konsentrasi 500 ppm, 600 ppm, 700 ppm, 800 ppm dan 900 ppm masing-masing sebesar 8,02 ± 0,02; 10,22 ± 0,02; 13,43 ± 0,01; 17,57 ± 0,01; 20,50 ± 0,02.Ekstrak beras hitam berpotensi sebagai tabir surya.Kata kunci : Beras hitam, Ekstrak etanol beras hitam,Tabir surya, SPF.